Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kepala OPD Cilacap Bingung, Ada Larangan Beri THR tapi Bupati Minta Iuran Lebaran untuk Forkopimda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kepala OPD Cilacap Bingung, Ada Larangan Beri THR tapi Bupati Minta Iuran Lebaran untuk Forkopimda

R. Izra
Last updated: Agustus 19, 2026 5:27 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SIDANG KORUPSI--Kepala OPD Cilacap bersaksi di sidang kasus dugaan korupsi Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman di Pengadilan Tipkor Semarang, Selasa (18/8/2026) sore. (bae)
SIDANG KORUPSI--Kepala OPD Cilacap bersaksi di sidang kasus dugaan korupsi Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman di Pengadilan Tipkor Semarang, Selasa (18/8/2026) sore. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, mengaku bingung ketika diminta ikut iuran THR sesuai perintah yang bersumber dari Bupati Cilacap.

Pasalnya, saat itu sudah ada surat edaran yang melarang pemberian atau permintaan THR, tetapi di sisi lain muncul arahan untuk mengumpulkan iuran untuk eksternal atau Forkopimda.

Hal itu disampaikan Sigit saat menjadi saksi sidang perkara dugaan pemerasan dengan terdakwa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman dan Sekda Cilacap Sadmoko Danardono di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (18/8/2026).

Bacaaja: Kolonel TNI Akui Terima Uang dari Terdakwa Korupsi BUMD Cilacap
Bacaaja: Jateng Juara Korupsi 2026! Lima Bupati Terjaring OTT KPK

Di hadapan majelis hakim, Sigit mengatakan Sadmoko merupakan sosok yang selama ini dipercaya. Namun, ia kaget ketika Sadmoko memintanya memberikan THR.

Menurut Sigit, Sadmoko tidak menyebutkan nominal uang yang harus diberikan. Ia hanya menyampaikan, “Pak Sigit yang kemarin, yang iuran ya.”

Sigit mengaku ucapan tersebut membuatnya terkejut. Sebab, iuran yang dimaksud berkaitan dengan pemberian uang yang pernah dilakukan sebelumnya menggunakan uang pribadinya.

Yang membuat Sigit semakin bingung adalah adanya dua kondisi yang menurutnya bertolak belakang. Di satu sisi terdapat surat edaran mengenai larangan THR, sementara di sisi lain muncul permintaan iuran.

“Ada SE larangan THR, sisi lain ada permintaan. Terpikir paradoks, kok ada edaran tapi kok ada pungutan juga,” kata Sigit.

Sigit kemudian mengaku menyampaikan keluhannya kepada Hamzah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap.

Ia juga mengungkapkan sempat merasa khawatir ketika diminta ikut iuran. Namun, saat ditanya apakah dirinya takut, Sigit menyebut kekhawatirannya lebih pada situasi yang sedang terjadi.

Dalam persidangan, Sigit juga menceritakan situasi saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK berlangsung. (bae)

You Might Also Like

Bos Instagram Blak-blakan: AI Bikin Feed Estetik di IG Tamat

PDIP: Imlek Bukan Cuma Bagi Angpao, Tapi Bagi Solidaritas

Usik Toraja, Pandji Kena Denda Kerbau Sebanyak Ini

UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

ASN Setda Jateng Turun ke Selokan

TAGGED:Bupati Cilacapforkopimdaheadlineiuran lebarankepala dinaskepala opdKorupsi Cilacapsyamsul auliya rahmanthr
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article AMANKAN PELAKU--Petugas mengamankan pengunjung sidang terduga pelaku penyerahan sabu-sabu di area pengadilan. (bae) Pelaku Salam Tempel Sabu di PN Semarang Ditangkap, Kejaksaan: Jangan Coba-coba Bantu Tahanan
Next Article RIBUAN GEMPA SUSULAN - Pulau Flores di NTT terus diguncang gempa susulan, setelah gempa pertama terjadi pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Peta dari BMKG menunjukkan sebaran titik gempa susulan. (ist) Flores NTT Diguncang 2.403 Gempa Susulan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemkot Dorong Pertanian Terpadu Semarang

Dua Atlet PSE Semarang Bawa Pulang Medali Asian Games 2026

Udara Sekitar TPA Jatibarang Terdampak Polusi

30 Ribu Batang Baja Ringan dari Kendal Ekspor Perdana ke Australia

PEMETAAN TITIK PANAS - Hasil pemetaan titik panas area kebakaran TPA Jatibarang dengan teknologi drone thermal. (ist)

Drone Thermal Petakan Bara Tersembunyi di TPA Jatibarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Antisipasi Krisis Pangan, 12 Pemprov Kumpul di Semarang

Mei 12, 2026
Hukum

Sakit Hati Berujung Pidana Konten Intim Disebar Diam Diam

April 12, 2026
Sepak Bola

Mahesa Jenar vs Joko Tingkir, Siapa Menang?

Januari 24, 2026
SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) berdiri usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi BUMD Cilacap, Senin (15/6/2026). (bae)
Hukum

Perang Jenderal di Pusaran Korupsi BUMD Cilacap, Dibongkar Istri Eks-Pangdam di Sidang

Juni 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kepala OPD Cilacap Bingung, Ada Larangan Beri THR tapi Bupati Minta Iuran Lebaran untuk Forkopimda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?