Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan

Rumah boleh berdiri puluhan tahun, tapi kalau tanahnya mulai “jalan sendiri”, keselamatan jadi prioritas. Di Kampung Sekip, Jangli, Semarang, warga diminta stop dulu bolak-balik ke rumah. Wakil Presiden dan Gubernur turun langsung, relokasi pun mulai digas.

T. Budianto
Last updated: Februari 16, 2026 5:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DIALOG WARGA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mendampingi Wapres, Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan warga Jangli yang terdampak bencana tanah gerak, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi tanah gerak di Kampung Sekip RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (14/2/2026).

Dalam dialog dengan warga terdampak, keduanya kompak menyampaikan satu pesan penting: jangan dulu kembali ke rumah. Ahmad Luthfi menegaskan, Pemprov Jateng sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Semarang, camat, dan lurah setempat untuk menyiapkan relokasi sementara bagi warga terdampak.

Baca juga: Seram! Permukiman di Gunungpati Ini Berdiri di Tanah Labil, Banyak Rumah Mulai Retak

“Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini mboten usah tinggal wonten omah sing lemahe gerak. Lebih baik menyelamatkan diri dan keluarga dulu,” ujarnya di hadapan warga.

Biaya relokasi, lanjut Luthfi, bakal ditanggung bersama oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. Bahkan, Kementerian Pekerjaan Umum juga sudah dikerahkan untuk membantu penanganan. “Sedaya ngopeni njenengan. Hari ini Wapres turun langsung untuk memastikan tidak terjadi apa-apa,” tambahnya.

Harga Mati

Senada, Gibran menegaskan bahwa keselamatan warga adalah harga mati. Ia mengingatkan kondisi tanah gerak sulit diprediksi, tidak ada yang tahu sejauh mana pergerakannya.

“Keselamatan nomor satu. Hati-hati, di sini banyak anak-anak dan lansia. Jangan bolak-balik ke rumah. Kondisi seperti ini sangat berbahaya. Yang penting tidak ada korban,” tegasnya.

Saat ini, sekitar 66 jiwa mengungsi di enam tenda darurat yang berjarak 100-200 meter dari lokasi terdampak. Logistik dan fasilitas dasar seperti kamar mandi sudah disiapkan.

Baca juga: Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Lurah Jangli, Maria Tresia Takandare menyebut, pihaknya sedang mencarikan lahan relokasi sementara. Bahkan ada warga yang meminjamkan tanahnya untuk hunian sementara selama kurang lebih dua bulan, sambil menunggu solusi hunian tetap.

Di sisi lain, warga seperti Subiyanti (44) berharap kunjungan ini benar-benar membawa solusi konkret. Sebab sebagian besar warga sudah tinggal di kampung itu selama puluhan tahun. “Mudah-mudahan ada solusi cepat. Tadi diminta tetap di pengungsian karena memang nggak memungkinkan balik ke rumah,” katanya.

Tanah boleh bergerak, tapi keputusan harus tetap tegas. Karena dalam situasi seperti ini, yang paling penting bukan mempertahankan bangunan, melainkan memastikan semua orang tetap bisa pulang dengan selamat, ke tempat yang lebih aman. (tebe)

You Might Also Like

Pemprov Siagakan Mobil Speling di Sirampog

BERITA DUKA: Wapres ke-6 Try Sutrisno Meninggal Dunia

7 Poin Manifesto Muktamar Petani Nahdliyin di Semarang, akan Dibawa ke Muktamar NU di Jombang

Keris Bukan Cuma Mistis: Kemenbud Dorong Edukasi Biar Nggak Salah Kaprah

Dulu Kayak Jalur Offroad, Sekarang Mulus: Warga Sragen Kini Bisa Bernapas Lega

TAGGED:bnpbgunungpatijanglipemkot semarangpemprov jatengtanah gerak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gotong Royong Urus Rumah, Jateng Luncurkan “Ngopeni Omah”
Next Article Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Peluncuran SPIL research center di Kampus Soegijapranata Catholic University (SCU), Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (25/7/2025).
Pendidikan

SCU Luncurkan SPIL Research Center: Model Ristek dan Pembelajaran Berbasis Industri

Juli 25, 2025
Info

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

Juni 15, 2026
Sepak Bola

WCP Puas Hasil Laga Uji Coba, PSIS Tekuk Persik Kediri 1-0

Agustus 4, 2026
Sepak Bola

Kalah Kelas, Tim Garuda Tumbang 0-6 di Osaka

Juni 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?