Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Terjang Solo, Delapan Kelurahan Terendam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Terjang Solo, Delapan Kelurahan Terendam

Hujan deras semalaman bikin Solo auto berubah jadi “waterpark”. Air naik cepat, warga pun langsung gercep, ngamankan barang dan cari tempat aman sebelum semuanya keburu tenggelam.

T. Budianto
Last updated: April 15, 2026 3:52 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TERGENANG BANJIR: Banjir menggenangi ruas jalan Daleman-Karangdowo tepatnya di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Rabu (15/4/2026). Tinggi air di salah satu jalur alternatif menuju wilayah Sukoharjo hingga Solo tersebut mencapai 20-30 cm. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Hujan deras tanpa jeda sejak Selasa (14/4) petang bikin sejumlah wilayah di Surakarta kebanjiran. Air mulai masuk ke rumah warga sejak tengah malam, bahkan di beberapa titik ketinggiannya bikin orang dewasa harus siap-siap “basah total”.

Berdasarkan laporan, hingga Rabu (15/4/2026) pukul 00.02 WIB, genangan sudah merata di berbagai kelurahan. Ketinggian air bervariasi, dari sekitar 80 sentimeter sampai sepanggul orang dewasa.

Humas Basarnas Solo, Aditya menyebut, ada delapan kelurahan terdampak di awal kejadian, seperti Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyontakan, Bumi, Sondakan, Kratonan, dan Panularan. “Airnya bervariasi, ada yang 80 sampai 120 sentimeter, bahkan ada yang setinggi panggul,” jelasnya.

Baca juga: Cek Langsung Talud Longsor di Nusukan Solo, Respati: Tangani Menyeluruh, Jangan Setengah-setengah

Hujan dengan durasi panjang jadi biang kerok utama. Air yang nggak sempat terserap akhirnya numpuk dan berubah jadi genangan di banyak titik.

Warga pun nggak mau ambil risiko. Evakuasi langsung dilakukan, terutama di wilayah yang airnya terus naik. Salah satunya di RT 03 RW 15 Kelurahan Tipes, di mana warga memilih mengungsi ke kantor kelurahan.

Meski belum ada laporan korban jiwa, situasi ini tetap bikin warga siaga. Soalnya, potensi hujan deras masih bisa datang lagi.

Soal Infrastruktur

Di sisi lain, Pemkot Surakarta kasih penjelasan yang cukup “nendang”. Banjir ini bukan cuma soal hujan, tapi juga soal infrastruktur yang belum beres. Sekretaris Daerah Solo, Budi Murtono bilang, salah satu penyebab utama adalah belum adanya talud atau tanggul di sepanjang aliran Sungai Jenes.

“Yang di aliran Sungai Jenes ini banyak yang belum bertanggul, jadi rata-rata terdampak banjir,” ujarnya. Data dari BPBD mencatat total ada sembilan kelurahan yang kena dampak, termasuk tambahan wilayah Laweyan. Ketinggian air pun sempat cukup ekstrem, dari selutut sampai sedada orang dewasa.

Baca juga: Solo Bakal Punya Wali Jogo Kali, Respati Resik-resik Sungai setelah Olahraga Pagi

Kabar baiknya, kondisi sekarang mulai berangsur surut. Tapi Pemkot nggak mau lengah. Koordinasi bakal dilakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk penanganan lanjutan.

Sementara itu, BPBD diminta tetap siaga dengan membuka posko di titik rawan. Dinas PUPR juga ditugaskan ngecek pompa-pompa air biar kalau banjir datang lagi, responsnya bisa lebih cepat.

Karena kadang masalahnya bukan cuma hujan yang terlalu deras, tapi persiapan yang terlalu santai. Dan di Solo, air mungkin bisa cepat surut… tapi PR soal tanggul kayaknya masih belum ikut kering. (tebe)

You Might Also Like

Taj Yasin: Wayang Nggak Cuma Buat Orang Tua

Ribuan Pramuka Tumpah Ruah di Gunungpati, Luthfi Dorong Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

Sentil Keras Kesepakatan Dagang RI-AS, MUI: Ini Perjanjian atau Penjajahan?

Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol

Nunggak Puasa Bertahun-tahun, Gimana Cara Bayarnya Biar Tenang?

TAGGED:banjir solopemkot surakartapemprov jatengsungai jenes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul) Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur
Next Article Soal HGB di KITB, Pemprov Ikut Intervensi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mengapa Kita Bicara Semakin Cepat dan Nyaring?

IKA Lemhannas Jateng-LPMK Banyumanik Dekatkan Pancasila dengan Gen Z

Sate Berujung Maut, Menantu Klaim Dikasih Jampi-Jampi Bukan Racun

Cek, Napas Masih Panjang atau Mulai Pendek? Paru-Paru Punya Jawaban

2 Juni Dompet Mulai Senyum, Gaji Ke-13 Cair Bawa Kabar Lega

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Kunci Skuad: Thaufan-Kristof Jadi Puzzle Terakhir

Februari 8, 2026
Ekonomi

Tol Bawen-Yogyakarta Ditarget Beroperasi 2026

Juli 26, 2025
SIAP TAMPIL--Pelawak Jarwo Kwat pada Jumat (22/5/2026), menjelaskan kesan-kesannya jelang penampilannya di pertunjukan teater Keraton Siluman. (bae)
Info

Gladi Resik Keraton Siluman, Jarwo Kwat Akui Main Teater Lebih Ribet tapi Lebih Seru

Mei 22, 2026
Info

MTQ Nasional 2026, Pemprov Berencana Tambah Penerbangan

Mei 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Terjang Solo, Delapan Kelurahan Terendam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?