Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nyepi Ketemu Lebaran, Takbiran Gimana Dong Nanti?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nyepi Ketemu Lebaran, Takbiran Gimana Dong Nanti?

Menteri Agama Nasaruddin Umar sampai khusus ngobrolin hal ini bareng Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Rabu (4/3/2026). Yang jadi perhatian utama itu soal malam takbiran yang kemungkinan bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali. Kita tahu, saat Nyepi suasana harus hening total. Nggak ada suara berisik, nggak ada kendaraan lalu-lalang. Sementara di sisi lain, malam sebelum Lebaran identik dengan takbir yang menggema di mana-mana.

Nugroho P.
Last updated: Maret 4, 2026 10:16 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Momen langka bakal kejadian di 2026. Hari Raya Nyepi dan Idulfitri diprediksi jatuh hampir barengan. Nah, urusan sensitif kayak gini jelas nggak bisa dianggap sepele.

Menteri Agama Nasaruddin Umar sampai khusus ngobrolin hal ini bareng Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Rabu (4/3/2026).

Yang jadi perhatian utama itu soal malam takbiran yang kemungkinan bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali. Kita tahu, saat Nyepi suasana harus hening total. Nggak ada suara berisik, nggak ada kendaraan lalu-lalang. Sementara di sisi lain, malam sebelum Lebaran identik dengan takbir yang menggema di mana-mana.

Menag bilang, pemerintah pusat sudah koordinasi dengan pemda dan tokoh-tokoh masyarakat di Bali buat cari titik temu. Intinya sederhana: dua-duanya tetap bisa jalan, tanpa saling ganggu.

Hasilnya? Takbiran tetap boleh dikumandangkan. Tapi ada penyesuaian. Penggunaan sound system dibatasi, terutama pada jam 06.00 sampai 09.00. Jadi tetap ada ruang untuk umat Muslim merayakan, sekaligus tetap menghormati umat Hindu yang menjalankan Nyepi.

“Takbir tidak bertentangan dengan Nyepi,” kurang lebih begitu pesan yang disampaikan Menag setelah lapor ke Presiden.

Momen ini jadi pengingat kalau Indonesia memang penuh warna. Kadang kalendernya bikin dua perayaan besar datang hampir bersamaan. Tapi selama komunikasinya jalan dan saling ngerti, semuanya bisa diatur.

Beda keyakinan bukan soal siapa paling keras suaranya, tapi gimana caranya tetap saling jaga suasana. (*)

You Might Also Like

Awalnya Kayak Flu Biasa, Hantavirus Tiba-Tiba Bikin Paru Kacau

Didesak Mundur Warga, Sudewo: “Saya Istikamah”

PLTSa Jatibarang, Impian Besar yang Tumbang Gara-Gara Gas Seret

Densus 88 Sikat 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi

DPR Dorong Karhutla Kalimantan Naik Status Nasional

TAGGED:lebaranmenagmenteri agamanassarudin umarnyepi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, melepas ribuan peserta Nafar Ramadan Periode III Tahun 2026 yang digelar Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Rabu (4/3/2026). Respati Apresiasi Nafar Ramadan, Minta Sekolah di Solo Ikut Bikin Program Serupa
Next Article Ilustrasi nasi ayam khas Semarang. 5 Tempat Sahur Murah dan Ramai di Semarang, Mana yang Kamu Suka?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: Ijazah Nggak Lagi Disandera, SPP Nggak Bikin Deg-degan

Februari 26, 2026
HALAL FEST--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau pameran UMKM di Semarang Halal Fest 2026. (ist)
Info

MTQ Nasional Jadi Jalan UMKM Semarang Kenalkan Produk ke Pasar Nasional

September 15, 2026
BERI KETERANGAN: Kuasa Hukum korban Zainal Petir saat memberi keterangan di Mapolda Jateng, Kamis (6/8/2026). (dul)
Hukum

“Kami Bosan dengan Janji-janji”, Korban Koperasi BLN Ingin Uang Segera Dikembalikan

September 18, 2026
Info

PWI: Bencana Bukan Cuma Angka, Ada Manusia di Baliknya

Desember 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nyepi Ketemu Lebaran, Takbiran Gimana Dong Nanti?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?