Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol

Di tengah makin maraknya pinjol dan rentenir yang bikin pusing tujuh keliling, Gubernur Jateng punya satu pesan simpel: kasih rakyat akses duit yang sehat. Bukan cuma cepat, tapi juga masuk akal bunganya.

T. Budianto
Last updated: April 19, 2026 1:41 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PERAN BPD: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menghadiri seminar soal peran bank daerah di Hotel Sunan Solo, Jumat (17/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mendorong Bank Jateng lebih serius menggarap Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, ini salah satu “senjata” paling realistis buat ngangkat ekonomi rakyat kecil.

Pesan itu disampaikan dalam seminar soal peran bank daerah di Hotel Sunan Solo, Jumat (17/4/2026). Luthfi nggak muter-muter, ia langsung bilang KUR harus jadi prioritas utama. “Ekonomi kerakyatan itu harus kita hidupkan. Caranya? Ya lewat KUR dengan bunga rendah,” tegasnya.

Baca juga: Bos Baru Bank Jateng Resmi Dilantik, Gubernur: Aset Sudah Tembus Rp100 Triliun, Gas Terus!

Bukan tanpa alasan. Luthfi melihat masih banyak masyarakat yang kejebak pinjaman online atau rentenir karena akses pembiayaan formal belum maksimal. Akhirnya, bukannya berkembang, usaha malah ketahan cicilan bunga tinggi.

Makanya, dia minta Bank Jateng nggak cuma jadi “bank biasa” yang ngurus administrasi, tapi ikut turun tangan jadi penggerak ekonomi daerah. Mulai dari bantu UMKM, dorong investasi, sampai ikut menopang pembangunan.

Keterbatasan Anggaran

Menurutnya, pemerintah daerah sekarang nggak bisa lagi cuma mengandalkan APBD atau transfer pusat. Uangnya terbatas, sementara kebutuhan pembangunan terus jalan. “Kita ini bukan superman. Jadi harus jadi super team. Semua harus digandeng,” ujarnya santai tapi ngena.

Di sisi lain, Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko menyebut, pihaknya siap memperkuat peran itu. Bahkan, penyaluran kredit untuk pemerintah daerah ditingkatkan signifikan, dari Rp330 miliar di 2025 jadi Rp1 triliun di 2026. Menurut Bambang, bank daerah juga harus ikut memastikan proyek berjalan lancar, nggak cuma kasih pinjaman lalu lepas tangan.

Baca juga: Hakim ‘Nyerempet Batin’ Eks Dirut Bank Jateng di Kasus Kredit Sritex

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H Widodo menegaskan saatnya BPD “naik level”. Nggak lagi sekadar jadi tempat parkir uang pemerintah, tapi jadi pemain aktif yang menggerakkan ekonomi daerah.

Di satu sisi, pinjol makin agresif nawarin “solusi instan”. Di sisi lain, bank daerah lagi didorong buat jadi penyelamat ekonomi rakyat. Tinggal pilih: mau utang cepat yang bikin sesak napas, atau pembiayaan sehat yang pelan tapi bikin usaha benar-benar naik kelas? Kadang yang bikin kita jatuh bukan kurang uang, tapi salah jalan buat dapetinnya. (tebe)

You Might Also Like

Tumpukan Sampah di Jalur Semarang-Purwodadi Dikeluhkan

Husein Pati Kembali Jadi Sorotan! Kalah KO dari Eko di Ring Combat Sport Purwodadi

Catat Tanggalnya! Dapur Marhaen PDIP Rutin Digelar Tiap Tanggal 10 Serempak di Jateng

Bocoran Soal Gaji ASN, Menkeu Sepertinya Masih Injak Rem Awal 2026

PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

TAGGED:bank jatengheadlineKURpemprov jatengPINJOL
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kalah, tapi PSIS Masih Aman
Next Article Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Borobudur Ajak Lima Daerah Berbagi Panggung Wisata

Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.

Mulai 2027, Trans Jateng Sambungkan Magelang-Temanggung

Mangrove 46 Hektare Digusur Tol, Penggantinya Masih Misteri

LAUTAN SAMPAH --Gunungan sampah tampak menjulang di kawasan TPA Jatibarang, Semarang. (ist)

85 Investor Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik Rp3 Triliun di Semarang

TAHANAN KASUS KORUPSI - Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijo, ditahan terkait kasus korupsi BUMD Cilacap. Widi menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2014. (ist)

Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi serahkan cindera mata kepada Kusuma Refa Haratama, Dosen D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Respati ngundang Refa buat duduk bareng bahas optimalisasi layanan transportasi di Kota Bengawan.
Info

Berawal Saling Senggol di Medsos, Respati Undang Dosen Unesa Bahas Optimalisasi Transportasi Solo

Januari 29, 2026
Daerah

Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Januari 16, 2026
Hukum

Bawang Ilegal Masuk Oven: 6.171 Karung Dimusnahkan di Semarang

Januari 26, 2026
BEKAS ARTIS - Mantan artis ibu kota berinisial F, jadi tersangka penipuan investasi bodong dengan modus love scamming. Jaringan internasional yang berkantor di Solo Raya ini dibongkar oleh Polda Jateng. (ist)
Hukum

Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

Juni 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?