Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu

Belum juga benar-benar lega dari banjir sebelumnya, warga Perumahan Dinar Indah Semarang kembali dibuat was-was. Sabtu malam air datang lagi dari hulu, tanggul jebol lagi, dan akhirnya ribuan karung pasir plus trucuk bambu harus turun tangan jadi “tameng darurat”.

T. Budianto
Last updated: Maret 15, 2026 4:07 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSIHKAN LUMPUR: Petugas dan relawan membersihkan material lumpur imbas banjir di Perumahan Dinar Indah, Tembalang, Semarang, Minggu (15/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kabar buruk datang lagi dari Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Tembalang. Tanggul sungai di kawasan itu dilaporkan jebol pada Sabtu (14/3/2026) malam, saat banjir kiriman dari hulu menerjang Kota Semarang.

Air datang deras setelah hujan lebat mengguyur wilayah atas. Debit sungai melonjak dan membuat tanggul tak kuat menahan tekanan air. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, langsung memberi instruksi penanganan darurat. Fokus utama penanganan dilakukan di Dinar Indah yang menjadi titik paling rawan.

Petugas pun bergerak. Tim gabungan dari DPU, BPBD, Damkar, Dinsos, hingga TNI-Polri turun ke lokasi untuk menahan limpasan air agar tidak makin meluas ke permukiman.

Baca juga: Banjir Genangi Sejumlah Perumahan di Semarang, Ratusan Jiwa Terdampak  

Menurut Agustina, banjir dipicu hujan deras di wilayah hulu. Tepatnya di kawasan Ungaran bagian timur yang menjadi daerah aliran Kali Babon. “Penyebab banjir di Dinar Indah adalah intensitas hujan yang sangat lebat di wilayah hulu, tepatnya Ungaran bagian timur.

Aliran Kali Babon dari hulu ini sampai ke hilir dengan debit tinggi sehingga mengakibatkan genangan di pemukiman warga,” ujarnya, Minggu (15/3/2026). Untuk memperkuat tanggul, petugas memasang ribuan karung pasir atau sandbag. Selain itu, tanggul juga diperkuat dengan trucuk bambu di sepanjang sekitar 30 meter di titik paling kritis.

Penanganan Darurat

Langkah ini dilakukan sebagai penanganan darurat. Tujuannya agar tanggul tidak mudah tergerus kalau ada kiriman air susulan dari hulu. Penanganan banjir juga dilakukan di beberapa titik lain di Semarang.

Di antaranya wilayah Rowosari seperti Perum Argo Residence, Rowosari Megah Asri 2, hingga Grand Permata Tembalang. Selain itu petugas juga bergerak di kawasan Sampangan dan Mayangsari yang sempat terdampak genangan akibat meluapnya sungai Banjir Kanal Barat (BKB).

Baca juga: Talud Rowosari Jebol, Warga Auto Cemas: Tolong Pasang Bronjong, Jangan Nunggu Banjir!

Pemkot Semarang juga terus berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana karena Kali Babon merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Tanggul diperkuat, karung pasir ditumpuk, bambu ditancapkan—semua demi menahan air yang datang dari hulu. Tapi di Dinar Indah, warga sepertinya sudah hafal pola ceritanya: hujan deras di atas sana, malamnya air datang, dan paginya tanggul lagi-lagi harus “ditambal”. Kadang yang terasa jebol bukan cuma tanggulnya, tapi juga rasa sabar warga yang tiap musim hujan selalu diuji. (bae)

You Might Also Like

Sudewo Sakit, Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra Ambil Alih Kemudi Pati

Respati Dampingi Menbud Serahkan SK Keraton Solo, Babak Baru Penataan Kasunanan

Rokok dan Minol Ilegal Senilai Rp11 Miliar Dimusnahkan

TPA Jatibarang Bakal Disulap Jadi Pembangkit Listrik dari Sampah

Wali Kota Semarang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi “Gudang Kulakan” Kios Warga

TAGGED:banjir dinar indahkali babonpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Diluncurkan
Next Article Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Adik Prabowo Peringatkan Dolar Bisa Tembus Rp22.000: Punya Dampak Politik Luar Biasa Negatif

RAIH PRESTASI - Veri Saputra dan Muhamad Raffi Dimas Wahyudi, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Mahasiswa FISIP Untag Semarang Sabet Emas dan Perak Voli Pantai Porprov Jateng 2026

Penjelasan UAH Soal Malaikat dan Setan Bikin Ngakak..

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kronologi Dugaan Korupsi Pita Cukai Djarum: Berawal dari OTT DJBC hingga Penggeledahan di Kudus

UAH Jelaskan Ziarah Kubur, Bukan Sekadar Tradisi Jumat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis

Agustus 11, 2026
Daerah

Duit RT Rp25 Juta Bikin Senyum, Tapi Cairnya Bikin Deg-degan

Februari 26, 2026
Daerah

95 Persen RT di Semarang Serbu Dana Rp25 Juta, Sisanya Pilih Nunggu Dulu

Agustus 16, 2025
Kemeriahan Ruwat Bumi Desa Tanjunganom, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, yang digelar di lapangan desa, Kamis (1072025).
Daerah

Ruwat Bumi Desa Tanjunganom Banjarnegara: Parak Iwak hingga Tenong Serba Olahan Ikan

Juli 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?