Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 60 UMKM Siap Buka Lapak Takjil di Wisma Perdamaian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

60 UMKM Siap Buka Lapak Takjil di Wisma Perdamaian

Kalau ngabuburit biasanya cuma scroll HP sambil nunggu adzan, di Semarang nanti ceritanya beda. Ada event Ngabuburit Kreatif dan Pasar Takjil yang siap bikin sore Ramadan lebih rame, lengkap dengan puluhan UMKM, konten kreator, sampai program layanan kesehatan keliling.

T. Budianto
Last updated: Maret 6, 2026 2:49 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AUDIENSI GEKRAFS: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima audiensi Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jateng di Kantor Gubernur. Kamis (5/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) bakal menggelar Ngabuburit Kreatif dan Pasar Takjil di Wisma Perdamaian, Semarang, pada 9 Maret 2026.

Acara ini rencananya bakal melibatkan sekitar 60 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Mulai dari kuliner, jajanan khas Ramadan, hingga produk kreatif bakal meramaikan pasar takjil yang digelar khusus selama bulan puasa.

Ketua Gekrafs Jawa Tengah, Berty Diah Rahmana mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar event ngabuburit biasa. Tujuannya juga membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk mereka.

Baca juga: Ramadan Fest Jateng: 52 Stand UMKM Buka Lapak di Halaman Gubernuran

“Pasar takjil ini kolaborasi dengan beberapa dinas, dan nanti juga kita gabungkan dengan program dokter spesialis keliling,” kata Berty usai audiensi dengan Ahmad Luthfi, Kamis (5/3/2026).

Rencananya, pasar takjil akan mulai buka pukul 15.00 WIB hingga sekitar 18.30 WIB, alias waktu yang pas buat warga yang lagi cari menu berbuka. Bukan cuma kuliner, suasana ngabuburit juga bakal makin hidup karena akan diramaikan para konten kreator yang ikut meramaikan event tersebut.

Ekonomi Kreatif

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mendorong agar pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berhenti pada event sesaat. Menurutnya, sektor ini punya potensi besar membuka peluang usaha bagi masyarakat di berbagai daerah. “Ekonomi kreatif ini punya peluang besar untuk mendorong usaha masyarakat,” kata Luthfi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah, Hanung Triyono, menambahkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, asosiasi, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar ekosistem ekonomi kreatif semakin berkembang.

Menurutnya, sektor pariwisata, budaya, dan UMKM sebenarnya bisa berjalan beriringan dalam satu event. “Dalam pariwisata pasti ada unsur budaya dan pelaku usaha. Jadi setiap event bisa menggabungkan tiga unsur itu sekaligus,” ujarnya.

Baca juga: Pemprov Dorong UMKM Fashion Muslim Tembus Pasar Ekspor

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Jateng, Sarido, mengatakan setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki potensi ekonomi kreatif yang berbeda. Karena itu, pengembangan sektor ini diharapkan mampu menonjolkan ciri khas masing-masing daerah agar memberi nilai tambah bagi ekonomi lokal.

Data Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bahkan mencatat ekspor ekonomi kreatif Jawa Tengah mencapai sekitar Rp53 triliun pada semester I 2025, menjadikan provinsi ini penyumbang ekspor ekonomi kreatif terbesar kedua secara nasional.

Jadi, kalau biasanya ngabuburit cuma muter-muter cari gorengan, di event ini mungkin pulangnya bukan cuma bawa takjil, tapi juga kantong belanja penuh produk UMKM. Karena kadang niatnya cuma “lihat-lihat dulu”, tapi ujungnya checkout juga. (tebe)

You Might Also Like

Sudah Ada Koperasi Merah Putih, Awas Alfamart dan Indomart Jangan Ekspansi ke Desa

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

Wali Kota Semarang Ajak GP Ansor Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Jateng Serius Garap Wisata Ramah Muslim

TAGGED:gekrafs jatengramadanUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Cairkan Bonus Atlet Senilai Rp4,9 Miliar
Next Article Pemkot Evakuasi 86 Pohon Tumbang dalam Semalam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ini Cara Luthfi Bikin Solar Ngalir di SPBUN Jongor

Juni 23, 2026
Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang
Sirkular

Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Picu Peningkatan Rob di Pesisir. Apa Yang Harus Dilakukan?

Juli 20, 2025
Ekonomi

AI Boleh Pintar, Agustina: “Manusia Tetap yang Pegang Kendali”

Agustus 6, 2026
Info

Niat Puasa Sekali atau Tiap Malam, Gimana Enaknya?

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 60 UMKM Siap Buka Lapak Takjil di Wisma Perdamaian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?