BACAAJA, SEMARANG- Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau membuat sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang harus dibatalkan dan ditunda.
General Manager (GM) Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto mengatakan, hingga Minggu (6/9/2026) pukul 10.00 WIB, ada 13 penerbangan yang terdampak.
Rinciannya, 11 penerbangan dibatalkan, terdiri dari 6 keberangkatan dan 6 kedatangan. Sementara 2 penerbangan lainnya mengalami keterlambatan dari jadwal seharusnya.
Baca juga: Abu Anak Krakatau Mulai Nyasar ke Jakarta
Sulistyo mempersilakan penumpang mengecek kembali status penerbangan sebelum berangkat. Informasi terbaru bisa dicek melalui kanal resmi maskapai masing-masing.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan,” ujar Sulistyo.
Pantau Perkembangan
Bandara Ahmad Yani terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau. Koordinasi dilakukan bersama BMKG dan AirNav Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru terkait kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap penerbangan.
Pihak bandara juga berkoordinasi dengan maskapai dan ground handling terkait operasional penerbangan. Selain itu, bandara telah bekerja sama dengan penyedia transportasi darat untuk menyiapkan pilihan perjalanan sebagai langkah antisipasi bagi penumpang. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi,” kata Sulistyo.
Jadi, kalau hari ini rencana terbang dari Ahmad Yani, jangan cuma cek isi koper. Cek juga status penerbangan. Sebab kali ini yang bisa berubah bukan cuma cuaca, tapi juga itinerary. Tiket sudah beli, koper sudah siap, eh pesawatnya malah bilang: nanti dulu, ya. (bae)

