Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kamu Salah! Gak Semua Negara Rayain Tahun Baru pada 1 Januari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kamu Salah! Gak Semua Negara Rayain Tahun Baru pada 1 Januari

R. Izra
Last updated: Januari 1, 2026 5:26 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
ilustrasi perayaan tahun baru masehi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kamu 1 Januari adalah Tahun Baru untuk semua umat manusia? Kamu salah. Gak semua negara negerayain tahun baru pada 1 Januari lho.

Kalender Gregorian—yang jadi standar internasional—memang dipakai hampir di semua urusan global, mulai dari pemerintahan sampai ekonomi.

Tapi ternyata, nggak semua negara setuju kalau 1 Januari itu “hari ganti tahun”. Banyak negara masih setia sama kalender tradisionalnya sendiri.

Bacaaja: Tahun Baru Masehi, Dari Kalender Romawi ke Pesta Dunia
Bacaaja: Cara Unik Sambut Tahun Baru, Tiap Negara Punya Gaya

Alhasil, Tahun Baru mereka jatuh di tanggal yang beda-beda.

Ini dia negara-negara yang nggak merayakan Tahun Baru pada 1 Januari

1. China

Di China, Tahun Baru yang paling besar justru Imlek alias Festival Musim Semi. Tanggalnya mengikuti kalender lunar, biasanya antara akhir Januari sampai Februari.

Perayaannya nggak main-main: reuni keluarga, bagi-bagi amplop merah, barongsai, sampai kembang api. Festival ini berlangsung 15 hari dan ditutup dengan Festival Lampion. Panjang dan penuh vibes kebersamaan.

2. Vietnam

Vietnam punya Tết, yang waktunya barengan dengan Imlek. Ini adalah hari raya paling penting di sana.

Orang-orang membersihkan rumah, menghormati leluhur, dan masak makanan khas seperti bánh chưng. Intinya: buang sial, sambut hoki.

3. India

India itu super beragam, jadi Tahun Barunya juga nggak satu tanggal.

Beberapa contohnya:

  • Ugadi (Maret–April) di Andhra Pradesh, Telangana, dan Karnataka
  • Vaisakhi (April) untuk umat Sikh dan warga Punjab
  • Chaitra Navaratri, yang dianggap Tahun Baru Hindu di banyak wilayah

Semuanya disesuaikan dengan kalender tradisional dan siklus alam.

4. Iran

Iran merayakan Nowruz, Tahun Baru Persia yang usianya sudah lebih dari 3.000 tahun.

Nowruz jatuh saat ekuinoks musim semi dan dirayakan dengan tradisi khas seperti haft-seen (meja simbolis tujuh benda) dan bersih-bersih rumah. Nggak cuma di Iran, perayaan ini juga hidup di Asia Tengah dan Timur Tengah.

5. Sri Lanka

Sri Lanka punya Tahun Baru Sinhala dan Tamil, yang menandai perpindahan matahari dari Pisces ke Aries.

Momentum ini identik dengan akhir musim panen. Ada permainan tradisional, makanan manis, dan ritual budaya yang melambangkan awal baru dan kemakmuran.

6. Thailand

Kalau dengar Songkran, pasti langsung kebayang perang air. Yup, ini Tahun Baru Thailand.

Songkran dirayakan sekitar April dan punya makna pembersihan diri serta pembaruan. Selain main air, masyarakat juga ke kuil, membersihkan patung Buddha, dan kumpul keluarga.

7. Nepal

Nepal pakai kalender Bikram Sambat, yang hitungannya sekitar 57 tahun lebih maju dari kalender Gregorian.

Tahun Barunya dirayakan dengan parade budaya, pesta rakyat, dan acara besar di Kathmandu serta Bhaktapur.

8. Negara-negara Islam

Banyak negara Islam seperti Arab Saudi dan Pakistan merayakan Tahun Baru Hijriah, yang jatuh pada 1 Muharram.

Nuansanya lebih ke refleksi dan doa, bukan pesta besar-besaran. Lebih tenang, lebih spiritual.

9. Ethiopia

Ethiopia punya kalender sendiri yang selisihnya 7–8 tahun dari kalender Masehi.

Tahun Baru mereka disebut Enkutatash, dirayakan setelah musim hujan dengan kebaktian gereja, musik tradisional, dan perayaan keluarga.

Jadi, Tahun Baru itu nggak cuma 1 Januari. Beda budaya, beda kalender, beda cara merayakan waktu. Yang satu pesta kembang api, yang lain doa dan refleksi, ada juga yang siram-siraman air.

Intinya: Tahun Baru bukan soal tanggal, tapi soal makna mulai ulang. (*)

You Might Also Like

Semarang Zoo Carikan Jodoh Orang Utan

Pemprov Beri Apresiasi Kru Trans Jateng

Ada Masalah Apa dengan Putusan Kasus Agnez Mo?

Buku ‘Catatan dari Wadas; Penyelesaian Sengketa Agraria Bendungan Bener’, Merekam Konflik Pemerintah vs Rakyat

Keris Bukan Cuma Mistis: Kemenbud Dorong Edukasi Biar Nggak Salah Kaprah

TAGGED:1 januariheadlinekalender gregoriannegara punya tahun baru sendiritahun baru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi rumah dibongkar paksa. Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa
Next Article Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Atlet Indonesia Paling Ngebut di 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Pengamat: Luthfi Nggak Perlu Masuk Gorong-Gorong, Cukup Perkuat Komunikasi

Februari 24, 2026
Bupati Pati Sudewo dilempari massa saat menemui massa aksi.
Politik

DPRD Setuju Gulirkan Hak Angket dan Bentuk Pansus, Proses Pemakzulan Bupati Pati Dimulai

Agustus 13, 2025
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (kiri) dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Drama PBNU Berakhir, Islah di Lirboyo Sepakati Gelar Muktamar ke-35

Desember 25, 2025
Daerah

85 Persen Warga Semarang Sudah Pegang JKN

Januari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kamu Salah! Gak Semua Negara Rayain Tahun Baru pada 1 Januari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?