Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cari Bunglon, Dua Anak jadi Korban Ledakan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cari Bunglon, Dua Anak jadi Korban Ledakan

Menurut informasi yang dihimpun polisi, kisah ini bermula pada Rabu sore ketika sejumlah anak sedang bermain dan mencari bunglon di sekitar kawasan Vila Garas. Aktivitas yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang itu kemudian membawa mereka pada penemuan yang tak disangka-sangka.

Nugroho P.
Last updated: Juni 7, 2026 9:24 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
ilustrasi pengamanan oleh polisi.
SHARE

BACAAJA, NGANJUK- Suasana tenang di sebuah kawasan perumahan di Kabupaten Nganjuk mendadak berubah mencekam setelah dua bocah mengalami luka serius akibat ledakan benda misterius. Peristiwa yang terjadi di area Vila Garas, Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso itu kini masih menjadi fokus penyelidikan aparat kepolisian.

Kejadian tersebut menyita perhatian warga karena berawal dari sesuatu yang tampak sederhana, yakni sebuah tas biru yang ditemukan di tempat tak biasa. Namun di balik tas itu ternyata tersimpan benda yang kemudian memicu insiden yang membuat dua anak harus menjalani perawatan intensif.

Korban diketahui merupakan dua anak berusia belasan tahun berinisial DF (12) dan RF (13). Keduanya mengalami luka cukup parah pada bagian tangan setelah benda yang mereka temukan tiba-tiba meledak.

Menurut informasi yang dihimpun polisi, kisah ini bermula pada Rabu sore ketika sejumlah anak sedang bermain dan mencari bunglon di sekitar kawasan Vila Garas. Aktivitas yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang itu kemudian membawa mereka pada penemuan yang tak disangka-sangka.

Di tengah pencarian, perhatian mereka tertuju pada sebuah tas berwarna biru yang berada di atas plafon bangunan. Letaknya yang tidak lazim membuat rasa penasaran anak-anak tersebut langsung muncul.

Karena ingin mengetahui isi tas itu, beberapa anak kemudian berusaha naik dan mengambilnya. Setelah berhasil dibuka, mereka menemukan sejumlah barang yang tersimpan di dalamnya.

Selain uang receh dan perangkat elektronik, terdapat pula dua benda yang dianggap aneh. Salah satu benda disebut berukuran kecil menyerupai baterai, sementara benda lainnya berukuran lebih besar dan terbungkus plastik putih yang diperkuat dengan lakban merah.

Yang membuat anak-anak semakin penasaran, pada bungkusan tersebut terdapat tulisan yang cukup mencolok. Tulisan itu berisi peringatan agar benda tersebut tidak dibanting.

Meski sempat membuka dan memeriksa isi tas, anak-anak tersebut akhirnya tidak membawa pulang barang yang ditemukan. Mereka menutup kembali tas itu lalu mengembalikannya ke tempat semula di atas plafon.

Peristiwa itu sebetulnya berhenti sampai di situ. Namun rasa ingin tahu yang belum terjawab rupanya masih tersimpan dalam benak mereka hingga keesokan harinya.

Pada hari berikutnya, cerita mengenai tas misterius tersebut kembali menjadi bahan obrolan. Salah seorang anak yang ikut menemukan tas itu menceritakan kembali pengalaman mereka kepada teman-teman lain di lingkungan sekitar.

Cerita itu membuat rasa penasaran kembali muncul. DF yang mendengar kisah tersebut kemudian tertarik untuk melihat langsung tas yang sebelumnya ditemukan oleh temannya.

Tidak sendirian, DF mengajak RF untuk mendatangi lokasi tempat tas biru tersebut berada. Keduanya kemudian berangkat menuju kawasan Vila Garas.

Saat itu tidak ada teman lain yang ikut bersama mereka. Beberapa anak yang sebelumnya mengetahui keberadaan tas tersebut memiliki aktivitas lain sehingga hanya DF dan RF yang menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, kedua bocah itu diduga mencoba melihat kembali isi tas tersebut. Polisi menduga ada interaksi terhadap salah satu benda yang berada di dalam tas sebelum akhirnya ledakan terjadi.

Tak lama kemudian terdengar suara ledakan yang mengejutkan warga sekitar. Situasi yang semula tenang mendadak berubah panik setelah diketahui ada dua anak yang terluka.

Ledakan tersebut menyebabkan luka serius pada bagian telapak tangan kedua korban. Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi.

Kondisi korban yang mengalami luka cukup berat membuat keduanya harus segera mendapatkan penanganan medis. Hingga kini mereka masih menjalani perawatan untuk memulihkan kondisi fisik akibat insiden tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara. Area sekitar lokasi ledakan juga diperiksa guna mencari petunjuk mengenai asal-usul benda yang meledak.

Polres Nganjuk bersama tim terkait masih berupaya mengidentifikasi jenis benda yang ditemukan dalam tas tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara hati-hati karena kasus ini menyangkut benda yang belum diketahui karakteristiknya.

Selain mengungkap jenis benda, polisi juga berusaha mencari tahu siapa pemilik tas biru yang ditinggalkan di atas plafon bangunan tersebut. Identitas pemilik dianggap menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa ini.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak yang mengetahui asal-usul tas misterius tersebut.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa benda asing yang ditemukan di tempat umum tidak boleh disentuh atau dibawa pulang tanpa pemeriksaan pihak berwenang. Terlebih jika terdapat bentuk, kemasan, atau tanda yang tidak lazim.

Aparat mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan barang mencurigakan di lingkungan sekitar. Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Para orang tua juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah. Rasa penasaran memang wajar dimiliki anak-anak, tetapi dalam situasi tertentu dapat membawa mereka pada bahaya yang tidak terduga.

Hingga kini, misteri benda yang meledak di kawasan Vila Garas masih terus diusut. Sementara penyelidikan berjalan, perhatian publik tertuju pada kondisi kedua korban yang diharapkan segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. (*)

You Might Also Like

KPAI bakal Laporkan Gus Elham ke Polisi: Ini Masalah Serius, Bukan Khilaf

Satu Kambing Buat Serumah, Kurban Keluarga Ternyata Tetap Sah

Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG

Polisi Kecele? Full Team Jaga Sidang Sudewo, Ternyata Massa yang Datang Cuma Dikit

100 Persen Kelurahan di Solo Sudah Bentuk Koperasi Merah Putih, Jadi yang Pertama di Jateng

TAGGED:bunglonnganjuktas misterius
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Bali Sampai Madura, Sekolah Rakyat Terus Bertambah Cepat
Next Article Venus dan Jupiter Bakal Berdekatan, Catat Tangggalnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Andrie Yunus bersama Koalisi Masyarakat Sipil menerobos rapat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Hotel Fairmont Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025) silam.
Info

Sosok Andrie Yunus, Aktivis HAM Korban Teror Air Keras: Berani Geruduk Rapat RUU TNI

Maret 14, 2026
IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.
Info

April Gas Ke Tanah Suci, Jadwal Haji 2026 Sudah Turun

April 2, 2026
Hukum

Gelapkan Kredit, Pegawai BNI Semarang Dituntut 5,5 Tahun Bui

Oktober 13, 2025
Daerah

Dapur MBG Mesti Lulus “Ujian Steril” Dinkes

Oktober 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cari Bunglon, Dua Anak jadi Korban Ledakan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?