Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Pati Syukuran Gelar Tumpengan Usai Bupati Sudewo Kena OTT KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Warga Pati Syukuran Gelar Tumpengan Usai Bupati Sudewo Kena OTT KPK

Biasanya tumpengan buat ulang tahun atau panen. Tapi Jumat, (23/1/2026) sore ini beda. Alun-alun Simpang Lima Pati mendadak jadi lokasi syukuran massal. Alasannya? Penetapan status hukum oleh KPK kepada Bupati Pati Sudewo. Dan warga Pati… memilih makan bareng sebagai bentuk kelegaan.

T. Budianto
Last updated: Januari 25, 2026 7:52 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
GELAR TASYAKURAN: Ratusan warga Pati berkumpul di Alun-alun menggelar tasyakuran menyusul ditetapkannya status hukum Bupati Sudewo yang terkena OTT KPK, Jumat (23/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, PATI- Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Pati memadati Alun-alun Simpang Lima, Jumat (23/1/2026) sore. Mereka datang bukan buat demo, tapi tasyakuran. Lengkap dengan nasi tumpeng, doa bersama, dan makan rame-rame.

Syukuran ini digelar menyusul penetapan Bupati Pati, Sudewo sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan jual beli jabatan perangkat desa. OTT KPK pada 19 Januari 2026 jadi momen yang sudah lama ditunggu warga.

Baca juga: Nestapa Warga Pati: Sudah 2 Minggu Kebanjiran, Eh Bupatinya Ditangkap KPK

Koordinator Tasyakuran Rakyat Pati, Husaini menyebut, kegiatan ini sebagai ekspresi syukur kolektif. Semua digelar mandiri, tanpa komando elit, tanpa panggung politik. “Ini bentuk syukur kami. Akhirnya proses hukum terhadap Bupati Sudewo benar-benar berjalan,” ujar Husaini kepada awak media.

Tuntut Mundur

Tasyakuran ini juga disebut sebagai klimaks dari kekecewaan publik yang sudah lama mengendap. Jauh sebelum OTT KPK, puluhan ribu warga Pati sempat turun ke jalan pada 13 Agustus 2025, menuntut Sudewo mundur dari jabatannya. Beberapa warga bahkan menepati nadzar yang sudah lama disimpan.

Di lokasi tasyakuran, terlihat aksi cukur gundul massal, bukan karena tren, tapi simbol lega. “Cukur gundul ini murni ekspresi sukacita. Rakyat menunggu keadilan, dan hari ini rasanya lebih dekat,” tegas Husaini. Bagi warga, penetapan tersangka ini bukan akhir, tapi awal. Awal dari harapan baru soal pemerintahan yang lebih bersih dan nggak main-main dengan jabatan publik.

Baca juga: Gus Yasin Respons OTT KPK Bupati Pati Sudewo: Pelayanan Publik Tetap Jalan

Di Pati, keadilan versi warga akhirnya datang dan disambut dengan tumpeng, bukan sirine. Kalau biasanya pejabat bikin syukuran pas dilantik, kali ini rakyat yang syukuran karena hukum mulai jalan. Pesannya sederhana: yang bikin kenyang bukan janji, tapi keadilan yang ditegakkan. (tebe)

You Might Also Like

IJOLKE 2026: Bikin Struk Bisa Berubah Jadi iPhone

Nasib Buruk PSIS Semarang: Resmi Degradasi, Gaji Pemain Nunggak. Apa Kata Yoyok Sukawi?

Siapkan Surat Lamaran! BPJS KetenagakerjaanBuka Kesempatan Berkarier

Legitimasi Bupati Pati Sudewo: Masih Sah di Atas Kertas, Tapi di Lapangan? Yah…

Dedi Mulyadi Pecat 20 ASN, Bakal Umumkan Pegawai Malas di Medsos Mulai November

TAGGED:Bupati SudewoheadlineOTT KPKpemkab pati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dikritik, Diragukan, Terus… Jadi Penentu Kemenangan
Next Article Suasana pedesaan di kaki Gunung Ungaran, Jawa Tengah. (bae) Cuma 15 Desa di Jateng Berstatus Tertinggal, Pemprov: Sangat Tertinggal 0

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Skandal Kuota Haji Kemenag: KPK Panggil Kepala Kemenag Jateng, Potensi Rugi Negara Tembus Rp1 Triliun!

Oktober 9, 2025
Pendidikan

Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

Januari 17, 2026
Ekonomi

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

April 17, 2026
Daerah

Pemkot Genjot Proyek Kolam Retensi Trimulyo, Targetnya Banjir Tamat!

Oktober 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Pati Syukuran Gelar Tumpengan Usai Bupati Sudewo Kena OTT KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?