Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo Naikin Tukin TNI-Kemenhan, Giliran Gaji Guru Bilang Gak Ada Uangnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Prabowo Naikin Tukin TNI-Kemenhan, Giliran Gaji Guru Bilang Gak Ada Uangnya

R. Izra
Last updated: Juli 30, 2026 8:50 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto.
Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi naikin besaran tunjangan kinerja (tukin) prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Kebijakan ini langsung mengundang perhatian.

Belum lama ini Prabowo sempat mengatakan gaji guru kecil, karena negara gak punya uang. Eh, gak lama kemudian malah negeluarin aturan untuk naikin tukin TNI dan pegawai Kemenhan, dan duitnya ada.

Kenaikan tukin TNI dan pegawai Kemenhan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 dan 43 Tahun 2026.

Bacaaja: Guru Paruh Waktu, Luka Penuh Waktu
Bacaaja: Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih

Pemerintah menjelaskan, kenaikan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peningkatan kinerja dan keberhasilan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenhan dan TNI.

Nilainya pun tidak kecil. Pejabat TNI berpangkat bintang empat, seperti Kepala Staf Angkatan, kini menerima tukin Rp48,61 juta per bulan. Sementara pejabat bintang tiga, seperti Kasum TNI dan Wakil Kepala Staf Angkatan, mendapat Rp44,87 juta per bulan.

Untuk prajurit dengan kelas jabatan paling rendah, tukinnya menjadi Rp2,5 juta per bulan. Sedangkan kelas jabatan 2 memperoleh Rp2,9 juta per bulan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan kenaikan ini bukan keputusan yang muncul tiba-tiba.

Menurutnya, Kemenhan dan TNI sudah memenuhi syarat berdasarkan hasil evaluasi reformasi birokrasi yang dilakukan Kementerian PANRB.

“Sejak 2018 Kemhan dan TNI juga belum pernah mendapatkan kenaikan indeks tunjangan kinerja, sementara banyak kementerian dan lembaga lain sudah lebih dulu naik,” kata Rico, Rabu (29/7/2026).

Ia menambahkan, kenaikan itu juga mempertimbangkan peran TNI dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Mulai dari penanganan bencana, pembangunan daerah terpencil, penguatan ketahanan pangan, hingga menjaga wilayah perbatasan.

Menurut Rico, tugas-tugas tersebut bahkan kerap menuntut pengorbanan besar dari para prajurit.

Jadi perbincangan publik

Kebijakan ini kembali memunculkan perbandingan dengan pernyataan Prabowo beberapa waktu lalu soal belum naiknya gaji guru dan ASN.

Saat menghadiri acara Nahdlatul Ulama (NU) di Bangkalan, Jawa Timur, pada Juni lalu, Prabowo mengatakan pemerintah belum mampu menaikkan gaji karena penerimaan negara masih bermasalah.

“Kenapa gaji guru tidak bisa baik? Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik? Kenapa anggaran selalu kurang? Karena uangnya nggak ada, diambil terus,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, salah satu penyebabnya adalah praktik under invoicing, yakni pelaporan nilai ekspor yang lebih rendah dari nilai sebenarnya sehingga potensi penerimaan negara ikut berkurang.

Kini, setelah tukin TNI resmi naik, pernyataan tersebut kembali ramai diperbincangkan publik. Banyak yang membandingkan alasan keterbatasan anggaran untuk kenaikan gaji guru dengan keputusan pemerintah menambah tunjangan bagi aparat pertahanan. (*)

You Might Also Like

Mau Jual Hasil Curian Murai Batu Pemuda Kebasen Keburu Diciduk

Belasan Jiwa Terdampak Longsor Kalialang

DPRD Serahkan Aspirasi Warga ke Pemkot Semarang

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

Dari “Cumi-Cumi Darat” ke Bus Listrik: Semarang Mulai Move On dari Asap Hitam

TAGGED:gajigaji guru kecilgak punya uangguruheadlinekemenhanpegawaiPrabowopresiden prabowotnitukin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus dr Aulia Sudah Inkrah, Tapi IDI Belum Jatuhkan Sanksi Etik ke Tiga Terpidana, Kenapa?
Next Article Prabowo Tak Terpilih Jadi Presiden Jika Pilpres Digelar Hari Ini, Survei SMRC: Kalah dari KDM

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bolehkah Seragam Kerja Buat Sholat? Ini Jawaban Gus Baha

Karhutla Hanguskan 29 Ribu Hektare, 20 Korporasi Tersangka

Solar Subsidi Disedot dari Sopir Truk, 1.110 Liter Disita

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Berapa Estimasi Biaya Pilkades di Jateng? Fantastis, Capai Miliaran Rupiah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkot Semarang Tanggung Iuran Kesehatan 180.000 Warga

Oktober 27, 2026
Polisi menunjuk mobil pengangkut guru yang kecelakaan di Tol Ungaran.
Info

Kecelakaan Maut Rombongan Guru di Tol Ungaran, Kepala SMA Marsudirini Tewas

Januari 6, 2026

DPRD Pati Rombak Anggota Pansus Hak Angket, Dinamika Politik Makin Seru

September 24, 2025
Info

Sakit Kepala Gak Selalu Sepele, Otak Kadang Kasih Kode Pelan

Mei 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo Naikin Tukin TNI-Kemenhan, Giliran Gaji Guru Bilang Gak Ada Uangnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?