Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota

R. Izra
Last updated: Juli 10, 2026 1:21 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)
DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program Dapur Marhaen DPD PDIP Jawa Tengah kali ini agak berbeda dari biasanya. Sebab, Panti Marhaen yang biasa jadi lokasi makan gratis, gedungnya sedang direnovasi.

Sehingga, Dapur Marhaen berupa pembagian makanan gratis tiap tanggal 10 ini skemanya diubah. Kalau biasanya warga datang langsung ke kantor partai, kali ini justru tim Dapur Marhaen yang jemput bola.

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak, Messy Widiastuti mengatakan, program rutin bulanan ini terus berjalan. Hanya saja sementara lokasinya dialihkan sambil menunggu renovasi kantor selesai.

Bacaaja: Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga
Bacaaja: Dapur Marhaen: Cara PDIP Jateng Kasih Makan Siang dan Cek Kesehatan Gratis untuk Rakyat

“Sementara kami alihkan dapurnya. Terus para penerima manfaatnya kita jemput bola ke daerah pinggiran Kota Semarang, seperti Gunungpati, Mijen, Ngaliyan,” kata Messy, Jumat (10/7/2026).

Menurut dia, pola jemput bola dipilih supaya warga yang kesulitan mobilitas tak perlu repot datang Kandang Banteng kantor DPD yang lokasinya di pusat kota.

“Jadi mereka nggak usah susah payah harus ke Dapur Marhaen di sini. Kami proaktif mengirimkan ke warga yang betul-betul membutuhkan,” ujarnya.

Pembagian makanan gratis kali ini memberi perhatian lebih untuk panti-panti asuhan, panti jompo, serta para lansia yang membutuhkan.

Messy menambahkan, cakupan program ke depan masih bisa diperluas. Salah satu wilayah yang disasar berikutnya adalah kawasan Jatibarang di mana ada banyak kelompok pemungut sampah.

“Di kesempatan lain mungkin ke daerah Jatibarang, ada pemungut sampah dan lain-lain. Kita proaktif mencari orang yang membutuhkan,” ucapnya.

Sisi lain, program Dapur Marhaen di tingkat kabupaten/kota dipastikan tetap jalan. Seluruh DPC PDIP di Jawa Tengah tetap menggelar program serupa seperti biasa.

“Kalau kantor DPD sudah jadi, nanti pindah ke sini lagi. Tapi untuk DPC-DPC tetap berjalan, di Jawa Tengah semua jalan,” kata Messy. (bae)

You Might Also Like

28 Ribu Pemudik Masuk Tawang, KA Jadi Pelarian dari Drama Macet

KPR Perumahan di Jateng Tembus Rp4,96 Triliun, Nomor Satu di Indonesia

Mahasiswa Undip Berotak Cabul Cuma Dihukum Setahun Penjara, Bikin Korban Kecewa

Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

TAGGED:dapur marhaenheadlinemasyarakatpanti marhaenpdiprakyat pinggiran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob. Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob
Next Article POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya. Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Tuan Rumah Berjaya, Heru “Trubus” Menangi Ceqiu Cup I 2025

Desember 15, 2025
Daerah

Semarang Lagi Jadi Pusat Anak Muda Keren, Wali Kota: Masa Depan Lagi Dibentuk di Sini!

Oktober 18, 2025
Pendidikan

Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG

Maret 19, 2026
Hukum

Dari Kantor Kecamatan ke Kursi Bupati Cilacap, Kini di OTT KPK

Maret 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?