Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi

Siapa bilang fashion show cuma milik hotel mewah dan panggung elite? Di balik tembok Lapas Kelas IIA Wanita Semarang, batik justru melenggang penuh makna. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng pun tak ragu kasih applause buat karya warga binaan yang tampil pede di ajang Fashion Show Batik Nusantara.

T. Budianto
Last updated: Desember 24, 2025 1:40 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FASHION SHOW: Wali Kota Semarang menyaksikan fashion show karya warga binaan Lapas Kelas IIA Wanita Semarang, Senin (22/12/2025). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Suasana Lapas Kelas IIA Wanita Semarang, Senin (22/12/2025), terasa beda. Bukan cuma deretan seragam, tapi juga gaun batik penuh cerita yang melenggang di panggung Fashion Show Batik Nusantara bertajuk “Benang Cinta Ibu dari Balik Tangan yang Menguatkan”.

Acara yang digelar dalam rangka Hari Ibu ke-97 ini sekaligus jadi momentum peluncuran dan lelang mahakarya batik hasil karya warga binaan perempuan. Mulai dari motif sampai konsep, semuanya lahir dari proses pembinaan dan kolaborasi bareng pengrajin batik, desainer profesional, hingga Indonesian Fashion Chamber (IFC).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terang-terangan mengaku terkesan. Menurutnya, apa yang ditampilkan bukan sekadar fashion show, tapi pesan kemanusiaan yang kuat.

Baca juga: Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas

“Ini peragaan busana yang kelasnya tinggi, tapi hatinya lebih tinggi lagi. Di sini kita lihat cinta, empati, dan harapan diwujudkan lewat karya,” ujar Agustina. Ia menilai, di balik tembok lapas justru tumbuh kreativitas dan semangat bangkit.

Tema cinta ibu yang diangkat dinilai relevan dan menyentuh, apalagi lahir dari tangan perempuan yang sedang berproses memperbaiki hidup. Acara ini turut dihadiri mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Pupayoga. Ia menegaskan bahwa masa lalu bukan vonis seumur hidup.

Jadi Pelajaran

“Masa lalu itu pelajaran. Hari ini dijalani, dan masa depan harus tetap jadi harapan,” katanya, menyemangati para warga binaan. Agustina pun memberi kredit khusus kepada jajaran Lapas Wanita Semarang yang dinilai sukses menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, produktif, dan manusiawi.

Menurutnya, ruang berkreasi adalah kunci agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan bekal mental dan keterampilan. Puncak acara ditandai dengan peluncuran dan lelang batik masterpiece karya warga binaan, seperti motif Batik Malini Padma dan Bunga Teratai.

Baca juga: Puan Main ke Kampoeng Djadhoel: Belanja, Nyicip Lunpia, sampai Dapet Syal Batik Merah

Lelang ini bukan cuma soal nilai rupiah, tapi simbol kepercayaan bahwa karya mereka layak diapresiasi publik. Momentum Hari Ibu ke-97 pun terasa makin kuat. Agustina menyebut perempuan, di mana pun posisinya, tetap punya peran besar dan daya juang luar biasa.

“Selamat Hari Ibu. Perempuan-perempuan di sini adalah bukti bahwa ketulusan dan karya bisa lahir dari mana saja,” tutupnya. Pemkot berharap kolaborasi semacam ini terus jalan. Karena kota yang ramah itu bukan cuma soal gedung tinggi, tapi juga soal memberi ruang kedua bagi mereka yang ingin bangkit. Kalau dari balik jeruji saja bisa lahir karya sekeren ini, masa di luar tembok kita kalah kreatif? (tebe)

You Might Also Like

Pilot Malaysia Penyelundup 70.000 Ekstasi Terancam Hukuman Mati, Sudah Tiga Kali Beraksi

Tampang Duo Begal Sadis Halmahera Semarang, Eksekutor Ditangkap di Magelang

Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit

Daftar 7 Bupati/Wali Kota Hasil Pilkada 2024 yang Terjaring OTT KPK, Dua dari Jateng

325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung

TAGGED:agustina wilujengbatik semarangheadlinelapas perempuanpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TPPU Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Keseret Kasus Pencucian Uang Rp20 Miliar
Next Article Raja Otomotif Jateng-DIY Luncurin Veloz Hybrid 300 Jutaan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.
Hukum

Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

Januari 21, 2026
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro jadi bupati kelima di Jateng yang terjaring OTT KPK.
Info

OTT KPK ke-18 pada 2026: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Jadi Bupati Kelima di Jateng yang Ditangkap

Juli 29, 2026
DESAK KAJI ULANG - Ketua DPN APTI Agus Parmuji (dua dari kiri) bersama petani tembakau dan anggota DPRD Temanggung beraudiensi dengan anggota DPR RI, desak kaji ulang regulasi tembakau yang berpotensi mematikan nasib jutaan orang.
Info

Petani-Legislator Temanggung Geruduk DPR RI: Kaji Ulang Regulasi Tembakau, Nasib Jutaan Orang Terancam

Juli 22, 2026
Warung Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kawasan Kota Lama Semarang, terbakar hebat, pada Rabu (27/8/2025).
Daerah

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

Agustus 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?