Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar

Datang niatnya periksa kesehatan, pulangnya hati ikut dibenerin. Program Speling di Banyumas mendadak jadi ruang aman buat pelajar yang butuh didengar, tanpa stigma, tanpa biaya, tinggal cerita.

T. Budianto
Last updated: Februari 16, 2026 5:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PROGRAM SPELING: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen meninjau pelaksanaan program speling di Banyumas, Sabtu (14/2/2026).
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS- Pemprov Jateng menyiapkan layanan psikolog dalam program dokter spesialis keliling alias Speling, yang digelar di Rumah Rakyat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Banyumas, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, buat memastikan layanan jalan mulus dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Speling sendiri merupakan program jemput bola hasil kolaborasi RSJD dr. Amino Gondohutomo dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Konsepnya simpel: dokter spesialis, termasuk psikolog datang langsung ke warga, gratis pula.

Baca juga: Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo

Gus Yasin menjelaskan, Speling adalah turunan dari amanat Asta Cita Presiden soal pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas. Bedanya, Jateng ngegas lebih jauh dengan menghadirkan dokter spesialis supaya penyakit berisiko bisa dideteksi sejak dini.

“Saya terima kasih ke rumah sakit milik Pemprov Jateng yang mau turun langsung ke masyarakat. Ini penting agar penyakit berbahaya bisa cepat ketahuan,” ujar Gus Yasin. Yang jadi sorotan khusus hari itu: layanan psikolog. Menurut Gus Yasin, tekanan mental yang dihadapi pelajar zaman sekarang nggak bisa disepelekan.

Ubah Mindset

“Mindset-nya harus diubah. Datang ke psikolog itu bukan berarti ada gangguan jiwa, tapi sedang cari solusi. Kita nggak ingin ada masalah kejiwaan yang berujung pada bunuh diri atau kekerasan,” tegasnya.

Respons pelajar pun kelihatan nyata. Salah satunya Seli Mei Saputri (16), siswi SMA Negeri 2 Purwokerto, yang datang bareng rombongan sekolah. “Tadi ngobrol sama psikolog, rasanya lega banget. Disaranin buat lebih positif dan pakai manifesting yang baik,” kata Seli sambil tersenyum. Ia mengaku senang karena layanan ini gratis dan mudah diakses.

Baca juga: Pemprov Terjunkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana

Cerita serupa datang dari Feni Anindya (17). Ia memanfaatkan sesi konsultasi untuk membahas kebingungan soal masa depan dan pilihan jurusan kuliah. “Awalnya bingung banget mau ke mana. Tapi setelah ngobrol tadi, alhamdulillah sekarang sudah ada gambaran. Ini pengalaman pertama dan semoga bisa ada lagi,” ujarnya.

Kalau curhat ke teman kadang cuma dibales “sabar ya”, Speling datang bawa solusi versi profesional. Gratis, didengar, dan pulang tanpa beban, ternyata sehat mental itu bisa dijemput, nggak cuma dipendam. (tebe)

You Might Also Like

Kapal Keruk Buat Bencana Kena Bea Cukai Rp30 M, Purbaya: Gak Masuk Akal!

Trans Jateng Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Jupiter Ringsek di Kolong Bus, 1 Orang Tewas

Ketua DPRD Jateng Ungkap PR Besar Demokrasi Indonesia: Bukan Sekadar soal Pemilu

Sekali Jalan Rp200 Ribu, Risiko Seumur Hidup Bui

Miris Banget! Pelaku Pelecehan Anak Kebanyakan Orang Dekat Korban

TAGGED:dinkes jatengheadlinepemprov jatengspeling
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan
Next Article Imlek di Sam Poo Kong Bikin Semarang Makin Ramai

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

Kenapa Bayi Tersenyum Saat Tidur? Ini Kata Dokter

Anak Ketahuan Bohong? Jangan Langsung Dimarahi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)
Info

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

Agustus 7, 2026
Buruh peserta aksi May Day turut melarisi dagangan pedagang kaki lima di lokasi aksi, Jl Pahlawan, Kota Semarang, Jum'at (1/5/2026). (dul)
Info

Cerita Pedagang Kecil Raup Cuan di Sela Aksi May Day: Saling Support

Mei 1, 2026
Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
Info

Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama

Februari 8, 2026
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Nasib Polisi SPN Polda Jateng Intip dan Rekam Polwan Mandi, Langsung Dipergoki Korban

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?