Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng ngasih penegasan. Tahun 2026 bukan lagi waktunya mikir proyek yang itu-itu aja. Fokus utama Pemkot jelas, ngejaga perut warga tetap aman dan bikin lingkungan kota makin waras. Dua sektor ini, kata Bu Wali, udah naik pangkat dari “pelengkap pembangunan” jadi “fondasi hidup” biar Semarang nggak gampang oleng tiap ada tantangan.

T. Budianto
Last updated: Desember 11, 2025 1:56 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
ARAHAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan arahan dalam acara Outlook Ekonomi 2026 di Hotel Khas Semarang, Selasa (9/12), yang menyoroti prioritas pembangunan kota berbasis ketahanan pangan dan ekonomi hijau berkelanjutan. (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Lunpia bersiap naik level. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, pembangunan 2026 bakal fokus pada dua hal yang makin krusial: ketahanan pangan dan kualitas lingkungan.

Dua sektor ini, kata Bu Wali, bukan lagi aksesori pembangunan, tapi pondasi utama kalau Semarang mau tetap tangguh dan nggak gampang goyang. Dalam acara Outlook Ekonomi 2026 di Hotel Khas Semarang, Selasa (9/12), Agustina menyebut forum ini jadi ruang bagi semua pihak buat nyiapin langkah, nyatuin visi, dan berhenti kerja sendirian-sendiri.

“Acara ini untuk membicarakan tahun 2026 itu kita mau apa, supaya semua stakeholder bisa bersiap dan bersinergi,” ujar Agustina. Ia bilang, ekonomi yang kuat mustahil berdiri tanpa lingkungan yang sehat dan sistem pangan yang kokoh.

Karena itu, ketahanan pangan dan pengendalian lingkungan ditempatkan sebagai prioritas dalam RPJMD 2025-2029. Total Rp700 miliar dialokasikan untuk dua sektor ini. Rp500 miliar fokus ke infrastruktur pengendalian banjir dan penataan permukiman. Sisanya, Rp200 miliar, untuk ketahanan pangan, termasuk stabilisasi harga di pasar.

Modal Kuat

Menurut Agustina, Semarang punya modal kuat: warganya adaptif dan mau gotong royong. Program seperti Pak Rahman dan Kempling Semar disebut berhasil menjaga stabilitas harga sekaligus menekan inflasi.

“Kita mau bikin Semarang lebih hijau, ekonominya lebih hijau. Itu nggak bisa kalau jalan sendiri-sendiri. Makanya semua stakeholder kita kumpulin. Akademisi, pengusaha, pelaku usaha, praktisi, lengkap,” tegasnya.

Bu Wali berharap arah pembangunan 2026 bisa bikin Semarang makin inklusif dan tahan banting. Terlebih, tema prioritas pembangunan tahun depan memang menyorot “Penguatan Sistem Pangan Berkelanjutan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup.” “Bertemunya semua pendapat ini nanti bakal menentukan detail teknis pelaksanaan anggaran dan kebijakan tahun 2026,” tutup Agustina.

Semarang mau hijau, tapi banjir juga kadang ikut “ikutan nongol”. Anggaran sudah siap, stakeholder sudah ngumpul, tinggal alamnya diajak kompromi. (tebe)

You Might Also Like

16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit

RUU LPSK, Komisi XIII DPR dan LPSK Sepakat Aturan Harus Lebih “Nendang” untuk Lindungi Korban dan Saksi

Pecinan Semarang Jadi Titik Kumpul Semua Etnis

Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

TAGGED:headlinepemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Akhir Tahun Mau Liburan? Waspada, La Nina Siap Bawa Hujan Segedhe Gaban
Next Article Jateng Gaspol Atasi Backlog 1,3 Juta Rumah, Target Kelar 5 Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Januari 14, 2026
Ilustrasi gerhana bulan total.
Unik

8 September Gerhana Bulan Total Gaes! Hanya 1 Jam 22 Menit, Perhatikan Waktunya

September 5, 2025
Setiyadi, korban selamat dalam kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans, di Tol Krapyak, Semarang, Senin (22/12/2025). (bae)
Info

Kesaksian Korban Selamat Bus Maut PO Cahaya Trans: Jalan Menikung, Sopir Malah Ngegas

Desember 22, 2025
Info

Ngurus Izin Nakes Kini Cuma Satu Jam

Mei 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?