Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Keluarga Mozza Minta Luthfi Kawal Kasus Sampai Tuntas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Keluarga Mozza Minta Luthfi Kawal Kasus Sampai Tuntas

Duka keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18) belum usai. Lebih dari setahun setelah dinyatakan hilang, Mozza akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Jangli, Kota Semarang.

T. Budianto
Last updated: September 7, 2026 11:40 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KEDIAMAN ALMARHUM: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melayat ke kediaman almarhumah Mozza Axillia Gunarsa (18) di Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (6/9/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melayat ke kediaman almarhumah Mozza Axillia Gunarsa (18) di Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (6/9/2026).

Kedatangan Luthfi bukan sekadar menyampaikan ucapan belasungkawa. Ia juga ingin memberikan dukungan moral kepada orangtua dan keluarga Mozza yang masih berduka setelah kehilangan putri mereka.

“Saya menyampaikan belasungkawa, semoga husnul khotimah. Semoga Bapak, Ibu, dan adik dikuatkan dan diberikan ketabahan,” kata Luthfi kepada orangtua Mozza, Singgih Datya Gunarsa dan Defita Riana.

Dalam pertemuan tersebut, Luthfi berdialog dengan keluarga mengenai kronologi awal Mozza menghilang, proses pencarian, hingga kabar ditemukannya korban dalam kondisi meninggal di Jangli, Kota Semarang.

Baca juga: Kerangka Mayat di Tebing Tol Jangli Ungkap Misteri Hilangnya Mozza

Menurut Luthfi, kasus yang menimpa Mozza harus menjadi pelajaran bersama. Tidak hanya bagi orangtua dan anak-anak, tetapi juga aparat penegak hukum.

Ia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan kepolisian agar penanganan kasus berjalan cepat dan tuntas.

“Kami akan membantu mengawal penanganan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar prosesnya segera ditangani secara tuntas. Peristiwa ini hendaknya dijadikan pelajaran untuk kita semua, juga untuk para orangtua,” ujarnya.

Perhatian Gubernur

Sementara itu, Singgih menyampaikan terima kasih atas kedatangan Gubernur Jateng ke rumah duka. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan Luthfi sangat berarti bagi keluarga.

Namun di balik ucapan terima kasih itu, ada satu harapan besar yang ingin disampaikan keluarga: keadilan untuk Mozza. Singgih berharap Luthfi ikut membantu berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan agar kasus tersebut diproses secara serius.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur atas ucapan belasungkawa dan dukungannya. Saya harap keadilan yang sebenar-benarnya untuk putri kami, saya harap tidak ada keringanan bagi tersangka,” ujarnya.

Baca juga: Begini Tampang Pria Blora Pembunuh Mozza, Statusnya Kini Tersangka

Singgih juga menceritakan tentang harapan besar keluarga kepada putri pertamanya tersebut. Mozza sebelumnya dinyatakan diterima di Universitas Diponegoro setelah berhasil melewati ujian masuk perguruan tinggi.

Namun, Mozza tak sempat mengetahui kabar bahagia itu. Ia menghilang pada Juni 2025, sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia lebih dari setahun kemudian, pada September 2026.

Bagi keluarga, perjalanan panjang itu bukan sekadar tentang kehilangan seorang anak. Ada cita-cita yang terputus, ada kabar bahagia yang tak sempat disampaikan, dan ada harapan agar proses hukum benar-benar memberikan keadilan.

Kini keluarga Mozza tak lagi mencari jawaban tentang keberadaan putri mereka. Yang tersisa adalah perjuangan memastikan kematian Mozza tidak berhenti sebagai sebuah berita, tetapi menjadi perkara yang diusut sampai terang dan keadilan benar-benar ditegakkan. (tebe)

You Might Also Like

Dokter di Bali Dilaporkan Aniaya Pacar, Ya Ampun Dok..

Ternyata Barang-barang Ini yang Buat Dadan CS Diseret Kejagung

Atasi Blank Spot Pendidikan, Pemkot Semarang Dorong Tiga SMA Negeri Baru

Paskibraka Bukan Cuma Kibarkan Bendera, 45 Anak Muda Digembleng Jadi Duta Pancasila

Dobel Cuan! 4.351 Polisi Aktif Rangkap Jabatan, Dapat Fasilitas dan Gaji Ganda

TAGGED:ahmad luthfimozza axillia gunarsapemprov jatengpolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Beda Partai Bukan Alasan Beda Arah, Luthfi Ajak Semua Kubu Bangun Jateng
Next Article Nasib 8 WNI di Rusia Masih Jadi Misteri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi babi hutan alias celeng.

Cerita Celeng Masuk Mimbar Masjid di Blora: Ditembak Mati, Dagingnya Dibuat Pesta Warga

Diduga Tipu Rp 380 Juta Bermodus PMB, Kuasa Hukum Desak Penyidikan

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

PENGURAI MASSA: Tim pengurai massa dari kepolisian siaga di Simpang Lima Semarang untuk membubarkan paksa massa aksi, Kamis (22/10/2026) malam. (bae)

LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kericuhan berdarah mewarnai ceramah Rizieq Shihab di Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (24/7/2025) dini hari.
Daerah

Bentrok Berdarah Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang, Polda Jateng Ungkap Hal Ini

Juli 24, 2025
Ilustrasi kritik yang disampaikan melalui medsos. (grafis/wahyu)
Hukum

KUHP Baru vs Gen Z Digital: Kritik di Medsos Bisa Antar Kamu ke Penjara?

Januari 5, 2026
Penuntut Umum KPK, Greafik Loserte menjelaskan aliran uang korupsi DJKA, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2206). (bae)
Hukum

Bos Rokok HS Disebut Terima Sleeping Fee Rp9,5 M di Kasus Korupsi DJKA

Juli 13, 2026
Ekonomi

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

Oktober 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Keluarga Mozza Minta Luthfi Kawal Kasus Sampai Tuntas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?