Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dokter IGD Ini Viral, Cara Ngomongnya Bikin Adem Banget
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dokter IGD Ini Viral, Cara Ngomongnya Bikin Adem Banget

Dalam obrolan yang dikemas ringan itu, dokter ini berhasil bikin topik medis yang biasanya terasa berat jadi lebih mudah dicerna. Banyak warganet yang awalnya cuma penasaran, malah jadi betah nonton sampai habis karena cara penyampaiannya terasa hangat dan nggak mengintimidasi.

Nugroho P.
Last updated: April 23, 2026 11:58 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
dr Gia Pratama
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Belakangan ini, linimasa media sosial lagi ramai banget ngebahas satu sosok dokter yang gaya bicaranya beda dari kebanyakan. Bukan yang tegas atau penuh tekanan, tapi justru kalem, santai, dan terasa menenangkan. Sosok ini makin dikenal luas setelah muncul di podcast milik Raditya Dika yang mengangkat tema cerita dari ruang IGD.

Dalam obrolan yang dikemas ringan itu, dokter ini berhasil bikin topik medis yang biasanya terasa berat jadi lebih mudah dicerna. Banyak warganet yang awalnya cuma penasaran, malah jadi betah nonton sampai habis karena cara penyampaiannya terasa hangat dan nggak mengintimidasi.

Nama dokter tersebut adalah Gia Pratama. Sosoknya kini kerap dijuluki “dokter tentram” atau “dokter soft-spoken” oleh netizen. Julukan itu bukan tanpa alasan, karena hampir setiap penjelasannya selalu disampaikan dengan nada stabil, pelan, tapi tetap jelas.

Pria kelahiran Jakarta, 31 Agustus 1985 ini bukan cuma aktif sebagai dokter umum. Ia juga menjabat sebagai kepala IGD, penulis buku, sekaligus edukator kesehatan yang cukup aktif di media sosial. Latar belakang pendidikannya berasal dari Universitas YARSI, tempat ia menempuh pendidikan kedokteran.

Di usia yang sudah matang secara karier, dr. Gia terlihat seperti tidak pernah kehabisan energi. Jadwal praktik, menulis buku, hingga membuat konten edukasi berjalan beriringan. Semua itu dijalani dengan konsisten, tanpa kehilangan ciri khas komunikasinya yang tenang.

Perjalanan menjadi dokter tentu tidak instan. Setelah lulus dari SMA Negeri 34 Jakarta, ia langsung menekuni dunia medis dengan serius. Masa kuliahnya diwarnai dengan berbagai pengalaman lapangan yang cukup menantang.

Saat menjalani masa koas, ia sempat ditempatkan di rumah sakit daerah seperti RSUD Garut dan RSUD Serang. Di sana, ia berhadapan langsung dengan berbagai kondisi pasien yang beragam, mulai dari kasus ringan hingga kondisi darurat yang menegangkan.

Pengalaman tersebut jadi bekal penting ketika ia akhirnya terjun ke Instalasi Gawat Darurat. IGD dikenal sebagai salah satu bagian rumah sakit yang paling sibuk dan penuh tekanan, tapi justru di situlah karakter dr. Gia terbentuk.

Alih-alih terbawa suasana panik, ia justru dikenal tetap tenang saat menghadapi situasi genting. Kemampuan ini yang kemudian membawanya dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Kepala IGD.

Tidak berhenti di situ, kariernya juga melebar ke bidang komunikasi. Ia pernah menjabat sebagai manajer humas di beberapa rumah sakit besar seperti RSUP Fatmawati dan RS Prikasih. Peran ini menuntutnya mampu menjembatani komunikasi antara pihak rumah sakit dan masyarakat.

Menariknya, di tengah kesibukan dunia medis, dr. Gia juga aktif menulis. Salah satu karyanya yang cukup dikenal adalah novel berjudul #BerhentiDiKamu. Cerita ini awalnya berasal dari utas di media sosial yang kemudian viral.

Kisah tersebut mengangkat cerita pribadinya, termasuk perjalanan cintanya dengan sang istri. Karena mendapat respons besar, cerita itu akhirnya diadaptasi menjadi film layar lebar pada tahun 2020.

Sebelum itu, ia juga sudah merilis buku seperti “Garda Detak” pada 2015 yang berisi kisah nyata dari ruang IGD. Kemudian disusul “Perikardia” pada 2019 yang lebih menyoroti sisi emosional kehidupan manusia dari sudut pandang medis.

Popularitas dr. Gia semakin melejit setelah tampil di podcast. Banyak orang baru menyadari bahwa dokter juga bisa jadi storyteller yang kuat, bukan sekadar menjelaskan penyakit dengan istilah rumit.

Ia punya cara unik dalam menyederhanakan bahasa medis. Istilah yang awalnya terdengar asing bisa berubah jadi cerita yang relate dengan kehidupan sehari-hari.

Gaya bicaranya yang lembut juga sering dibandingkan dengan dr. Tirta yang dikenal lebih ekspresif dan ceplas-ceplos. Perbedaan ini justru jadi daya tarik tersendiri bagi publik.

Di media sosial, dr. Gia aktif membagikan edukasi kesehatan. Tapi pendekatannya tidak menggurui. Ia lebih memilih gaya ngobrol santai, seolah sedang bercerita, bukan mengajar.

Hal itu membuat banyak orang merasa lebih nyaman menerima informasi kesehatan. Topik yang biasanya dianggap menakutkan jadi terasa lebih dekat dan mudah dipahami.

Fenomena ini menunjukkan bahwa cara komunikasi punya peran besar dalam dunia kesehatan. Bukan cuma soal ilmu, tapi bagaimana ilmu itu disampaikan ke masyarakat.

Kini, nama dr. Gia terus diperbincangkan. Bukan hanya karena profesinya, tapi juga karena cara ia menghadirkan ketenangan di tengah topik yang sering bikin cemas.

Di tengah derasnya informasi di media sosial, kehadiran sosok seperti ini terasa segar. Edukasi tetap jalan, tapi tanpa membuat orang merasa takut atau tertekan.

Cerita dr. Gia juga jadi pengingat bahwa dokter tidak selalu identik dengan kesan kaku. Ada sisi humanis yang justru bisa jadi jembatan penting antara dunia medis dan masyarakat luas.

Dan mungkin, itulah alasan kenapa sosok “dokter tentram” ini begitu cepat mencuri perhatian dan bikin banyak orang jatuh simpati. (*)

You Might Also Like

Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas

Bocah SD Boyolali Bikin NASA Angkat Topi

WiFi di Rumah Makin Lemot? Coba Batasi Penggunanya

Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu

Jaksa KPK Kulik Biaya Nyaleg, Sudewo: Tanya ke Rumput yang Bergoyang

TAGGED:dokter ademdokter sopandr Giadr Gia Pratama
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gedung Koperasi Desa Sudah Jadi, Lah Isinya Masih Misteri Banget
Next Article Pajak Mobil Listrik Heboh, Menkeu Bilang Cuma Geser Skema Aja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Info

Prabowo Klaim Pemimpin Dunia Ingin Belajar MBG ke Indonesia, Faktanya TNI AD Belajar MBG ke Singapura

Oktober 13, 2025
Info

Mobil Listrik Mau Kena Pajak? Santai, Jateng Masih “Mikir Dulu”

Mei 2, 2026
Ekonomi

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

Juni 15, 2026
TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Info

PLN Icon Plus Dorong Penguatan Ekosistem Digital Pelayanan Pelanggan melalui New AP2T Wave 4

September 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dokter IGD Ini Viral, Cara Ngomongnya Bikin Adem Banget
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?