Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gus Ipul Siapkan Sanksi untuk ASN yang Main Judol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gus Ipul Siapkan Sanksi untuk ASN yang Main Judol

Nugroho P.
Last updated: September 7, 2026 6:22 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Urusan judi online (judol) di lingkungan Kementerian Sosial mulai masuk tahap serius. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan pegawai yang nantinya terbukti ikut bermain tidak akan dibiarkan begitu saja.

Contents
1.900 Pegawai Masih DicekSanksinya Bisa Sampai BeratIni Sebaran Pegawai yang TerindikasiIntegritas Jangan Cuma Jadi Slogan

Sanksinya pun bukan sekadar teguran. ASN yang terbukti terlibat bakal dikenai hukuman secara berjenjang, mulai dari disiplin ringan, sedang, sampai kategori berat sesuai aturan yang berlaku.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat apel pembinaan pegawai di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (7/9/2026). Ia meminta seluruh jajaran tidak coba-coba mendekati aktivitas judol karena dampaknya bisa merembet ke keluarga hingga mengganggu pekerjaan.

“Saya ingin memberikan perhatian serius terhadap munculnya indikasi keterlibatan pegawai dalam judi online. Saya minta seluruh jajaran menjauhi praktik ini, jangan sekali-kali mencoba apalagi sampai terjerat,” kata Gus Ipul.

1.900 Pegawai Masih Dicek

Kemensos sebelumnya menerima data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait sekitar 1.900 pegawai yang terindikasi melakukan aktivitas judol.

Inspektorat Jenderal Kemensos kemudian melakukan penelusuran dan klarifikasi. Gus Ipul mengatakan, sebagian pegawai sudah dimintai keterangan dan lebih dari 70 persen di antaranya mengakui pernah terlibat dengan kategori yang berbeda-beda.

Ada yang disebut sudah kecanduan dan menjadikannya kebiasaan. Namun, ada pula yang mengaku hanya iseng, bahkan terdapat kasus ketika perangkat milik pegawai digunakan anggota keluarganya untuk aktivitas tersebut.

Karena itu, Gus Ipul menegaskan seluruh informasi masih diperiksa satu per satu. Proses klarifikasi ditargetkan rampung pada September ini.

Sanksinya Bisa Sampai Berat

Setelah proses pemeriksaan selesai, pegawai yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggarannya.

Untuk hukuman disiplin ringan, sanksinya bisa berupa teguran lisan, teguran tertulis, atau pernyataan ketidakpuasan secara tertulis.

Sementara pelanggaran yang masuk kategori sedang dapat berujung pada penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, hingga penurunan pangkat satu tingkat selama satu tahun.

Adapun untuk pelanggaran disiplin berat, konsekuensinya jauh lebih serius. Hukuman dapat berupa penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, sampai pemberhentian sebagai PNS sesuai ketentuan yang berlaku.

Gus Ipul menilai keterlibatan ASN dalam judol cukup memprihatinkan. Menurutnya, pegawai Kemensos seharusnya bisa menjadi contoh dalam menjaga integritas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Ini Sebaran Pegawai yang Terindikasi

Dari sekitar 1.900 pegawai yang masuk data indikasi PPATK, sebanyak 124 orang berada di Sekretariat Jenderal. Kemudian 191 orang berada di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, 179 orang di Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, dan tiga orang di Inspektorat Jenderal.

Sementara sisanya berada di Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial. Untuk kelompok ini, proses klarifikasi masih berjalan karena banyak pegawai berada di daerah.

Gus Ipul menyebut sebagian besar pegawai di lingkungan tersebut merupakan P3K dan pendamping sosial. Karena lokasinya tersebar, proses pemeriksaan membutuhkan koordinasi lebih lanjut.

Integritas Jangan Cuma Jadi Slogan

Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono kembali mengingatkan jajaran Kemensos agar menjaga integritas, baik saat menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga meminta para pimpinan unit kerja lebih aktif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai.

Menurut Gus Ipul, ASN Kemensos membawa amanah untuk mengelola program negara yang menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, integritas tidak cukup hanya diucapkan dalam apel, tetapi harus benar-benar terlihat dalam pekerjaan dan penggunaan kewenangan.

“Integritas tidak boleh hanya menjadi slogan, integritas harus terlihat dalam cara kita bekerja, menggunakan kewenangan, mengelola anggaran maupun dalam kehidupan sehari-hari kita,” tegasnya. (*)

You Might Also Like

Silahturahmi ke Senior, Agustina: Pembangunan Nggak Boleh “Putus Nyambung”

850 Anak dari Keluarga Miskin di Jateng Mulai Tempuh Pendidikan Berasrama

Jelang Demo Besar, Ahok Bicara Soal Keadilan

Operasi Ketupat 2026 Sasar Lima Titik Rawan

Ngasuh Anak Zaman Now Ala Bunda PAUD Jateng

TAGGED:gus ipuljudolkemensosmensos
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SIDANG KORUPSI--Bupati Pati, Sudewo, memberi keterangan dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (7/9/2026). (bae) Jaksa KPK Kulik Biaya Nyaleg, Sudewo: Tanya ke Rumput yang Bergoyang
Next Article RUU Perampasan Aset Dianggap Leled, DPR Angkat Bicara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Abu Vulkanik Bikin MBG Jabar Ikut Jeda

RUU Perampasan Aset Dianggap Leled, DPR Angkat Bicara

Gus Ipul Siapkan Sanksi untuk ASN yang Main Judol

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati, Sudewo, memberi keterangan dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (7/9/2026). (bae)

Jaksa KPK Kulik Biaya Nyaleg, Sudewo: Tanya ke Rumput yang Bergoyang

SIAP SAMBUT WISATAWAN - Petugas keamanan berdiri di pintu masuk wisata Taman lele semarang, Senin (7/9/2026). Taman Lele siap menyambut keramaian tamu MTQ Nasional yang digelar di Semarang. (dul)

Taman Lele Siap Sambut Keramaian Tamu MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Puasa Nggak Cuma Nahan Lapar, Ini Triknya Biar Sehat

Maret 2, 2026
Hukum

Susu Diduga Bermasalah, Kasus MBG Blora Diusut

Juli 21, 2026
Politik

AHY Tegaskan: Ponpes Tanpa Izin Bangunan Bakal Ditindak, Ini Alasannya

Oktober 6, 2025
Info

Mohammad Saleh Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Ipul Siapkan Sanksi untuk ASN yang Main Judol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?