Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Korban Longsor Pemalang Masih Dicari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dua Korban Longsor Pemalang Masih Dicari

Saat hujan belum juga reda, pencarian pun harus tahu kapan berhenti. Di Pemalang, dua warga yang tertimbun longsor belum ditemukan. Tim SAR memilih mundur sementara, bukan menyerah, tapi karena cuaca masih belum kasih izin pencarian.

T. Budianto
Last updated: Januari 26, 2026 3:27 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PENCARIAN KORBAN: Basarnas bersama Tim SAR Kabupaten Pemalang melakukan pencarian dua korban longsor yang dikabarkan meninggal dunia, di perkebunan Desa Bingas, Kecamartan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Minggu (25/1/2026). (Foto: Polres Pemalang)
SHARE

BACAAJA, PEMALANG –Dua korban longsor di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, hingga Minggu (25/1/2026) petang belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan pencarian sementara dan akan melanjutkannya pada Senin (26/1/2026) pagi.

Informasi tersebut disampaikan Staf Kantor Basarnas Semarang, Handika Hengki, di lokasi kejadian. “Pencarian terhadap dua korban akan kami lanjutkan Senin pagi,” ujar Handika.

Baca juga: Banjir dan Longsor Lereng Gunung Slamet: 4 Kabupaten Terdampak, Timbulkan Korban Jiwa

Ia menjelaskan, tingginya curah hujan, kondisi alam yang masih rawan, serta waktu yang sudah menjelang malam menjadi kendala utama proses pencarian. Faktor keselamatan tim menjadi pertimbangan utama untuk menghentikan sementara operasi.

Selain cuaca, luas area longsor juga jadi tantangan besar. Material longsoran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare, membuat proses pencarian harus dilakukan ekstra hati-hati.

Sedang Bekerja

Dua korban diketahui diduga tertimbun longsor saat sedang bekerja di area pertanian atau perkebunan, yang lokasinya cukup jauh dari permukiman warga. “Informasinya, mereka sedang bekerja di perbukitan Desa Bongas,” kata Handika.

Sementara itu, Kepala Polsek Watukumpul AKP M. Haris menyebut sekitar 100 personel tim gabungan, terdiri ATA atas Polri, TNI, Basarnas, BPBD, dan relawan telah dikerahkan sejak pagi hingga sore hari, namun korban belum ditemukan.

Baca juga: BMKG Pasang Status Siaga di Pantura Jateng

Ia juga mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi longsor karena potensi longsor susulan masih sangat tinggi, mengingat intensitas hujan yang belum stabil. “Kami imbau warga tidak mendekat ke lokasi yang berpotensi longsor untuk menghindari risiko susulan,” ujarnya.

Pencarian berhenti bukan karena lelah, tapi karena hujan belum mau kompromi. Di tengah alam yang masih murka, harapan tetap digenggam, semoga esok pagi kabar baik akhirnya datang, dan hujan memilih reda. (tebe)

You Might Also Like

PSG Bungkam  Meriam London Arsenal

Seni dan Tradisi, Jalan Sunyi Membentuk Karakter Bangsa

Layanan Publik di Jateng Tetap Aman, Nggak Terpengaruh Demo

Pergantian Tahun Prabowo Pilih di Aceh

Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian

TAGGED:banjir pemalangheadlinepolres pemalangtim sar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bulog Jateng Siap Serap Beras Lokal
Next Article “Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDANG TUNTUTAN--Terdakwa Sudewo Bupati Pati (kemeja ungu) mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
Hukum

BREAKING NEWS: Bupati Pati Sudewo Dituntut 8,5 Tahun dan Bayar UP Rp3,6 Miliar

September 21, 2026
Daerah

Jelang Lebaran, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan

Februari 12, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Pengacara Tolak Suap Rp400 Juta, Pilih Kawal Terus Kasus Kiai Pati Cabuli 50 Santriwati

Mei 6, 2026
Info

Dari Pembersih Akuarium Jadi Penguasa Sungai, Sapu-Sapu Bikin Resah

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Korban Longsor Pemalang Masih Dicari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?