BACAAJA, JAKARTA – Jika Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar pada saat ini, maka Prabowo Subianto akan tumbang, tak akan terpilih. Jika Pilpres digelar hari ini, maka Dedi Mulyadi alias KDM akan terpilih sebagai presiden.
Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) memunculkan kejutan. Jika pemilihan presiden digelar saat ini, Presiden Prabowo Subianto diperkirakan tidak akan kembali terpilih.
Kesimpulan itu tertuang dalam survei bertajuk “Elektabilitas Calon-Calon Presiden” yang dilakukan SMRC pada 5-19 Juli 2026. Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad, membenarkan isi rilis tersebut.
Bacaaja: Prabowo Naikin Tukin TNI-Kemenhan, Giliran Gaji Guru Bilang Gak Ada Uangnya
Bacaaja: Jateng Juara Korupsi 2026! Lima Bupati Terjaring OTT KPK
“Dalam survei ini, bila pemilihan presiden dilakukan sekarang dan Prabowo maju sebagai calon, kemungkinan dia tidak akan terpilih kembali,” demikian isi rilis SMRC yang telah dikonfirmasi Saidiman, Rabu (29/7/2026).
Hasil survei menunjukkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi.
Dedi meraih dukungan 35 persen, unggul jauh dari Prabowo yang hanya memperoleh 14,5 persen.
Di bawah keduanya, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di posisi ketiga dengan 8,2 persen.
Selanjutnya ada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan 7,7 persen, disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 4,9 persen.
Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperoleh 4,2 persen, sedangkan mantan Menko Polhukam Mahfud MD berada di angka 4 persen.
SMRC juga mencatat masih ada 12,8 persen responden yang belum menentukan pilihan atau memilih tidak menjawab.
Survei ini melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak dari warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.
Sebanyak 83,8 persen responden diwawancarai melalui telepon, sedangkan 16,2 persen lainnya diwawancarai secara tatap muka karena tidak memiliki akses telepon.
SMRC menyebut survei ini memiliki margin of error ±3,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

