Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

Tidak sedikit yang menjadikan malam pergantian tahun Hijriyah sebagai waktu untuk memperbanyak doa, istighfar, serta memohon keberkahan kepada Allah SWT.

Nugroho P.
Last updated: Juni 15, 2026 8:57 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Berdoa di bulan Muharram
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pergantian tahun dalam kalender Hijriyah tinggal menghitung waktu. Bagi umat Islam, datangnya 1 Muharram 1448 H bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menata ulang niat, memperbaiki diri, dan memulai langkah baru dengan harapan yang lebih baik.

Momen tersebut kerap dimanfaatkan banyak Muslim untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Tidak sedikit yang menjadikan malam pergantian tahun Hijriyah sebagai waktu untuk memperbanyak doa, istighfar, serta memohon keberkahan kepada Allah SWT.

Di tengah tradisi itu, dikenal dua amalan yang cukup populer, yakni doa akhir tahun dan awal tahun yang biasa dibaca menjelang dan sesudah masuknya 1 Muharram.

Doa akhir tahun umumnya dipanjatkan sebagai bentuk permohonan ampun atas kesalahan dan kekhilafan yang mungkin terjadi selama satu tahun yang telah berlalu.

Sementara doa awal tahun dibaca sebagai harapan agar Allah memberikan perlindungan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalani tahun yang baru.

Tradisi membaca kedua doa tersebut sudah lama dikenal di kalangan masyarakat Muslim di berbagai daerah.

Meski demikian, inti dari amalan ini bukan sekadar membaca rangkaian kalimat doa, melainkan menghadirkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Muharram sendiri memiliki posisi istimewa dalam Islam. Bulan ini menjadi pembuka tahun Hijriyah sekaligus termasuk dalam empat bulan yang dimuliakan Allah.

Karena kemuliaannya, banyak ulama menganjurkan umat Islam memperbanyak amal saleh ketika memasuki bulan Muharram.

Momentum tahun baru juga sering dijadikan waktu untuk memperbarui komitmen dalam beribadah.

Ada yang mulai membiasakan sholat tepat waktu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, meningkatkan sedekah, hingga memperbaiki hubungan dengan keluarga dan sesama.

Semangat tersebut sejalan dengan makna hijrah yang menjadi dasar penanggalan Islam.

Hijrah tidak selalu dimaknai sebagai perpindahan tempat. Dalam kehidupan sehari-hari, hijrah juga bisa berarti meninggalkan kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik.

Karena itu, malam pergantian tahun Hijriyah sering dipandang sebagai titik awal untuk melakukan perubahan positif.

Berdasarkan kalender Hijriyah yang diterbitkan pemerintah, awal Muharram tahun ini diperkirakan bertepatan dengan 16 Juni 2026.

Penetapan tersebut juga selaras dengan hasil perhitungan hisab yang menunjukkan hilal Muharram telah berada di atas ufuk saat matahari terbenam pada 15 Juni 2026.

Dengan demikian, setelah Magrib pada hari tersebut, umat Islam mulai memasuki Tahun Baru 1448 Hijriyah.

Dalam tradisi yang berkembang di masyarakat, doa akhir tahun biasanya dibaca menjelang waktu Magrib pada hari terakhir bulan Zulhijah.

Doa tersebut berisi permohonan ampun atas berbagai kesalahan yang pernah dilakukan serta harapan agar amal kebaikan diterima oleh Allah SWT.

Setelah memasuki waktu Magrib dan melaksanakan sholat, sebagian umat Islam melanjutkannya dengan membaca doa awal tahun.

Isi doa awal tahun pada dasarnya memohon perlindungan dari berbagai keburukan, godaan setan, serta memohon kekuatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Selain berdoa, banyak kalangan juga mengisi malam tahun baru Hijriyah dengan kajian keagamaan, dzikir bersama, dan pembacaan Al-Qur’an.

Aktivitas tersebut menjadi pengingat bahwa pergantian tahun dalam Islam lebih dekat dengan refleksi spiritual dibanding perayaan yang bersifat seremonial.

Di berbagai daerah, suasana menyambut Muharram juga kerap dipadukan dengan tradisi lokal yang tetap mengedepankan nilai-nilai keagamaan.

Meski bentuk kegiatannya beragam, pesan yang dibawa tetap sama, yakni memperbanyak rasa syukur dan memperbaiki kualitas diri.

Pergantian tahun Hijriyah pada akhirnya menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan dan setiap manusia diberi kesempatan untuk memperbaiki perjalanan hidupnya.

Saat Muharram datang dan lembaran baru terbuka, doa akhir tahun dan awal tahun menjadi salah satu ikhtiar spiritual yang banyak diamalkan umat Islam untuk menyambut tahun baru dengan harapan, kebaikan, dan keberkahan dari Allah SWT. (*)

You Might Also Like

Pemprov Serahkan 36 Hunian Tetap untuk Warga Banjarnegara

Aksi Damai MPBI di Tugu Jogja: Indonesia Damai, Pekerja Buruh Sejahtera

Pilkada lewat DPRD Disukai Parpol, Lobi Elite Lebih Gampang

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Rumah Rehabilitasi PGOT di Banyumas Diresmikan

TAGGED:berdoadoadoa awal tahunmuharram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul) Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat
Next Article Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)

Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat

Libur Sekolah Jadi Momen Beberes, MBG Rehat Sementara Dulu

AKSI MEMANAS - Mahasiswa perserta aksi massa membakar ban di depan kantor Gubernur Jateng (Gubernuran), di Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (15/6/2026). Aksi sempat memanas, hingga sejumlah mahasiswa mengaku dikejar aparat berpakaian preman. (dul)

Demo di Semarang Memanas! Ban Dibakar hingga Mahasiswa Dikejar Aparat Berpakaian Sipil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

H+1 Lebaran, Arus Lalin ke Timur Masih Padat

Maret 23, 2026
Ilustrasi perampokan, pelaku bersenjata tajam. (grafis/wahyu)
Hukum

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

Januari 30, 2026
Info

Rangkaian Hari Jadi Kota Semarang Resmi Diluncurkan

April 14, 2026
Pendidikan

SMP Muhammadiyah 1 Gombong Kedatangan WNA, Siswa Langsung Heboh di Halaman Sekolah!

Oktober 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?