BACAAJA, SEMARANG – Akun Instagram BEM Unnes ramai dihujani komentar kritik gara-gara menggelar rangkaian ospek atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Sorotan itu kian santer setelah kabar meninggalnya Rivaldo Reza, mahasiswa baru yang tewas kecelakaan lalu lintas saat berangkat ospek.
“Kalian lebay. Ngapain ospek kumpul pagi jam 4. Kalian gak bayangin po gimana. Yang ngelaju harus berangkat dari rumah jam berapa,” tulis akun @ridho_mahesyah di akun @bemkmunnes.
Bacaaja: Ospek Dini Hari Unnes Telan Korban Jiwa, Maba Tewas Kecelakaan saat Berangkat
Bacaaja: Mahasiswa Unnes Terseret Plecehan Seksual, Kampus Identifikasi Tiga Korban
Komentar lain menyoroti risiko mahasiswa yang harus pulang setelah menjalani kegiatan sejak dini hari.
“Ospek subuh, pulang sore, mata ngantuk membahayakan, belasungkawa aja ga cukup, ubah sistem kalian,” tulis akun @itsmadebrilliant. Komentar tersebut mendapat ribuan tanda suka.
Ada pula warganet yang meminta evaluasi terhadap panitia dan mahasiswa baru, terutama bagi mereka yang harus berkendara jauh.
“Evaluasi untuk panitia dan Maba….kalau capek/ngantuk jangan paksakan pulang naik motor keluar kota..” tulis akun @ad1_c4ndr4.
Kritik lain bahkan mempertanyakan alasan mahasiswa baru harus berangkat sekitar pukul 03.00 jika kegiatan baru dimulai pada pagi hari.
Sementara akun @amirsyahok secara langsung menyoroti BEM Unnes agar memperhatikan kondisi mahasiswa baru.
“Woi BEM Unnes, sebelum mikirin rakyat, pikirin dulu maba yg lemah; sebelum bela rakyat, bela lah dulu maba yg lemah. Tunjukkan kekritisan intelektual kalian! Ospek dinihari/subuh???” tulisnya.
Komentar lain membandingkan pola PKKMB Unnes dengan kampus lain. Ada pula yang mengingatkan bahwa kebiasaan yang sudah dilakukan berulang kali tidak otomatis membuat sebuah aturan menjadi benar.
Di sisi lain, Presiden BEM Unnes, Septia Linasari, belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Jumat (14/8/2026) mengenai kritik terhadap jadwal PKKMB tersebut.
Kepala Humas Unnes, Rahmat Petuguran, juga belum memberikan keterangan ketika ditanya mengenai waktu pelaksanaan PKKMB. Pesan yang dikirim hanya telah dibaca. (bae)

