Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gara-Gara Air Sawah, Warga Sragen Tewas Ditikam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gara-Gara Air Sawah, Warga Sragen Tewas Ditikam

Nugroho P.
Last updated: September 14, 2026 5:53 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi penikaman menggunakan pisau.
SHARE

BACAAJA, SRAGEN – Persoalan pengaturan air sawah berujung maut di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sadimin (63), warga Desa Masaran, tewas ditikam tetangganya sendiri, Satriawan (36), pada Minggu (13/9/2026) subuh.

Contents
Cekcok Air Sawah Bikin Pelaku TerpancingKorban Ditikam Saat Melintas Depan RumahPisau Ditusukkan ke Batang Pohon Pisang

Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Dukuh Masaran, Desa Masaran. Hubungan kedua warga tersebut sebelumnya memanas setelah terlibat cekcok mengenai persoalan air untuk mengairi sawah.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari mengungkapkan, perselisihan itu sudah terjadi beberapa hari sebelum penikaman. Konflik yang awalnya berkaitan dengan pengaturan air kemudian berkembang menjadi persoalan serius.

Cekcok Air Sawah Bikin Pelaku Terpancing

Dewiana menjelaskan, Satriawan merasa terancam oleh ucapan Sadimin saat keduanya terlibat perselisihan. Perasaan tersebut terus terbawa hingga membuat pelaku disebut tidak bisa tidur semalaman.

“Pelaku merasa terancam hingga semalaman tidak bisa tidur karena kepikiran ucapan korban gara-gara air kok sampai ‘arep macul ndasku’ begitu istilahnya,” ujar Dewiana, Minggu (13/9/2026).

Ucapan tersebut diduga membuat Satriawan semakin emosi. Polisi masih mendalami rangkaian perselisihan yang terjadi sebelum aksi penikaman.

Korban Ditikam Saat Melintas Depan Rumah

Kejadian tragis itu berlangsung pada Minggu subuh. Saat itu, Sadimin sedang berjalan-jalan dan melintas di depan rumah Satriawan.

Melihat korban lewat, Satriawan spontan mengejar sambil membawa pisau. Ia kemudian melakukan penusukan terhadap Sadimin hingga korban mengalami luka di bagian leher.

“Terus begitu paginya dia lihat si korban ini lewat di depan rumahnya. Langsung dia spontan langsung ini, langsung mengejar si korban langsung melakukan penusukan itu, luka tusuk di kalau nggak salah itu leher ya,” kata Dewiana.

Luka parah akibat penusukan tersebut membuat Sadimin meninggal dunia. Peristiwa ini sontak menggemparkan warga sekitar karena melibatkan dua orang yang tinggal bertetangga.

Pisau Ditusukkan ke Batang Pohon Pisang

Setelah kejadian, Satriawan sempat menyembunyikan pisau yang digunakan untuk menyerang korban. Polisi kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Dewiana menyampaikan, pisau tersebut ditemukan di depan rumah Satriawan. Senjata itu disimpan dengan cara ditusukkan ke batang pohon pisang.

“Untuk saat ini alat yang digunakan oleh pelaku termasuk selongsongnya itu sudah diamankan,” tutur Dewiana.

Barang bukti tersebut telah diamankan penyidik di Mapolres Sragen. Polisi masih menangani kasus ini untuk mengungkap secara lebih rinci rangkaian kejadian yang menyebabkan Sadimin kehilangan nyawa. (*)

You Might Also Like

Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

186 Napi Perempuan Semarang Dapat Remisi, Satu Langsung Bebas

Aroma Wewangian Misterius di Kuta Bikin Turis India Kehilangan Uang Puluhan Juta

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Video Tak Senonoh Pak Camat di Boyolali Bikin Heboh, Dikirim ke Remaja 19 Tahun

TAGGED:air sawahpembacokansragen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 130 Penumpang Virgo Transport 8 Masih Misterius
Next Article Mahasiswa UGM Rancang Rompi Cerdas Pemetaan Kanker Payudara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Berapa Estimasi Biaya Pilkades di Jateng? Fantastis, Capai Miliaran Rupiah

LATIHAN KEAMANAN: Petugas sedang latihan keamanan menghadapi dugaan ancaman bom di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (29/10/2026). (ist)

Bandara Ahmad Yani Uji Kesiapan Petugas Hadapi Ancaman Bom

Ilustrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Lima Desa di Magelang Gelar Pilkades dengan Calon Tunggal

Ketua Harian PB Porprov XVII Jawa Tengah 2026, Sujarwanto Dwiatmoko, saat ditemui di rumah sakit usai meninjau altet silat yang meninggal dunia di RS Primaya Semarang, Kamis (29/10/2026). (bae)

Panitia Porprov Jateng Nyatakan Tak Ada Investigasi Kematian Atlet Silat Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Baru Dilantik, Lima Kepala Daerah Tumbang di Tahun Sama

Desember 30, 2025
Hukum

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

Mei 13, 2026
TAHAN TERSANGKA--Mei Sulistyoningsih, dosen UPGRIS yang jadi tersangka penipuan lomba tari digelandang ke mobil tahanan, Kamis (10/9/2026). (bae)
Hukum

Dosen UPGRIS Ditahan dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

September 10, 2026
Hukum

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Mei 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gara-Gara Air Sawah, Warga Sragen Tewas Ditikam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?