Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

R. Izra
Last updated: Mei 9, 2026 7:49 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
JAMIN KEAMANAN KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajarah, Wakil Rektor I, Imam Yahya, dan Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, menggelar jumpa pers, Jum'at (8/5/2026). Mereka memastikan keamanan korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen. (dul)
JAMIN KEAMANAN KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajarah, Wakil Rektor I, Imam Yahya, dan Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, menggelar jumpa pers, Jum'at (8/5/2026). Mereka memastikan keamanan korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu dosen di UIN Walisongo Semarang, yang disebut sebagai ‘Pria Bergitar’ tengah ramai menjadi perbincangan.

Kasus ini mencuat setelah muncul unggahan anonim di media sosial yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan diduga berisi pesan tidak pantas kepada mahasiswi.

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar di kalangan mahasiswa dan memicu banyak respons. Tidak sedikit yang mengaku resah, terlebih kampus selama ini dipandang sebagai tempat yang seharusnya aman dan nyaman bagi mahasiswa untuk belajar.

Menanggapi ramainya isu itu, pihak UIN Walisongo langsung bergerak dengan membentuk tim investigasi gabungan untuk ngungkap kasus ‘Pria Bergitar’ ini. Tim tersebut terdiri dari Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), serta tim etik dekanat.

Bacaaja: Mencuat! Dosen UIN Walisongo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Geram
Bacaaja: Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

Tim gabungan itu kini mulai menelusuri informasi yang beredar sambil membuka ruang pengaduan bagi korban maupun saksi.

Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo, Nur Hasyim, mengatakan saat ini pihaknya masih memprioritaskan upaya mencari dan menjangkau korban agar proses penanganan dapat berjalan lebih lanjut.

“Kami fokus di korban dulu,” ujar Nur Hasyim, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, informasi awal dugaan kasus tersebut berasal dari akun anonim Instagram @pesan_uinws. Namun hingga kini, identitas korban masih belum diketahui karena kerahasiaan pelapor dijaga oleh pengelola akun tersebut. Kondisi itu membuat proses penelusuran harus dilakukan secara hati-hati.

Meski belum ada laporan resmi yang masuk langsung ke kampus, pihak UIN Walisongo memastikan korban tetap akan mendapat perlindungan apabila memutuskan untuk melapor. Kampus juga menjamin kerahasiaan identitas pelapor agar korban merasa aman untuk berbicara.

Ketua PSGA UIN Walisongo, Kurnia Muhajarah, menyebut pihaknya telah menyiapkan ruang aman bagi korban maupun saksi yang ingin menyampaikan laporan.

“Kami menyediakan ruang aman dan hotline pengaduan agar korban ataupun saksi bisa menyampaikan laporan tanpa rasa takut,” kata Kurnia Muhajarah.

Ia menjelaskan, laporan dapat disampaikan melalui hotline Satgas PPKS, email resmi, maupun media sosial PSGA. Menurutnya, penanganan kasus kekerasan seksual harus menempatkan korban sebagai pihak yang dilindungi.

“Dalam penanganan kasus seperti ini, kami memprioritaskan keberpihakan kepada korban,” tegasnya.

Di tengah proses investigasi yang masih berjalan, mahasiswa juga mulai ikut mengawal perkembangan kasus tersebut. Wakil Ketua DEMA UIN Walisongo, Yusuf Aditya Pratama, menyebut dugaan korban kemungkinan bukan hanya satu orang.

“Dari beberapa informasi yang kami terima, kemungkinan korbannya lebih dari satu,” ujar Yusuf Aditya Pratama.

Menurut Yusuf, mahasiswa berharap kasus ini tidak berhenti hanya sebagai pembicaraan di media sosial. Mereka ingin ada langkah nyata agar kampus benar-benar menjadi ruang yang aman bagi seluruh mahasiswa.

Selain melakukan investigasi, pihak kampus juga mulai menyiapkan langkah pencegahan melalui sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di sejumlah fakultas. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika terkait pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual.

Sementara itu, Nur Hasyim menegaskan apabila nantinya terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai maupun dosen, maka sanksi akan diberikan sesuai tingkat pelanggaran kode etik.

“Sanksinya menyesuaikan tingkat pelanggaran, mulai dari peringatan hingga pemberhentian apabila masuk kategori berat,” jelasnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kekerasan seksual masih bisa terjadi di lingkungan pendidikan. Karena itu, banyak pihak berharap proses investigasi berjalan terbuka dan serius, sekaligus mampu memberikan rasa aman bagi mahasiswa di lingkungan kampus. (dul)

You Might Also Like

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

Papua Memanas Lagi, Korban Sipil Jatuh, Versi Berbeda Muncul

BREAKING NEWS: Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK, Eks-Menag Pakai Rompi Orange

Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther

Mahesa Jenar Bertekad Revans

TAGGED:headlinemahasiswi uin walisongo semarangpelecehan seksualpria begitaruin walisongo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TERDAKWA BERLARI--AKBP Basuki, terdakwa kasus tewasnya dosen Untag berlari sambil ketawa usia sidang tuntutan, Jumat (8/5/2026). (bae) Kelakuan Gokil AKBP Basuki: Lari Sambil Ketawa setelah ‘Hanya’ Dintuntut 5 Tahun Penjara
Next Article MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist)

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Korban Jambret Halmahera Dijenguk Wali Kota

April 11, 2026
Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)
Fokus

Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur

April 15, 2026
Nasional

Timur Tengah Lagi Panas, DPR: Haji 2026 Aman Nggak Nih?

Maret 13, 2026
Ekonomi

Investor Australia Siapkan Investasi 350 Juta Dollar AS di Batang

Agustus 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?