Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Inilah Sosok Kiai Sholeh Darat, Ulama Pejuang dari Nusantara yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Inilah Sosok Kiai Sholeh Darat, Ulama Pejuang dari Nusantara yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

KH Sholeh Darat telah mengukir sejarah dengan keilmuan dan dakwahnya yang melintasi batas waktu. Jika usulan ini berhasil, gelar Pahlawan Nasional akan menjadi pengakuan resmi atas jasa besar beliau dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan Islam.

Nugroho P.
Last updated: Mei 12, 2025 3:12 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi KH Sholeh Darat
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Nama KH Sholeh Darat kembali mengemuka seiring usulan agar sosoknya diberi gelar Pahlawan Nasional. Ulama besar asal Semarang ini bukan hanya seorang guru agama, tetapi juga sosok yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Jawa. Ia dikenal sebagai guru dari RA Kartini, KH Hasyim Asy’ari, dan KH Ahmad Dahlan, serta memiliki andil dalam melawan kolonialisme.

Usulan dari Akademisi dan Dukungan Pemerintah
Usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada KH Sholeh Darat pertama kali disampaikan oleh civitas akademika Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang. Langkah ini kemudian mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Semarang. Banyak pihak menilai, jasa KH Sholeh Darat dalam membina umat dan memperjuangkan pendidikan Islam layak dihargai melalui gelar tersebut.

Ulama Pengembara Ilmu
Lahir di Jepara pada tahun 1820, KH Sholeh Darat sejak kecil sudah dikenal sebagai pencari ilmu sejati. Ia belajar dari sejumlah ulama besar di Jawa, termasuk K. Ishak Damaran Semarang dan K. Raden Haji Muhammad Salih bin Asnawi Kudus. Selain itu, ia juga berguru pada KH M Sahid, cucu dari Syaikh Ahmad Mutamakkin, seorang ulama besar dari Kajen, Pati.

Tak hanya belajar di tanah air, KH Sholeh Darat juga menimba ilmu di Makkah. Di sana, ia berguru kepada Syekh Muhammad bin Sulaiman Hasullah Al Makki, Syekh Umar Al Sami, dan Syekh Muhammad Al Mishri Al Makki. Keilmuannya meliputi fiqih, tauhid, hadist, gramatika Arab, tafsir Al-Qur’an, nahwu sharaf, falaq, dan tasawuf. Berkat kapasitasnya, KH Sholeh Darat mendapatkan izin mengajar di Makkah.

Mengabdi dan Berdakwah di Tanah Jawa
Usai pulang dari Makkah, KH Sholeh Darat mengabdikan diri pada dakwah Islam. Ia mendirikan pesantren di Darat, Semarang, dan fokus pada pendidikan masyarakat yang kala itu masih minim pemahaman agama. Dengan pendekatan yang akomodatif terhadap budaya Jawa, KH Sholeh Darat menerjemahkan berbagai kitab ke dalam bahasa Jawa.

Salah satu karya monumental yang ia hasilkan adalah terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Jawa dengan aksara Arab Pegon, diberi nama Faidhur Rohman. Kitab ini tercatat sebagai Al-Qur’an pertama di dunia yang diterjemahkan ke bahasa Jawa. Selain itu, ia juga menulis Syarah Al Hikam, terjemah Matan Al-Hikam, dan Sabilu al-‘abid sebagai panduan tasawuf dalam bahasa Jawa.

Guru dari Para Ulama Besar
KH Sholeh Darat adalah sosok guru yang menghasilkan murid-murid cemerlang. Dua muridnya yang sangat dikenal adalah KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan. KH Hasyim Asy’ari kemudian mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) pada 1926, sementara KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah pada 1912. Kedua organisasi tersebut kini menjadi pilar Islam terbesar di Indonesia.

Pahlawan Pendidikan dan Dakwah
Bagi banyak orang, KH Sholeh Darat bukan hanya ulama besar, tetapi juga simbol perjuangan dalam menyebarkan ilmu agama. Usulan agar dirinya diberi gelar Pahlawan Nasional menjadi wujud penghargaan atas dedikasi yang telah ia berikan. Dukungan dari akademisi, pemerintah, dan masyarakat semakin menguatkan harapan agar gelar tersebut dapat terwujud.

KH Sholeh Darat telah mengukir sejarah dengan keilmuan dan dakwahnya yang melintasi batas waktu. Jika usulan ini berhasil, gelar Pahlawan Nasional akan menjadi pengakuan resmi atas jasa besar beliau dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan Islam.

You Might Also Like

Rachmat U Djangkar Setor Rp1,7 Miliar untuk Balas Budi Suami Mbak Ita

Space Science: Unraveling the Secrets of the Cosmos

Kibarkan Bendera One Piece, Rumah Warga Tuban ‘Diserbu’ Aparat Gabungan

Pemprov Jateng Pastikan Perbaikan 17 Ribu Rumah Tak Layak Huni pada 2025

Lagi Puasa Napas Bau, Ini Solusinya!

TAGGED:Gelar PahlawanGuru RA KartiniKH Sholeh Daratkiai sholeh daratMbah Sholeh daratPahlawan Nasional
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi penangkapan tersangka. Meme Ciuman Prabowo-Jokowi: Kritik Amnesty Internasional dan Alasan Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB
Next Article Napi di Lapas Semarang sedang diberi SK remisi khusus Waisak 2025 Berbagi Diskon Tahanan di Lapas Semarang, 62 Napi Dapat Remisi Khusus Waisak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PROYEK PERBAIKAN JALAN - Pekerja sedang melakukan perbaikan jalan di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Selasa (11/8/2026). (dul)

Sisi Lain Pengecoran Jalan Majapahit Semarang, Bikin Omset PKL Menguap 30 Persen

Pelaku Kekerasan Seksual Anak Mayoritas Orang Terdekat

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto. (dul)

Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi

Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini

Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Suap Rp1.75 M Belum Diserahkan ke Mbak Ita, Rachmat Utama Dituntut Bui 2,5 Tahun

Mei 28, 2025
Eks Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Junaidi (berdiri kiri) dan dua saksi lain bersaksi di sidang korupsi Mbak Ita dan Alwin di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (16/6/2025). (bai)
Unik

Cerita Junaidi Dimutasi dari Jabatannya di Pemkot Semarang Gara-gara Alwin Basri

Juni 16, 2025
Tips

Lagi Punya Utang, Sedekah Dulu atau Lunasi Dulu? Begini kata Islam

Desember 30, 2025
Ketua Yayasan Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati bersalaman dengan para kuasa hukum setelah MK membacakan Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 pada 26 Juni 2025
Unik

Alasan Mengapa Pemilu Dipisah Antara Nasional Dan Lokal

Juni 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Inilah Sosok Kiai Sholeh Darat, Ulama Pejuang dari Nusantara yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?