Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara

Kalau tanah aja bisa pindah, masa nasib warga harus stuck? Selama dua bulan terakhir, Warga Kampung Sekip, Jangli, Semarang nunggu kejelasan relokasi, namun hingga saat ini pemerintah baru mulai gerak di level “koordinasi dulu ya”.

T. Budianto
Last updated: April 10, 2026 5:00 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberikan keterangan didampingi Sekda Provinsi Jateng, Sumarno, Jumat (10/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi akhirnya angkat suara soal nasib warga terdampak tanah gerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Tembalang. Katanya sih, hunian sementara (huntara) bakal segera dibangun. Tapi, seperti biasa, ada satu kata kunci: koordinasi.

Gubernur bilang, pembangunan huntara masih harus dibicarakan bareng Pangdam karena lahan yang ditempati warga ternyata milik Kodam IV/Diponegoro. Jadi, sebelum bangun-bangun, harus “izin dulu ke yang punya tanah”.

Baca juga: Warga Jangli Nunggu Kepastian Relokasi

“Untuk Jangli saya koordinasi dengan Pangdam, karena itu tanahnya Kodam,” ujarnya di Gedung Pemprov Jateng, Jumat (10/4/2026). Di sisi lain, warga yang sekarang masih bertahan di pengungsian sekitar Kampung Sekip cuma dikasih batas waktu sampai 16 April.

Setelah itu? Katanya pasti ada relokasi. “Harus, tempatnya kan juga kayak gitu,” kata Luthfi singkat. Soal target pembangunan huntara? Belum ada. Soal dana? Masih dibahas. Intinya: semua masih dalam tahap “ngobrol dulu”.

Luthfi juga menjelaskan, skemanya bakal bertahap, mulai dari huntara dulu, baru lanjut ke hunian tetap (huntap). Tapi untuk huntap, masalahnya lebih ribet karena harus jelas status tanah, lengkap dengan sertifikat by name by address.

Harus Dicek

Kalau soal lokasi huntap nanti, pemerintah juga nggak mau asal pilih. Harus dicek dulu sama Dinas ESDM, apakah tanahnya aman atau malah berpotensi geser lagi. “Kalau nggak bisa, kita carikan tempat lain,” tambahnya.

Diketahui, bencana tanah gerak ini sudah terjadi sejak awal Februari lalu. Belasan rumah di wilayah RT 07/RW 1 rusak dan sekitar 65 jiwa (25 KK) terpaksa mengungsi di tenda darurat yang disiapkan BPBD.

Baca juga: Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan

Masalahnya, sampai sekarang warga masih digantung. Pulang ke rumah dilarang karena berbahaya, tapi pindah ke tempat baru juga belum jelas kapan.

Di Kampung Sekip, tanah sudah lebih dulu bergerak. Sayangnya, kepastian nasib warganya masih jalan di tempat, nunggu rapat, nunggu koordinasi, nunggu… entah sampai kapan. (tebe)

You Might Also Like

Mahesa Jenar Berburu Samba

UMK Semarang Nggak Bisa Seenaknya, Semua Harus Ikut Aturan Pusat

Book Fair Perpusda Jateng Diserbu Mahasiswa, Buku Murah Jadi Rebutan

Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol

Saat Tubuh Berbalik Arah, Autoimun Makin Dekat

TAGGED:janglikodam IVpemkot semarangpemprov jatengtanah gerak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus
Next Article Banyak BPJS Kesehatan “Nggak Aktif”, Pemprov Gaspol Pembenahan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya.

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)

Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota

Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob.

Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob

Laut Menghidupi, Digital Menguatkan

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Tangkap 5 Orang saat OTT Bupati Sukoharjo, Siapa 4 Orang Lainnya?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Cik Mel beranjak usai bacakan pledoi di pengadilan. (bae)
Hukum

Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Cik Mel: Kenapa Lebih Berat dari Pegawai BNI?

Oktober 22, 2025
Daerah

LRT Bakal Hadir di Semarang, Wali Kota: Biar Kayak di Drakor!

Agustus 16, 2025
Ekonomi

Upah Naik, Buruh dan Pengusaha Jateng Sama-sama Kecewa

Desember 27, 2025
Daerah

Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air

November 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?