BACAAJA, SEMARANG – Sebuah truk kontainer pengangkut logistik bikin geger kawasan Jerakah, Semarang, Jumat (5/6/2026) malam. Truk tersebut menghantam portal pembatas tinggi kendaraan di Jalan Prof Hamka sekitar pukul 22.00 WIB.
Untungnya nggak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Tapi kondisi portal pembatas rusak cukup parah usai dihajar bagian atas kontainer truk.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Kota Semarang, Dody Febrianto, menjelaskan truk itu awalnya melaju dari arah barat menuju Kaligawe buat nganter paket logistik ke gudang JNT di kawasan BSB.
Bacaaja: Baru Seumur Jagung, Portal Jrakah Tumbang
Bacaaja: Portal BSB Ambruk, Solusi Setengah Matang? Pengendara: Niatnya Aman, Malah Bikin Rawan!
Menurut pengakuan sopir, sebelum lanjut perjalanan dia sempat istirahat dulu di Kendal. Tapi setelah kembali jalan, kondisinya diduga belum sepenuhnya fit.
“Pengakuan pengemudi, dia baru selesai istirahat di Kendal lalu lanjut perjalanan untuk kirim logistik. Pas melintas di lokasi, dia berusaha ngejar lampu hijau jadi melaju cukup cepat dan nggak sadar portal pembatasnya belum dibuka,” kata Dody di lokasi kejadian, Sabtu (6/6/2026).
Karena kurang fokus, bagian atas kontainer langsung menghantam portal pembatas dengan cukup keras.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat karena proses evakuasi kendaraan memakan waktu beberapa jam.
Meski begitu, muatan logistik di dalam truk dilaporkan tetap aman.
“Tidak ada korban luka. Yang rusak fasilitas portal pembatas. Muatan di dalam truk juga masih aman,” ujarnya.
Petugas juga langsung melakukan pemeriksaan terhadap sopir, termasuk tes urine untuk memastikan pengemudi nggak berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan saat mengemudi.
Dari hasil pengamatan awal, kondisi sopir disebut lebih seperti orang yang masih ngantuk usai bangun tidur.
“Kondisinya kayak belum benar-benar fit, agak linglung,” jelas Dody.
Proses penanganan di lokasi melibatkan Dishub Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang.
Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi kendaraan dan membuat arus lalu lintas kembali normal setelah beberapa jam penanganan.
Kejadian ini sekaligus jadi pengingat buat para sopir kendaraan besar supaya benar-benar memastikan kondisi tubuh fit sebelum lanjut perjalanan, apalagi kalau nyetir malam dengan muatan berat. (dul)

