Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bocoran Juara Olimpiade, Jangan Takut Soal Susah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Bocoran Juara Olimpiade, Jangan Takut Soal Susah

Nugroho P.
Last updated: Juli 21, 2026 6:00 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi medali olimpiade. ist
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Bisa tampil membawa nama Indonesia di ajang olimpiade akademik internasional tentu jadi mimpi banyak pelajar. Tapi jalan menuju panggung dunia bukan perkara instan. Dibutuhkan latihan yang konsisten, mental kuat, dan kemauan untuk terus belajar.

Langkah pertama yang harus dilalui adalah mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN). Seleksinya berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten atau kota, provinsi, hingga nasional.

Dari OSN tingkat nasional, para peraih medali akan mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas). Nantinya, peserta dengan hasil terbaik dipilih menjadi wakil Indonesia di berbagai olimpiade akademik internasional sesuai bidang masing-masing.

Salah satu siswa yang sudah merasakan pengalaman itu adalah Nathan Allan dari SMA Kolese Kanisius Jakarta. Ia dua kali dipercaya menjadi delegasi Indonesia dalam International Olympiad in Informatics (IOI) pada 2025 dan 2026.

Menurut Nathan, resep utamanya bukan belajar sampai kelelahan, melainkan menjaga ritme latihan agar tetap konsisten setiap hari.

Ia mengaku lebih suka belajar sedikit demi sedikit dibanding memaksakan diri berjam-jam dalam satu waktu. Saat memiliki waktu luang, ia biasanya menyelesaikan satu atau dua soal selama sekitar 30 menit hingga satu jam.

Nathan juga punya cara pandang yang berbeda soal belajar. Baginya, mengerjakan soal olimpiade bukan kewajiban yang membebani, tetapi sudah menjadi hobi yang menyenangkan.

Semakin mendekati kompetisi, ia memperbanyak latihan menggunakan berbagai bank soal, termasuk dari platform Codeforces dan materi yang diperoleh selama Pelatnas maupun pembinaan dari Pusat Prestasi Nasional.

Sementara itu, siswa SMAS Kharisma Bangsa, Muhammad Zhafif, membagikan strategi lain yang tak kalah menarik. Menurutnya, jangan pernah menghindari soal yang sulit.

Justru, kata Zhafif, semakin sering berhadapan dengan soal rumit, kemampuan berpikir akan semakin terasah dan mental saat bertanding ikut terbentuk.

Ia bahkan memilih mempelajari materi satu tingkat di atas kompetisi yang sedang dibidik. Dengan begitu, soal pada level yang akan diikuti terasa lebih mudah saat dikerjakan.

Zhafif mengaku pernah menghabiskan waktu belajar hingga 12 jam dalam sehari demi memperdalam materi olimpiade. Namun baginya, yang terpenting bukan sekadar durasi, melainkan memahami konsep secara mendalam.

Saat berlatih, ia juga membayangkan dua kemungkinan sekaligus. Pertama, dirinya sedang mengerjakan soal dalam suasana lomba. Kedua, ia membayangkan gagal sehingga termotivasi untuk memperbaiki kekurangan.

Menurut Zhafif, cara itu membuatnya terus terdorong meningkatkan kemampuan dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah diraih.

Kisah Nathan dan Zhafif menunjukkan bahwa prestasi di tingkat internasional bukan hanya soal bakat. Konsistensi, keberanian menaklukkan soal-soal sulit, serta semangat untuk terus berkembang menjadi modal utama menuju panggung dunia. (*)

You Might Also Like

Cuma Jepret Gigi, AI UGM Ini Langsung Kasih Diagnosis

Dari Bali Sampai Madura, Sekolah Rakyat Terus Bertambah Cepat

Tangis Siswa, Sikap PGRI, dan Klarifikasi Walikota di Balik Drama Kepala Sekolah Prabumulih

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemendikdasmen 2026 Sebesar Rp71,11 Triliun. Abdul Mu’ti: Terimakasih

Robot Rp50 Juta Bawa ITS Terbang ke Hong Kong

TAGGED:olimpiadetips juara olimpiade
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Keliru, Tiga Sekolah Ini Beda Jalur
Next Article Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

Mei 15, 2026
Pendidikan

Punya Prestasi Internasional, Eh Gak Lolos SPMB Bikin Tanda Tanya Besar

Juni 23, 2026
BELAJAR KOPERASI - Pelajar di Jateng, mulai dari setingkat SD hingga SMA akan mendapat pembelajaran koperasi, mulai tahun ajaran 2026/2027. (ist)
Pendidikan

Pelajar Setingkat SD-SMA di Jateng akan Belajar Koperasi, Mulai Ajaran Baru Tahun Ini

Mei 21, 2026
Pendidikan

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

April 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bocoran Juara Olimpiade, Jangan Takut Soal Susah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?