Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah

R. Izra
Last updated: Mei 9, 2026 10:42 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.
MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Dompet devisa Indonesia lagi sedikit “terkuras”. Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa RI turun US$ 2 miliar pada April 2026.

Kalau bulan sebelumnya masih di angka sekitar US$ 148,2 miliar, sekarang tersisa US$ 146,2 miliar.

Turunnya cadangan devisa ini nggak datang tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang bikin “amunisi” negara di pasar valuta asing ikut kepakai.

Bacaaja: Cerita Debitur Siluman Korupsi BPR Artha Jepara: Namanya Dipinjam, Dapat Fee Puluhan Juta Rupiah
Bacaaja: Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ekonom: Banyak Pemodal Kabur

Salah satunya: stabilisasi nilai tukar rupiah. Yup, pelemahan rupiah belakangan ini bikin BI harus turun tangan lebih aktif buat menjaga kurs agar nggak makin goyang di tengah ketidakpastian pasar global.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, bilang langkah itu memang dilakukan untuk mengantisipasi kondisi pasar keuangan dunia yang lagi nggak stabil.

Selain buat jaga rupiah, cadangan devisa juga dipakai untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Di sisi lain, ada pemasukan dari pajak, jasa, dan penerbitan global bond pemerintah yang ikut menopang posisi devisa saat ini.

Meski turun, BI memastikan kondisi cadangan devisa Indonesia masih aman.

Bahkan, jumlahnya disebut cukup untuk membiayai 5,8 bulan impor, atau 5,6 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Angka itu masih jauh di atas standar internasional yang biasanya cuma sekitar tiga bulan impor.

Klaim masih dipercaya investor

BI juga bilang kondisi sektor eksternal Indonesia sejauh ini masih cukup kuat.

Alasannya, aliran modal asing masih masuk dan investor dinilai masih punya sentimen positif terhadap ekonomi Indonesia.

Selain itu, imbal hasil investasi di dalam negeri juga dianggap tetap menarik.

Ke depan, BI mengaku bakal terus kerja bareng pemerintah buat menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah tekanan global yang belum benar-benar reda.

Singkatnya: cadangan devisa memang turun, rupiah masih kena tekanan, tapi BI bilang situasinya masih terkendali.

Walau begitu, pasar tetap bakal ngelihatin satu hal penting: rupiah habis ini kuat lagi, atau malah lanjut ngos-ngosan. (*)

You Might Also Like

Uang Investor Betah di Jateng: Sekali Masuk, Rp 88,5 T Langsung Parkir

Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

DPR Soroti Lambatnya Pembangunan Pembangkit EBT

Semarang Zoo Bidik 60 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran

TAGGED:cadangan devisaheadlinenilai tukar rupiahpelemahan rupiahrupiah melemah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article JAMIN KEAMANAN KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajarah, Wakil Rektor I, Imam Yahya, dan Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, menggelar jumpa pers, Jum'at (8/5/2026). Mereka memastikan keamanan korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen. (dul) Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan
Next Article KOLASE FOTO DUA TOKOH NU -- Kiri ke kanan: Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Titip Salam ke Saiful: “Assalamualaikum, Salam Buat Gus Ipul Ya”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi perbincangan sehari-hari dengan dialek khas Semarangan.

Lima Umpatan Khas Wong Semarang, Mana Paling Populer?

Kemenkum Jateng Audit Notaris di Tegal dan Brebes

Ilustrasi pengangguran yang sedang mencari pekerjaan.

BPS: Kerja 1 Jam per Minggu Bukan Kategori Pengangguran

Bisnis Depo Peti Kemas Tanjung Emas Makin Gemuk, KPPU Cium Dominasi Tiga Pemain Besar

SAMBUTAN WISUDA: Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. dr. Suparjo, M.P. memberi sambutan dalam Wisuda ke-94 di MAJT, Rabu (4/11/2026). (bae)

Prodi Baru Untag Semarang: Pendidikan Arsitektur hingga Doktor Ilmu Manajemen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino dalam Rapat Dengar Pendapat dengan para Direktur Jenderal Kementerian Keuangan di Gedung DPR Senayan Jakarta, Kamis (11/9/2025)
Ekonomi

Tantangan Besar Target Pajak Rp2.358 Triliun di 2026: DPR Soroti Strategi dan Risiko Industri Rokok

September 11, 2025
DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)
Info

Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota

Juli 10, 2026
Plesir

Sambut IVCA 2026, Bule-Bule Gowes di Prambanan

Mei 22, 2026
Unik

Kamu Salah! Gak Semua Negara Rayain Tahun Baru pada 1 Januari

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?