Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Program latihan yang sempat menuai sorotan kini resmi dirombak. Setelah evaluasi menyusul meninggalnya lima peserta, Kementerian Pertahanan memutuskan menghentikan konsep latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta SPPI.

T. Budianto
Last updated: Juni 30, 2026 9:32 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TERIAKKAN YEL-YEL: Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi menghentikan program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Sebagai gantinya, Kemhan akan menerapkan konsep baru bertajuk Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, dengan materi dan metode pembelajaran yang telah disesuaikan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan perubahan tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sebelumnya.

Baca juga: Wow! Biaya Pelatihan Calon Manajer KDMP Rp45 Juta per Orang, Paling Gede untuk Latsarmil

“Kemhan melakukan penyesuaian pendekatan kegiatan. Terminologi dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan Latsarmil lagi,” ujar Rico, Senin (29/6/2026).

Evaluasi dilakukan setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memerintahkan peninjauan total terhadap program menyusul meninggalnya lima peserta selama pelaksanaan latihan.

Dengan konsep baru ini, materi yang bersifat teknis maupun taktis militer akan dikurangi secara signifikan. Bahkan, latihan menembak dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari kurikulum.

“Kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini,” jelas Rico.

Kompetensi Kepemimpinan

Sebagai gantinya, peserta akan lebih banyak dibekali materi yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan kompetensi kepemimpinan.

Fokus pelatihan diarahkan pada penguatan disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan manajerial sebagai bekal mengelola koperasi di desa maupun sektor perikanan.

Selain perubahan materi, Kemhan juga memperketat aspek kesehatan peserta. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan lebih menyeluruh agar intensitas pelatihan fisik dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, sebelumnya menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan bukan hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga metode pembelajaran.

Menurutnya, Menteri Pertahanan menginginkan proses pendidikan menjadi lebih adaptif, edukatif, serta memperhatikan kondisi psikologis peserta.

Baca juga: Fakta Latsarmil KDMP: 5 Peserta Meninggal, 32 Hamil, 1 Bumil Melahirkan saat Pendidikan

“Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan,” ujarnya.

Kemhan menegaskan, meski format pelatihan berubah, nilai-nilai utama seperti kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat bela negara tetap menjadi bagian penting dalam pembinaan calon pengelola Koperasi Merah Putih.

Evaluasi memang tidak bisa mengembalikan yang telah hilang. Namun sebuah kebijakan baru setidaknya menunjukkan bahwa tujuan membentuk karakter tak selalu harus ditempuh dengan cara yang paling keras. Sebab, pemimpin yang baik bukan hanya lahir dari latihan fisik, tetapi juga dari kemampuan berpikir, bekerja sama, dan menjaga sesama. (tebe)

You Might Also Like

Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos

Mundur dari Pimpinan DPRD, Anas Hidayat Tegaskan Tak Mundur dari Perjuangan

Abah Khan Kiai Cabul Semarang Diseret ke Pengadilan, Sidang Digelar Tertutup

OTT Ketiga di Jateng, Gubernur: “Sudah Diingatkan Berkali-kali, Jangan Kebablasan”

Keluarga Terlapor Kasus Foto AI Cabul Minta Damai, Begini Respons Menohok Kuasa Hukum Korban

TAGGED:cabulheadlinekopdes merah putihlatsarmilpolda jatengprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang
Next Article KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg. Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Dramatis! Marc Marquez Raih Kemenangan di Sprint Race MotoGP Ceko 2025 Meski Sempat Tertinggal

Juli 20, 2025
Info

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Juli 31, 2026
BLUSUKAN KE GUDANG - Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) blusukan ke gudang tembakau perwakilan pabrikan rokok di Temanggung, untuk memastikan tembakau petani terserap dengan harga layak, Rabu (16/9/2026).
Info

Menkeu Suahasil Diminta Tak Naikkan Tarif Cukai Rokok, APTI: Jangan Bikin Petani Makin Tertekan

September 18, 2026
Info

Larang PKL Tumpah ke Jalan, Respati Sulap Kantor Pemerintah Jadi Spot Lapak Takjil

Februari 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?