Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menu Buka Puasa Terbaik, Kata UAH, Idealnya Bukan Gorengan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Menu Buka Puasa Terbaik, Kata UAH, Idealnya Bukan Gorengan

Pendakwah yang akrab disapa UAH itu menjelaskan bahwa berbuka puasa sebaiknya mengikuti tuntunan Nabi Muhammad. Dalam sunnah, makanan pembuka puasa dianjurkan yang ringan dan mampu mengembalikan energi tubuh dengan cepat.

Nugroho P.
Last updated: Maret 6, 2026 8:11 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ustadz Adi Hidayat (UAH)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Saat waktu Ramadan memasuki momen berbuka, banyak orang langsung memburu gorengan. Padahal, menurut Ustadz Adi Hidayat, pilihan makanan pertama saat berbuka sebaiknya bukan yang berminyak.

Pendakwah yang akrab disapa UAH itu menjelaskan bahwa berbuka puasa sebaiknya mengikuti tuntunan Nabi Muhammad. Dalam sunnah, makanan pembuka puasa dianjurkan yang ringan dan mampu mengembalikan energi tubuh dengan cepat.

UAH menyebut ada tiga jenis makanan yang paling dianjurkan untuk berbuka. Ketiganya sederhana, mudah didapat, dan punya manfaat langsung bagi tubuh yang sudah menahan lapar serta haus seharian.

Pilihan pertama yang paling utama adalah kurma. Buah ini dikenal sebagai makanan yang sangat dianjurkan dalam sunnah ketika waktu berbuka tiba.

Dalam penjelasannya, kurma terbagi menjadi dua jenis utama, yakni rutub dan tamar. Rutub adalah kurma yang masih segar dan memiliki kadar air lebih tinggi.

Sementara tamar adalah kurma yang sudah dikeringkan. Meski sama-sama baik, rutub biasanya memiliki kandungan glukosa lebih cepat diserap tubuh.

Karena itu, rutub sering dianggap lebih bernilai di kawasan Timur Tengah. Kandungan gulanya mampu membantu tubuh mendapatkan energi dengan cepat setelah berpuasa.

UAH menjelaskan bahwa makanan manis seperti kurma memiliki fungsi penting bagi tubuh. Gula alami yang terkandung di dalamnya mudah diserap sehingga tubuh kembali bertenaga sebelum menjalankan sholat Maghrib.

Namun tidak semua orang memiliki kurma di rumah. Dalam kondisi seperti itu, ada pilihan lain yang juga bisa digunakan untuk berbuka.

UAH menyebut makanan manis bisa menjadi alternatif pengganti kurma. Prinsipnya sama, yaitu membantu tubuh mendapatkan energi secara cepat.

Di Indonesia, salah satu makanan yang sering disebut memiliki manfaat serupa adalah kolak.

Kolak yang terbuat dari gula, santan, dan bahan seperti pisang atau ubi dianggap cukup efektif untuk mengembalikan energi setelah puasa.

Rasa manis pada kolak membuat tubuh lebih cepat pulih dari kondisi lemas akibat menahan lapar sepanjang hari.

Meski begitu, jika tidak tersedia makanan manis, berbuka tetap bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana.

UAH menjelaskan bahwa pilihan berikutnya adalah air putih. Air bersih bisa menjadi cara paling sederhana untuk menyegerakan berbuka.

Meneguk beberapa tegukan air dapat membantu melembapkan tenggorokan yang kering setelah seharian tidak minum.

Selain itu, air juga membantu tubuh kembali segar sebelum melanjutkan ibadah malam seperti sholat Tarawih.

Dalam sejumlah riwayat hadis yang dijelaskan UAH, menyegerakan berbuka menjadi salah satu amalan yang dianjurkan.

Karena itu, berbuka tidak harus selalu dengan makanan berat. Yang terpenting adalah ada sesuatu yang dikonsumsi untuk menandai berakhirnya puasa.

UAH juga mengingatkan agar tidak langsung makan berlebihan saat berbuka. Kebiasaan ini justru bisa membuat tubuh terasa berat.

Banyak orang langsung mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak ketika berbuka. Padahal makanan berminyak cenderung membuat pencernaan bekerja lebih keras.

Jika dikonsumsi terlalu banyak, gorengan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut setelah puasa.

Itulah sebabnya UAH menyarankan agar berbuka dengan makanan ringan terlebih dahulu, kemudian baru makan setelah sholat.

Pola ini mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad yang berbuka dengan kurma atau air, lalu melanjutkan makan setelah sholat Maghrib.

Dengan cara tersebut, tubuh memiliki waktu menyesuaikan diri setelah seharian tidak menerima asupan makanan.

Kesimpulannya, tiga pilihan sederhana untuk berbuka menurut UAH adalah kurma, makanan manis seperti kolak, serta air putih.

Pilihan itu dianggap lebih sehat dan sesuai sunnah dibanding langsung menyantap makanan berat atau gorengan saat waktu berbuka tiba. (*)

You Might Also Like

Waspada! Ada Fenomena Jemaah Haji Mirip ‘Zombi’ Tahun 2026

Jangan Salah Taruh Cermin di Kamar, Bisa Ganggu Tidur dan Energi Positif!

Gas Tipis dari Bandung, Berikut Tempat Adem Buat Kepala

Enam Ide Nasi Lima Ribu yang Tetep Nendang

Rahasia Bikin Bakwan Tetap Renyah, Nggak Keras dan Bebas Minyak Berlebih

TAGGED:buka puasa idealuah buka puasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tender Pelat Nomor Kendaraan Disorot, Dugaan Monopoli Mulai Terkuak
Next Article Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketahuan Curang UTBK, Alat Tersembunyi Bikin Geger Kampus Semarang

Gelombang Haji Jateng Mulai Bergerak, Kloter Berangkat Tanpa Transit

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

KDMP Beromzet Sebulan Rp60 Juta, Ketuanya Gak Cuan Sama Sekali!! Apes Bos

Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol).

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Gas Mudik Gratis Jakarta 2026, Ini Klik Linknya!

Februari 22, 2026
Tips

Rekomendasi Sepatu Wanita Paling Nyaman untuk Jalan Kaki

September 17, 2025
Tips

Seblak Pedas Favorit Ternyata Ada Sisi Gelap Buat Tubuh

Maret 28, 2026
Tips

Otak Tetap Ngegas Tanpa Ribet, Ini Rahasia Kebiasaan Simpel

Maret 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menu Buka Puasa Terbaik, Kata UAH, Idealnya Bukan Gorengan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?