Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Seni dan Tradisi, Jalan Sunyi Membentuk Karakter Bangsa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Seni dan Tradisi, Jalan Sunyi Membentuk Karakter Bangsa

Di tengah timeline yang isinya joget viral, prank receh, dan debat tak berujung, ada satu hal yang pelan-pelan tapi konsisten bikin bangsa ini tetap punya arah: seni dan budaya. Bukan cuma soal tari atau wayang, tapi soal nilai hidup yang diam-diam ngajarin kita cara jadi manusia waras. Itulah yang disorot dalam Temu Komunitas Seni dan Tradisi Kota Semarang, tempat seni bukan sekadar tontonan, tapi tuntunan.

T. Budianto
Last updated: Februari 6, 2026 11:49 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI SAMBUTAN: Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh memberikan sambutan pada acara diskusi seni dan budaya di Sanggar Rompok Seni Brotosejati, Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, kemarin. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh menegaskan kalau seni dan budaya bukan pajangan museum. Di Sanggar Rompok Seni Brotosejati, Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, ia menyebut seni budaya sebagai fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus identitas bangsa.

Menurut Saleh, seni itu punya cara unik buat “menasihati” tanpa harus menggurui. Contohnya cerita wayang. Di balik lakon dan tokohnya, terselip pelajaran soal keberanian, kesetiaan, sampai pengorbanan, nilai yang relevan banget di tengah hidup yang makin ribet.

“Wayang itu bukan cuma cerita, tapi pelajaran hidup. Dari situ anak muda bisa belajar bersikap lebih bijak menghadapi kompleksitas zaman,” kata Saleh.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau

Acara bertajuk Membangun Karakter Bangsa dengan Seni Budaya ini juga menghadirkan anggota Komisi E DPRD Jateng, Dipa Yustia Pasa, dengan Widodo sebagai moderator. Hadir pula anggota DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo, perwakilan Pemprov Jateng, Kesbangpol, komunitas seni, hingga warga umum yang masih percaya seni punya masa depan.

Butuh Kolaborasi

Saleh menekankan, menjaga seni dan budaya bukan kerja satu pihak. Perlu kolaborasi lintas sektor, eksekutif, legislatif, swasta, sanggar seni, sampai pelaku budaya supaya generasi muda nggak cuma jadi penonton, tapi ikut main di panggung kebudayaan. “Kalau mau budaya kita nggak kalah sama zaman, ya harus barengan. Semua punya peran, nggak bisa solo,” ujarnya.

Acara makin hidup dengan berbagai pertunjukan seni dari komunitas seni Semarang. Saleh pun mengaku bangga melihat banyak anak muda masih mau menari, tampil, dan berkesenian di tengah gempuran budaya instan. “Selama masih ada anak-anak muda yang mau berkesenian, kita masih punya harapan. Artinya budaya kita belum habis,” ungkap lelaki yang juga Ketua DPD Golkar Jateng ini.

FOTO BERSAMA: Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh foto bersama pada acara diskusi seni dan budaya di Sanggar Rompok Seni Brotosejati, Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, kemarin. (Foto: Ist)

Baca juga: M Saleh Minta Pemprov Jateng Gaspol Kembangkan Ekonomi Kreatif

Selain dialog dan pertunjukan, kegiatan ini juga jadi ajang Saleh menyerap aspirasi langsung dari para seniman. Ia menilai sinergi antara DPRD Jateng dan pelaku seni penting agar kebijakan budaya tidak berhenti di atas kertas. “Kalau nilai budaya dijaga dan diwariskan, generasi berikutnya nggak cuma dapat konten, tapi juga karakter,” tandasnya.

Jadi mungkin masalah karakter bangsa bukan karena kurang seminar, tapi karena kita kebanyakan skip seni. Kalau wayang, tari, dan tradisi diberi panggung yang layak, siapa tahu bangsa ini nggak perlu lagi diingatkan, cukup bercermin dari budayanya sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

Evaluasi Total MBG: Rakyat Butuh Sistem, Bukan Arahan Teknis Presiden

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Program MBG Jateng Dipuji, Jadi Barometer Nasional

Bupati Kepahiang Rela Terbang Jauh ke Temanggung, Mau Bongkar Rahasia Kopi!

TAGGED:dprd jatenggolkar jatengheadlinemohammad saleh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Detik-detik mengerikan bangunan Pesantren Al Adalah, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, roboh ditelan bencana tanah gerak. Ngeri! Detik-detik Bangunan Ponpes Al Adalah Ambruk Ditelan Tanah Gerak di Tegal
Next Article Mahasiswa Jawa dan Cara Inklusif Berteman ala “Jawakarta”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Kawal Korban Kasus Pesantren Agar Tetap Sekolah

Mei 7, 2026
Info

Rayakan Hari Bhakti Pemasyarakatan, Petugas Lapas Summit Attack ke Sindoro

Mei 3, 2026
Sepak Bola

Saat Hiu Selatan Terdiam, Asa Suporter Tetap Menyala, Ini Suara Bupatinya

November 30, 2025
Daerah

Naikkan IPM 2025, Jateng Andalkan Dokter Keliling dan Sekolah Rakyat

Juli 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Seni dan Tradisi, Jalan Sunyi Membentuk Karakter Bangsa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?