Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Kawal Korban Kasus Pesantren Agar Tetap Sekolah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Kawal Korban Kasus Pesantren Agar Tetap Sekolah

Kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren di Pati bikin banyak orang geram sekaligus miris. Di tengah sorotan publik yang makin panas, satu hal yang sekarang jadi perhatian utama Pemprov Jateng bukan cuma menghukum pelaku, tapi memastikan korban tetap punya masa depan.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 8:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan bakal mengawal kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan oknum pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati sampai tuntas.

Buat pria yang akrab disapa Gus Yasin itu, hal paling penting saat ini adalah memastikan para korban yang masih usia sekolah nggak kehilangan semangat buat lanjut pendidikan.

“Korban ini masih anak-anak, masih usia sekolah. Kita harus memastikan mereka tetap berani sekolah karena masa depan mereka masih panjang,” kata Gus Yasin saat menghadiri Rakerda 2026 Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat di The SURI Ballroom Queencity, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Ia juga mengapresiasi keberanian para korban dan pendamping dari masyarakat, termasuk unsur Nahdlatul Ulama, yang ikut mendorong kasus ini terungkap ke publik. “Kami apresiasi masyarakat yang bergerak bersama mengajak korban berani bicara,” ujarnya.

Menurut Gus Yasin, Pemprov Jateng saat ini juga mengoptimalkan program Kecamatan Berdaya sebagai garda depan perlindungan kelompok rentan. Program ini fokus pada pendampingan hukum dan pemberdayaan anak-anak, perempuan, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Pemprov bahkan menggandeng organisasi seperti Fatayat, Muslimat, dan Aisyiyah untuk melatih paralegal di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. “Kami sudah bekerja sama dengan NU dan Muhammadiyah,” katanya.

Langkah Pencegahan

Langkah pencegahan juga mulai diperluas ke sekolah umum. Lewat sistem screening kesehatan dan deteksi dini, pemerintah mencoba mengidentifikasi potensi kekerasan seksual maupun perundungan di lingkungan pendidikan.

Melihat banyak korban berasal dari keluarga kurang mampu dan yatim, Gus Yasin memastikan akses pendidikan mereka tetap dijamin. “Insyaallah masyarakat yang tidak mampu akan kita beri biaya sekolah gratis,” tegasnya.

Sementara di lingkungan pesantren, Pemprov Jateng juga menggencarkan program Tilik Pesantren bersama Rabithah Ma’ahid al-Islamiyah atau RMI. Program ini fokus memberi edukasi ke pengasuh pondok terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

Bahkan pada 10 Mei mendatang, RMI Putri bakal kembali turun ke wilayah Banjarnegara untuk menyisir pesantren-pesantren di Jawa Tengah bagian barat.

Selain penguatan program lapangan, Pemprov juga menyiapkan evaluasi terhadap regulasi yang sudah ada, termasuk Perda Ketahanan Keluarga agar perlindungan terhadap korban kekerasan makin kuat.

Kasus kekerasan seksual sering bikin orang sibuk menjaga nama baik lembaga, tapi lupa menjaga masa depan korban. Padahal yang paling butuh diselamatkan bukan citra institusi, melainkan keberanian anak-anak yang hidupnya berubah gara-gara orang dewasa yang menyalahgunakan kuasa. (tebe)

You Might Also Like

Dua Pesilat Jateng Sumbang Emas

Manyaran Punya Taman Baru: Bocil Senang, Orang Tua Tenang

Guru SMPN 1 Trenggalek Dipukuli setelah Sita HP Siswa, Polisi Turun Tangan

Jateng Media Summit 2026: Jadi Ajang Media Lokal “Reset Arah”

Investasi Jateng Ngebut Tembus Rp48,54 Triliun

TAGGED:pemprov jatengponpes patitaj yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemulihan Longsor Kalialang Digeber
Next Article Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist)

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tampang Eks Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja yang gunain kartu kredit pemerintah untuk judol hingga ludes Rp1,2 miliar. (Dok. Instagram Kecamatan Medan Maimun)
Hukum

Camat di Medan Judi Rp1,2 M Pakai Kartu Kredit Pemerintah, Sanksinya Cuma Copot Jabatan?

Januari 29, 2026
Sepak Bola

Misi Memutus Tren Buruk Tiga Dekade

Juni 4, 2025
Ekonomi

Siswa Diajak Belajar Jadi Bos Sejak Sekolah

Juni 5, 2026
Info

Petasan Makan Korban: Ledakan Dini Hari di Tambakrejo Renggut Satu Nyawa

Maret 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Kawal Korban Kasus Pesantren Agar Tetap Sekolah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?