Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya

Solo Raya lagi tumbuh cepat. Perumahan makin padat, kawasan bisnis terus melebar, jalan baru bermunculan. Tapi di balik geliat pembangunan itu, ada alarm yang mulai bunyi pelan-pelan: sawah produktif makin tergerus. Aria Bima pun angkat suara, ngingetin kalau urbanisasi yang nggak dikendalikan bisa bikin Solo Raya kehilangan “paru-paru” sekaligus lumbung pangannya sendiri

T. Budianto
Last updated: Mei 25, 2026 11:51 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNKER KOMISI II: Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima saat kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Karanganyar, Minggu (24/5/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KARANGANYAR- Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima menyoroti persoalan sinkronisasi tata ruang di kawasan Solo Raya yang dinilai makin mengkhawatirkan.

Masifnya urbanisasi dan alih fungsi lahan di wilayah penyangga seperti Kabupaten Karanganyar disebut mulai mengancam keberadaan sawah produktif.

Menurut Aria, persoalan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sekarang nggak bisa lagi dianggap urusan teknis pertanian doang.

“Ini sudah menjadi isu strategis nasional yang mempertaruhkan ketahanan pangan dan kedaulatan negara,” kata Aria Bima saat kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Karanganyar, Minggu (24/5/2026).

Baca juga: Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya

Kunjungan tersebut dilakukan buat mengevaluasi tata kelola pertanahan, sinkronisasi tata ruang, sekaligus efektivitas perlindungan lahan pertanian di wilayah Solo Raya. Menurut Aria, posisi Karanganyar yang mepet dengan Kota Solo bikin transformasi wilayah berlangsung sangat cepat.

Sawah perlahan berubah jadi perumahan, kawasan wisata, industri, sampai bangunan komersial lain. Pertumbuhan ekonomi memang jalan, investasi juga masuk. Tapi di sisi lain, ruang agraris makin terdesak.

“Sawah produktif di wilayah penyangga seperti Karanganyar ini perlahan mulai bergeser menjadi kawasan non-pertanian,” ujarnya.  Yang bikin makin serius, Aria juga membeberkan data ketidaksinkronan tata ruang yang ditemukan di lapangan.

Sawah Lestari

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, Karanganyar punya luas Lahan Sawah Dilindungi sekitar 21 ribu hektare lebih dan lahan baku sawah mencapai lebih dari 22 ribu hektare.

Masalahnya, hasil kajian ilmiah menunjukkan sinkronisasi antara peta LSD pusat dengan RTRW Kabupaten Karanganyar baru nyambung sekitar 66 persen.

Artinya, ada ribuan hektare lahan yang status tata ruangnya belum sinkron. “Sekitar 7.237 hektare mengalami ketidaksesuaian tata ruang,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut politikus PDI Perjuangan ini, tumpang tindih data antara LSD, LP2B, RTRW, hingga RDTR daerah bisa memicu ketidakpastian hukum sampai konflik pemanfaatan lahan di masyarakat.

Baca juga: Banjir Terjang Solo, Delapan Kelurahan Terendam

Nggak cuma soal sawah hilang, Komisi II DPR RI juga mengingatkan ancaman ekologis jangka panjang kalau urban sprawl di Solo Raya terus dibiarkan. Transformasi desa produktif menjadi kawasan suburban disebut bisa merusak sistem hidrologi, menghilangkan ruang resapan air, sampai memicu banjir di masa depan.

“Kita harus membangun sinergi yang kuat antara pusat dan daerah,” tegas Aria. Seluruh hasil pengawasan dan temuan di lapangan, katanya, bakal dibawa ke Jakarta sebagai bahan evaluasi bersama kementerian terkait.

Karena kalau semua sawah berubah jadi perumahan dan semua desa berubah jadi kota, mungkin nanti anak cucu cuma kenal hamparan padi lewat wallpaper desktop dan konten nostalgia TikTok. (tebe)

You Might Also Like

Kempling Semar, Upaya Pemkot Semarang Genjot Distribusi Pangan Murah dan Transaksi Digital

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

Sambut HUT ke-479 Kota Semarang, Taman Lele Semarang Bersolek

Ribuan Pramuka Tumpah Ruah di Gunungpati, Luthfi Dorong Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin

TAGGED:alih fungsi lahanaria bimabanjir soloheadlinekomisi II DPRsolo raya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article JUARA TURNAMEN--Tim Blakutak menunjukkan sertifikat juara turnamen Free Fire Clash Squad 4v4 di Openaire Resto Semarang. (ist) Blakutak Juara! Menangkan Persaingan Sengit Turnamen FF di Openaire Semarang
Next Article Pariwisata Kota Semarang: Mau Dibawa ke Mana?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Biro BUMD dan BLUD Setda Provinsi Jawa Tengah, Agus Prasutio.

PRPP Jateng Konsisten Catatkan Kerugian, Pemprov Ungkap Faktor Ini

Mata Sembap Habis Nangis? Lima Trik Ini Bikin Fresh Lagi

Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Bupati Sukoharjo Kejar Setoran! Diduga Peras Perangkat Daerah

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Diperiksa Semalam Suntuk di Mapolresta Solo

Rambut Tetap Fresh Meski Berhijab, Ini Trik Simpel Biar Gak Apek

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkot Dorong Artefak Solo Pulang dari Belanda

Januari 27, 2026
Info

Pemekaran Brebes, DPRD Jateng Mulai Susun Peta Jalan

Juli 3, 2026
Daerah

Food Waste Tembus Rp 2,4 T, Wali Kota Luncurin “Srikandi Pangan” Biar Makanan Nggak Mubazir

Agustus 21, 2025
Info

Program Bergizi, Rasa Beracun? Ombudsman Ungkap Fakta MBG

Oktober 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?