Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?

R. Izra
Last updated: April 25, 2026 8:23 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari saat menemui wartawan di kantornya, Jumat (24/4/2026). (ist)
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari saat menemui wartawan di kantornya, Jumat (24/4/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ada dua versi soal hasil tes urine Robig Zaenudin, apakah positif narkoba atau tidak. Polda Jateng mengungkapkan, Robig positif sabu. Sementara Lapas Semarang bilang hasil tes urine negatif narkoba. Mana yang valid?

Lapas Kelas I Semarang mengaku telah mendalami kondisi Robig Zaenudin. Eks polisi penembak siswa SMK itu disebut negatif narkoba saat diperiksa di dalam lapas.

Pemeriksaan itu dilakukan setelah muncul laporan dugaan Robig mengendalikan narkoba dari balik jeruji. Lapas langsung bergerak dengan melakukan sidak dan pengecekan.

Bacaaja: Robig di Pusaran Narkoba, Petir: Kenapa Seolah Sejak Awal Dilindungi?
Bacaaja: Akhirnya Polda Jateng Akui Robig Positif Narkoba: Dicek saat Kondisinya Labil

Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, mengatakan pihaknya menggeledah kamar Robig. Hasilnya, tidak ditemukan barang terlarang.

“Telah kami lakukan penggeledahan sidak di kamarnya, nihil, tidak ditemukan barang terlarang seperti handphone,” kata Tohari, Jumat (24/4/2026).

Tak hanya itu, petugas juga melakukan tes urine. Tujuannya memastikan apakah Robig berada di bawah pengaruh narkoba atau tidak.

“Hasilnya negatif,” tegas Tohari.

Meski begitu, isu pengendalian narkoba tetap jadi perhatian serius. Apalagi, laporan dari masyarakat disebut cukup banyak dan berulang.

Tohari menyebut, laporan itu bahkan berlanjut dengan pemeriksaan dari Polda Jawa Tengah. Namun, hasil pengembangannya masih berproses.

“Nilai kebenarannya masih dalam proses di Polda Jateng,” jelasnya.

Situasi itu kemudian dibahas dalam sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Hasilnya, Robig diputuskan dipindah ke Nusakambangan.

Langkah itu diambil sebagai antisipasi. Tujuannya untuk mencegah potensi pengendalian jaringan dari dalam lapas.

“Lebih baik kita pindahkan saja ke Lapas Gladakan untuk memutus mata rantai. Tapi keterlibatan itu masih diduga, kami belum memastikan,” ujarnya.

Pemindahan dilakukan pada Februari 2026. Robig dikirim bersama 39 narapidana lain yang masuk kategori risiko tinggi.

Menurut data lapas, Robig juga masuk Register F. Artinya, ia dikategorikan sebagai warga binaan dengan pengawasan khusus.

Selain faktor keamanan, pemindahan juga mempertimbangkan pembinaan dan kondisi over kapasitas lapas. Tohari menegaskan, mutasi napi merupakan hal yang biasa.

“Pemindahan itu biasa, bisa karena proses hukum, pembinaan, atau alasan lain,” katanya.

Nama Robig sendiri sudah lama jadi sorotan. Ia adalah terpidana kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy.

Dalam kasus itu, Robig divonis 15 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Polda Jateng: Robig positif narkoba

Fakta baru muncul dari kasus Robig Zaenudin. Eks polisi penembak siswa SMK itu ternyata sempat dinyatakan positif narkoba saat masih di Lapas Kelas I Semarang.

Pengakuan itu datang dari Polda Jawa Tengah. Hasil tersebut didapat dari pemeriksaan yang dilakukan Ditresnarkoba bersama Kanwil Lapas Jateng.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan tes dilakukan pada 19 Januari 2026. Saat itu, kondisi Robig disebut tidak stabil.

“Yang bersangkutan dalam kondisi labil, kemudian dilakukan tes urine,” kata Artanto, Jumat (24/4/2026).

Pengecekan tersebut langsung keluar dengan hasil cukup mengejutkan. Dari tes tersebut, Robig dinyatakan positif narkoba.

“Hasilnya positif narkoba,” beber Artanto. (bae)

You Might Also Like

Kilang Minyak Pertamina di Dumai Terbakar, Diserta Suara Ledakan Dahsyat

42 Hari Lagi Puasa! Muhammadiyah Putusin 1 Ramadan Jatuh pada Tanggal 18 Februari 2026

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Ngobrol Core Value, Bukan Cuma Ngabuburit: “1+1 Bisa Jadi 11” Ala Bos PTPN

AKBP Basuki yang Telantarkan Dosen Untag Divonis 6 Tahun, Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

TAGGED:hasil tes urineheadlinelapas semarangpolda jatengrobig
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article HUT ke-9 Pagersemar: Bukan Cuma Bisnis Hiburan, Tapi Bikin Kota Lebih Hidup
Next Article Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Jateng, Muhamad Masrofi. Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dipermudah, Nggak Punya KTP Pemilik Lama Tetap Bisa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Bos PSIS Pengin Jatidiri Tetap Jadi Tempat Panen Poin

Januari 27, 2026
Ekonomi

Balik Nama Gratis, Masih Nunda?

April 8, 2026
Sepak Bola

Darurat Degradasi, PSIS Borong 12 Pemain

Januari 8, 2026
KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul)
Info

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?