Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Tak ada suara yang memekakkan telinga dalam kirab budaya di Kajen. Tradisi dan harmoni budaya menjadi magnet kuat Haul Syekh Mutamakkin.

R. Izra
Last updated: Juni 30, 2026 10:00 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.
KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.
SHARE

BACAAJA, PATI – Jalan-jalan di Desa Kajen, Kabupaten Pati, berubah menjadi lautan manusia pada Jumat (26/6/2026). Sejak siang, ribuan warga memadati sepanjang jalur kirab untuk menyaksikan salah satu agenda paling ditunggu setiap bulan Muharam, yakni Kirab Budaya Haul Syekh Ahmad Mutamakkin.

Namun ada yang berbeda tahun ini. Di saat banyak karnaval identik dengan dentuman sound system berukuran raksasa atau sound horeg, warga Kajen justru memilih jalannya sendiri.

Tak ada suara yang memekakkan telinga. Sebagai gantinya, pengunjung disuguhi parade budaya yang memanjakan mata lewat seni tari, musik tradisional, hingga kendaraan hias dengan desain yang artistik.

Bacaaja: Warga Kajen Pati Setia Rawat Tradisi Jeguran Blumbang saat Malam 1 Suro
Bacaaja: Inilah Sosok Kiai Sholeh Darat, Ulama Pejuang dari Nusantara yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Pilihan itu justru membuat suasana terasa lebih nyaman tanpa mengurangi kemeriahan.

Sorotan utama kirab tahun ini datang dari penampilan Tongtek Budaya yang dibawakan 15 RT di Desa Kajen. Alat musik bambu yang selama ini dikenal sederhana tampil dengan wajah baru.

Di atas kendaraan hias, tongtek dipadukan dengan dekorasi megah, mulai dari relief naga, ornamen bernuansa emas, hingga tata cahaya LED yang membuat setiap rombongan tampil mencolok saat melintas.

Hasilnya bukan sekadar arak-arakan kampung, melainkan pertunjukan budaya yang terasa megah sekaligus elegan.

Sepanjang rute kirab, ribuan pasang mata tampak tak henti mengabadikan setiap penampilan. Anak-anak duduk di pundak orang tuanya, sementara warga lain memenuhi sisi jalan demi mendapatkan posisi terbaik menyaksikan parade.

Kemeriahan semakin lengkap saat marching band dari Mathali’ul Falah (MBM) dan Salafiyah ikut mengisi jalannya kirab. Irama musik yang dimainkan berpadu dengan barisan penari berkostum warna-warni, menciptakan suasana yang hidup tanpa harus mengandalkan kebisingan.

Bagi masyarakat Kajen, kirab budaya bukan sekadar hiburan tahunan. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan kepada ulama besar Syekh Ahmad Mutamakkin sekaligus cara merawat warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Lewat sentuhan kreativitas, warga menunjukkan bahwa tradisi tidak harus kehilangan jati diri untuk tetap menarik perhatian generasi muda. Justru dengan memadukan nilai budaya, teknologi pencahayaan, dan karya seni, kirab tahun ini tampil lebih segar tanpa meninggalkan akar sejarahnya.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin pun kembali membuktikan diri bukan hanya sebagai agenda keagamaan, tetapi juga ruang bertemunya tradisi, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat.

Kajen seolah mengirim pesan sederhana: kemeriahan tak selalu harus datang dari suara yang paling keras. Kadang, justru budaya yang ditampilkan dengan indah mampu meninggalkan kesan yang jauh lebih dalam. (bae)

You Might Also Like

1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

Ju-jitsu Panas di Kudus, Ratusan Atlet Unjuk Kemampuan

Sambut Samba di Tengah: PSIS Akhirnya Punya Denilson

Transfer Nyasar Rp20 M, Koper Misterius, dan Drama Lahan 700 Hektare

TAGGED:haul mbah mutamakkinkajensyek mutamakkin kajensyekh mutamakkin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi proses pengamatan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan.
Info

Sidang Isbat Digelar Hari Ini: Penentu Awal Bulan Ramadan Versi Pemerintah, Bisa Ditonton Live

Februari 17, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi, resmi membuka rangkaian perayaan Imlek 2577 yang diawali lewat event Solo Imlek Run 2026 di Balai Kota, Minggu (1/2/2026) pagi.
Info

Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api

Februari 1, 2026
Sejumlah barang bukti disita di Markas Ditreskrimsus Polda Jateng. Jumat (23/1/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang

Januari 23, 2026
Info

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?