Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup

Dari delapan guru besar UGM yang tercantum dalam undangan, sebagian justru tak bisa melangkah masuk ke Istana. Nama mereka tak muncul dalam daftar Sekretariat Negara, sementara beberapa lainnya memilih mundur sejak awal karena ragu dengan konsep acara.

Nugroho P.
Last updated: Januari 15, 2026 3:38 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi guru besar.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Sejumlah guru besar Universitas Gadjah Mada dibuat gigit jari setelah datang ke Jakarta untuk memenuhi undangan dialog Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Nama mereka tercantum dalam surat undangan resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, tapi realitas di lapangan ternyata tak seindah di kertas.

Dari delapan guru besar UGM yang tercantum dalam undangan, sebagian justru tak bisa melangkah masuk ke Istana. Nama mereka tak muncul dalam daftar Sekretariat Negara, sementara beberapa lainnya memilih mundur sejak awal karena ragu dengan konsep acara.

Guru Besar Ilmu Perencanaan Kota Fakultas Teknik UGM, Bakti Setiawan, menjadi salah satu yang memilih absen. Ia menilai forum dengan ratusan peserta tak memberi ruang efektif untuk menyampaikan kritik atau masukan secara langsung kepada presiden.

“Masak ratusan orang bisa kasih masukan. Tujuan acaranya juga nggak begitu jelas,” ujar Bakti saat dihubungi, Kamis, 15 Januari 2026. Menurutnya, menyampaikan pandangan lewat tulisan dan jurnal justru lebih berdampak dibanding hadir di forum seremonial.

Cerita berbeda datang dari guru besar UGM lain yang sudah terlanjur berangkat ke Jakarta. Profesor yang meminta identitasnya dirahasiakan itu mengaku sudah mengurus tiket secara mendadak dan tiba sehari sebelum acara, namun tetap gagal masuk Istana karena namanya tak terdaftar.

Padahal, menurut pengakuannya, pihak kampus telah membantu proses registrasi sesuai aturan Kemendiktisaintek. Yang membuatnya kaget, panitia bahkan sempat menyarankan agar ia menggunakan nama kampus lain supaya bisa lolos masuk.

Ia menolak tawaran itu dan memilih kembali ke hotel. Kekacauan makin terasa karena jadwal acara tiba-tiba dimajukan dari siang ke pagi hari, dengan pemberitahuan mendadak lewat WhatsApp, lengkap dengan sederet syarat ketat.

Peserta diwajibkan membawa undangan fisik, berangkat menggunakan bus panitia sejak pukul lima pagi, serta dilarang membawa ponsel, jam tangan pintar, atau alat perekam. Hanya buku dan alat tulis yang diperbolehkan masuk.

Dari informasi yang ia dengar, hanya tiga dari delapan guru besar UGM yang akhirnya bisa masuk Istana, bahkan salah satunya disebut belum menyandang gelar profesor. Sementara itu, total sekitar 180 guru besar dari berbagai kampus dijadwalkan hadir untuk membahas peran perguruan tinggi dalam mendukung Asta Cita Prabowo-Gibran.

Hingga berita ini disusun, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum merespons permintaan konfirmasi soal kekisruhan undangan tersebut. Pesan ke kontak protokol Kemendiktisaintek yang tercantum dalam surat undangan juga masih belum mendapat balasan. (*)

You Might Also Like

Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN

Puluhan SMP Negeri di Magetan Sepi Peminat, Saatnya Berbenah

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

AI Bisa Bedain Biji Kopi Bagus, Unwahas Ajak Petani Ngopi ala Society 5.0

Hingga Juni, 6.000 Anak Putus Sekolah di Bogor

TAGGED:guru besar ugmkecelePrabowougm
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nama Sherly Tjoanda Mencuat, KPK Kejar Jejak Suap Pajak Nikel
Next Article Negara Paling Jarang Jalan Kaki, Indonesia Masuk Zona Terbawah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Upaya Dosen “Kakao” Lolos dari Jerat Hukum Gagal

November 13, 2025
Pendidikan

Program Sekolah Rakyat Telan Rp4 Triliun

Juli 15, 2026
Info

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Juli 31, 2026
Pendidikan

942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Juli 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?