Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main

R. Izra
Last updated: April 9, 2026 9:31 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Advokat Evarisan saat diskusi dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI Kota Semarang dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026). (bae)
Advokat Evarisan saat diskusi dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI Kota Semarang dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Advokat menyoroti fenomena pelajar yang mulai aktif bersuara. Katanya, menyampaikan pendapat di muka umjm itu sah dan memang dilindungi oleh hukum.

Menurut advokat Peradi SAI Kota Semarang, Evarisan, hak tersebut sudah dijamin dalam konstitusi. Termasuk untuk anak-anak dan pelajar.

Ia menjelaskan, aturan soal kebebasan berpendapat tidak hanya ada di konstitusi. Tapi juga di Undang-Undang HAM, Undang-Undang Perlindungan Anak, hingga konvensi internasional yang sudah diratifikasi Indonesia.

Artinya, ruang untuk pelajar menyampaikan aspirasi memang terbuka. Namun, tetap ada batasan yang harus dipahami.

Bacaaja: Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus
Bacaaja: Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

Menurut Evarisan, yang terpenting bukan hanya tahu punya hak. Tapi juga paham cara menggunakan hak tersebut dengan benar.

“Setelah tahu haknya ada, tinggal bagaimana cara kita menggunakan hak itu supaya tidak merugikan diri sendiri, apalagi sampai berdampak ke masa depan,” katanya

Ia juga menyinggung pentingnya wadah bagi anak muda. Seperti organisasi atau komunitas yang bisa jadi ruang aman untuk menyalurkan aspirasi.

Menurutnya, dulu anak muda justru bangga ikut organisasi. Dari situ banyak hal bisa dipelajari, mulai dari membangun relasi hingga melatih cara berpikir. Namun sekarang, minat itu dinilai mulai berkurang.

Evarisan mengapresiasi pelajar yang mulai kritis dan berani bersuara. Tapi ia mengingatkan, keberanian itu harus dibarengi pemahaman.

Ia menegaskan, ada aturan khusus dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Sehingga aksi harus tetap sesuai prosedur dan tidak melanggar hukum.

“Jadi bukan hanya berani bersuara, tapi juga harus paham aturan mainnya,” pungkasnya. (bae)

You Might Also Like

Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG

Apakah Keputihan Membatalkan Wudhu? Ini Jawaban Ulama

Undip Gandeng PT Chung Giwa Indonesia, Dorong Mahasiswa go Global

Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup

TAGGED:aksi demonstrasievarisanpelajarperadi sai semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahasiswa Semarang Raya menggelar aksi demonstrasi, pada Kamis (9/4/2026), mengutuk teror air keras terhadap Andrie Yunus dan menolak kasus tersebut disidangkan di peradilan militer. (dul) Demo Panas di DPRD Jateng! Mahasiswa Soroti Kasus Andrie Yunus, Tolak Peradilan Militer
Next Article POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi). Nasib Polisi SPN Polda Jateng Intip dan Rekam Polwan Mandi, Langsung Dipergoki Korban

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah.

Jampidsus Akui Rumah di Sentul Miliknya, Uang dan 74 Kg Emas Juga?

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Pengamat: ‘Perang’ Antaraparat Untungkan Publik, tapi Bikin Was-was

POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya.

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)

Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota

Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob.

Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wagub Jateng, Taj Yasin, ajak mahasiswa UNNES tingkatkan toleransi antarumat beragama dalam acara Beyond Religion 2025. Ia menilai kampus sebagai tempat ideal menanamkan nilai keberagaman. Indeks kerukunan Jateng pun naik, jadi inspirasi daerah lain di Indonesia. Foto: dok/humas.
Pendidikan

Wagub Taj Yasin: Kampus Harus Jadi Markas Toleransi, Bukan Ajang Perundungan

September 16, 2025
Pendidikan

Siswa SMAN 1 Salatiga Diajak Bongkar Mitos Vape

Juni 4, 2026
Peluncuran SPIL research center di Kampus Soegijapranata Catholic University (SCU), Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (25/7/2025).
Pendidikan

SCU Luncurkan SPIL Research Center: Model Ristek dan Pembelajaran Berbasis Industri

Juli 25, 2025
Pendidikan

Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

Februari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?