Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wagub Taj Yasin: Kampus Harus Jadi Markas Toleransi, Bukan Ajang Perundungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Wagub Taj Yasin: Kampus Harus Jadi Markas Toleransi, Bukan Ajang Perundungan

Wagub Jateng, Taj Yasin, ajak mahasiswa UNNES tingkatkan toleransi antarumat beragama dalam acara Beyond Religion 2025. Ia menilai kampus sebagai tempat ideal menanamkan nilai keberagaman. Indeks kerukunan Jateng pun naik, jadi inspirasi daerah lain di Indonesia.

baniabbasy
Last updated: September 16, 2025 10:36 am
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Wagub Jateng, Taj Yasin, ajak mahasiswa UNNES tingkatkan toleransi antarumat beragama dalam acara Beyond Religion 2025. Ia menilai kampus sebagai tempat ideal menanamkan nilai keberagaman. Indeks kerukunan Jateng pun naik, jadi inspirasi daerah lain di Indonesia. Foto: dok/humas.
Wagub Jateng, Taj Yasin, ajak mahasiswa UNNES tingkatkan toleransi antarumat beragama dalam acara Beyond Religion 2025. Ia menilai kampus sebagai tempat ideal menanamkan nilai keberagaman. Indeks kerukunan Jateng pun naik, jadi inspirasi daerah lain di Indonesia. Foto: dok/humas.
SHARE

BACAAJA< SEMARANG– Toleransi bukan cuma bahan omongan di seminar atau caption Instagram, lho. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dengan tegas ngajak mahasiswa buat lebih “melek toleransi” dan menjadikan kampus sebagai ruang paling strategis untuk belajar dan praktik langsung nilai keberagaman.

Pesan ini disampaikan langsung saat Taj Yasin hadir di acara Beyond Religion 2025 yang digelar di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Minggu (14/9/2025). Dengan tema “From Differents to Unity of a Symphony”, acara ini jadi ajang unjuk gigi semangat toleransi antarumat beragama yang diinisiasi oleh para mahasiswa.

“Kalau bicara moderasi beragama, toleransi, saling menghargai, kampus itu tempat yang paling pas. Di sinilah awal mula pemikiran terbentuk, karakter dibentuk,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Lebih lanjut, dia menyoroti bahwa dasar religiusitas yang kuat harusnya bisa mendorong mahasiswa untuk lebih guyub, saling menghargai, dan menjauhkan diri dari aksi bullying yang sayangnya masih sering muncul di dunia pendidikan.

Menariknya, Gus Yasin juga membocorkan data segar: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Jateng naik jadi 78,98 di tahun 2025, dari sebelumnya 77,90 di 2024. Kenaikan ini jadi bukti konkret bahwa semangat toleransi nggak cuma sekadar jargon.

“Kenapa Jateng bisa punya angka yang bagus? Karena kami menjunjung tinggi kebersamaan. Kita nggak lihat beda agamanya, tapi kita lihat bagaimana bisa hidup bareng dan saling menguatkan,” tegasnya.

Acara Beyond Religion ini nggak lahir begitu saja. Menurut Koordinator kegiatan, Ruth Pricilia Angelica Hutagaol, mahasiswa Fakultas Hukum UNNES, kegiatan itu diangkat dari kegelisahan banyak UKM keagamaan yang pengin bikin gerakan bersama soal toleransi.

“Banyak UKM di UNNES yang punya latar keagamaan berbeda. Nah, kita pengin satukan itu dalam satu simfoni yang harmonis. Biar mahasiswa nggak cuma tahu, tapi juga ngerasain langsung makna toleransi itu sendiri,” katanya.

Dari mahasiswa, oleh mahasiswa, untuk masa depan kampus yang lebih adem, tanpa diskriminasi.(bae)

You Might Also Like

Siswa SMAN 6 Semarang Ikuti UKBI, Ukur Kemampuan Bahasa

LLDIKTI VI: Saatnya Kampus Swasta Naik Kelas

Tak Sekadar Maulid, Tim Penelitian UIN Walisongo Belajar Moderasi Islam di Pulau Pinang Malaysia

Ratusan SD di Kudus Tanpa Kepsek, Guru Diajak Naik Level

Kemenag Batasi Gawai di Sekolah dan Rumah

TAGGED:Kampus UnnesToleransi mahasiswa unnesWagub Taj Yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menilai usulan Cak Imin soal Gubernur dipilih atau ditunjuk Presiden berpotensi menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist KPU Rahasiakan Ijazah Capres-Cawapres, DPR Geram: Transparansi Demokrasi Dipertaruhkan
Next Article LaLiga 2025/26 memanas! Real Madrid masih sempurna, Barcelona pesta gol, Villarreal dan Bilbao tampil stabil tanpa pernah tertinggal. Atletico mulai bangkit, tapi belum aman. Foto: Real Madrid Fc. LaLiga Pekan ke-4; Madrid Gas Pol, Barca Banjir Gol, Villarreal Diam-Diam Bahaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)
Pendidikan

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

Juli 27, 2026
Pendidikan

“Ta Pa Kalembingu”, Filosofi Orang Sumba yang Anggap Saudara Seperti Baju Sendiri

Mei 22, 2026
Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
Pendidikan

Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

April 16, 2026
Pendidikan

Hingga Juni, 6.000 Anak Putus Sekolah di Bogor

Juli 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wagub Taj Yasin: Kampus Harus Jadi Markas Toleransi, Bukan Ajang Perundungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?