Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Piala Dunia Seru, Jam Tidur Anak Jangan Tumbang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Piala Dunia Seru, Jam Tidur Anak Jangan Tumbang

Nugroho P.
Last updated: Juli 16, 2026 8:48 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Anak-anak nonton piala dunia harus diatur jam tidurnya.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Demam Piala Dunia 2026 memang bikin banyak keluarga rela begadang demi menyaksikan pertandingan tim favorit. Tak sedikit orangtua juga mengajak anak ikut menonton hingga larut malam. Namun, dokter mengingatkan kebiasaan ini sebaiknya tidak sering dilakukan.

Menurut dokter spesialis anak, tidur memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak. Saat tubuh beristirahat, otak tetap bekerja menyusun memori, memperkuat koneksi antarsel saraf, sekaligus membantu mengatur emosi.

Dokter Spesialis Anak Konsultan, dr. Citra Raditha, menjelaskan bahwa kurang tidur bukan hanya membuat anak mengantuk keesokan harinya. Dampaknya bisa memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga daya tahan tubuh.

Jika berlangsung terus-menerus, kekurangan tidur juga berpotensi mengganggu kemampuan belajar dan proses pertumbuhan yang masih berlangsung.

Kebutuhan tidur setiap anak pun berbeda sesuai usianya. Anak prasekolah umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 10 hingga 14 jam setiap hari.

Sementara anak usia sekolah memerlukan sekitar 9 sampai 11 jam tidur. Adapun remaja dianjurkan beristirahat selama 8 hingga 10 jam setiap malam.

Bila kebutuhan itu terus berkurang karena sering begadang, anak bisa menjadi lebih mudah lelah, sulit fokus saat belajar, hingga emosinya lebih gampang berubah.

Dokter Spesialis Anak, dr. Eddy Fadlayana, mengatakan momen Piala Dunia memang bisa menjadi waktu yang menyenangkan untuk dinikmati bersama keluarga. Kebersamaan semacam ini tentu punya nilai positif.

Meski begitu, ia mengingatkan agar orangtua tetap menjaga keseimbangan. Begadang sesekali mungkin tidak langsung menimbulkan masalah, tetapi jangan sampai mengubah pola tidur anak dalam jangka panjang.

Ritme tidur yang teratur membantu tubuh anak mengenali kapan harus beristirahat dan kapan harus beraktivitas. Pola ini penting untuk menjaga kesehatan fisik maupun perkembangan otaknya.

Karena itu, orangtua sebaiknya memilih pertandingan yang memang layak ditonton bersama anak. Jika jadwal pertandingan terlalu larut, lebih baik anak tetap tidur dan menyaksikan cuplikan pertandingan keesokan harinya.

Selain memperhatikan jam tidur, orangtua juga dianjurkan rutin memantau tumbuh kembang anak. Dengan begitu, jika muncul gangguan kesehatan atau perkembangan, penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Piala Dunia memang hanya datang empat tahun sekali. Namun, menjaga kualitas tidur anak tetap menjadi “kemenangan” yang jauh lebih penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang mereka di masa depan. (*)

You Might Also Like

Tips Mudik Pakai Mobil Listrik, Gaspol Tanpa Drama

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

Makan Sehat Masih Jadi Barang Mewah

Surah Al-Waqiah, Amalan Penguat Hati dan Rezeki

Remaja SMP Sudah Pakai Skincare, Ini Resikonya

TAGGED:jam tidurPiala Dunia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puluhan SMP Negeri di Magetan Sepi Peminat, Saatnya Berbenah
Next Article Gusi Berdarah Bisa Jadi Alarm Masalah Ginjal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Bayi Kejang Bikin Panik, Ini Cara Cepat Orangtua Bantu

Mei 5, 2026
Tips

Lagi Ngetren Makanan Kukus, Sehat Beneran atau Cuma FOMO?

Januari 12, 2026
Tips

Naik Pesawat? Jangan Asal Bawa Power Bank

Agustus 2, 2026
Info

Pemprov Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026

Februari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Piala Dunia Seru, Jam Tidur Anak Jangan Tumbang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?