Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Antisipasi Krisis Pangan, 12 Pemprov Kumpul di Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Antisipasi Krisis Pangan, 12 Pemprov Kumpul di Semarang

Cuaca makin susah ditebak, musim tanam mulai berantakan, dan ancaman krisis pangan pelan-pelan makin terasa. Nggak mau cuma saling lihat stok beras tetangga, 12 provinsi akhirnya duduk bareng di Semarang buat cari cara supaya urusan pangan tetap aman. Dari suplai sampai kerja sama bisnis, semua dibahas demi satu tujuan: jangan sampai rakyat kalah cepat sama perubahan iklim.

T. Budianto
Last updated: Mei 12, 2026 6:40 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FORUM MITRA PRAJA: Perwakilan 12 pemprov yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) berfoto bersama usai mengikuti Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 di Semarang, Senin (11/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Sebanyak 12 pemerintah provinsi yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama membangun sinergi untuk memperkuat ketahanan pangan antarwilayah.Komitmen itu mengemuka dalam acara Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 yang digelar di Hotel Tentrem Semarang, Senin (11/5/2026).

Forum yang mengusung tema “Sinergi Ketahanan Pangan dan Energi Berkelanjutan sebagai Strategi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim” itu diikuti pemerintah provinsi dari Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Maluku Utara, hingga Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan forum tersebut diharapkan bisa menjadi ruang kolaborasi antarprovinsi untuk saling memenuhi kebutuhan pangan.

Baca juga: Jateng Kejar Swasembada: Produksi Digenjot, Irigasi Diperbaiki, Petani Dapat Asuransi

“Melalui forum ini nanti bisa ditemukan mana yang punya produk tertentu. Nanti bisa diserap di provinsi lain. Sehingga menjadi jaminan terserapnya produk-produk di wilayah anggota MPU,” ujar Sumarno saat membuka acara.

Menurutnya, tantangan ketahanan pangan saat ini makin rumit. Perubahan iklim membuat pola cuaca dan musim tanam jadi tidak menentu. Bahkan tahun ini diperkirakan bakal terjadi kemarau panjang yang bisa berdampak pada produksi pertanian.

Belum lagi persoalan lain seperti kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan pertanian, sampai makin minimnya minat generasi muda terjun ke sektor pertanian.

Inovasi Pertanian

Karena itu, Pemprov Jateng terus mendorong berbagai inovasi agar sektor pertanian bisa lebih menarik bagi kalangan milenial. Forum ini juga diharapkan menjadi instrumen strategis untuk menerjemahkan kebijakan kepala daerah menjadi aksi nyata. Mulai dari penguatan rantai pasok, peningkatan konektivitas antarwilayah, hingga membuka peluang investasi dan kerja sama usaha antardaerah.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama, Suhajar Diantoro, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Zulfikri Armada menyebut forum tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antarprovinsi demi ketahanan pangan dan kemakmuran bersama.

Baca juga: Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dinilai berhasil memfasilitasi pertemuan tersebut hingga berjalan lancar. Menurutnya, forum ini membuka peluang konkret untuk mempertemukan kebutuhan dan pasokan antarwilayah secara lebih efisien dan saling menguntungkan.

“Kita ingin forum ini tidak berhenti sebagai ruang temu, tapi menjadi ruang interaksi yang melahirkan aksi nyata,” ujarnya. Targetnya bukan cuma foto bareng dan tukar map kerja sama, tapi benar-benar lahir kontrak bisnis dan kolaborasi jangka panjang antarprovinsi.

Karena di zaman cuaca makin nggak bisa diajak kompromi, urusan pangan memang nggak cukup diselesaikan dengan rapat dan kopi hotel saja. (tebe)

You Might Also Like

Tambah Ramai, Sepanjang Tahun 2025 Ada 2,3 Juta Orang Terbang via Bandara Ahmad Yani

Gebrakan Bupati Fahmi, GOR Mahesa Jenar Bakal Glowing!

Hujan Badai Semarang Bikin Ratusan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Bergelimpangan

Skuad PSIS Jalani Medical Check-Up

Lawan Stunting dari Hulu, Pemprov Jateng Gandeng BKKBN

TAGGED:headlineketahanan panganmitra praja utamapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sektor UMKM Sumbang 20 Persen Total Investasi di Jateng
Next Article Nunggu Kontraksi Seharian, Bayi Al Ghazali Malah Santai Banget Datangnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

Mendadak Kontraksi, Ibu Melahirkan di Dalam KRL

SAMPAIKAN PAPARAN--Praktisi hukum yang juga Managing Partner LDN Ernst Law Firm, Luhut Sagala, menjelaskan tentang terbukanya korban keracunan MBG gugat perdana atau pidana, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/9/2026). (bae)

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

NOBAR - Ilustrasi nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026. (ai)
Fokus

Euforia Piala Dunia Meledak di Jateng: Ada 500 Lebih Titik Nobar, dari Balai Desa hingga Pemda

Juni 18, 2026
DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (tengah) mendampingi keluarga korban dugaan penganiayaan oleh petinggi HIPMI Jateng. (ist)
Hukum

Pengusaha Jateng Baku Hantam, Pengurus HIPMI Ngaku Dipiting dan Diinjak

Mei 19, 2026
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
Info

Puluhan Siswa SD di Solo Diduga Keracunan MBG, Pemkot Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Agustus 1, 2026
SPPG DISEGEL - Sejumlah karyawan SPPG Gunungsimping 01, Jalan Jawa, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, menyegel dapur MBG tempat mereka sebelumnya bekerja, Sabtu (30/5/2026).
Info

Karyawan SPPG Gunungsimping Cilacap Segel Dapur MBG, Buntut Konflik dengan Manajemen

Mei 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Antisipasi Krisis Pangan, 12 Pemprov Kumpul di Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?