Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Talud Rowosari Jebol, Warga Auto Cemas: Tolong Pasang Bronjong, Jangan Nunggu Banjir!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Talud Rowosari Jebol, Warga Auto Cemas: Tolong Pasang Bronjong, Jangan Nunggu Banjir!

R. Izra
Last updated: Februari 17, 2026 8:14 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kondisi talud yang mengelilingi perumahan Rowosari Megah Asri 2, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang jebol pada Senin dini hari kemarin.
Kondisi talud yang mengelilingi perumahan Rowosari Megah Asri 2, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang jebol pada Senin dini hari kemarin.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Warga Perumahan Rowosari Megah Asri 2 di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dibuat nggak bisa santai.

Talud setinggi 1,5 meter yang mengelilingi kawasan mereka tiba-tiba jebol pada Senin (16/2) dini hari. Sejak itu, rasa cemas langsung naik level, apalagi kalau hujan mulai turun.

Peristiwa ini terjadi di Gang Blok C5-6, sekitar pukul 01.00 WIB, saat sebagian besar warga masih tidur pulas. Hujan deras yang mengguyur sejak malam bikin debit air meningkat drastis sampai akhirnya dinding pembatas itu nggak kuat nahan tekanan.

Bacaaja: Tanggul Sungai Cacaban Jebol: 900 KK Warga Demak Terdampak, 350 Ha Sawah Terendam
Bacaaja: Cek Langsung Talud Longsor di Nusukan Solo, Respati: Tangani Menyeluruh, Jangan Setengah-setengah

Salah satu warga RT 5/RW 10, Nurul Huda (47), masih ingat betul momen tegang saat alarm Early Warning System dari jembatan Kali Babon tiba-tiba meraung keras.

“Untung saya sempat lari duluan sebelum taludnya jebol. Tingginya sempat seleher saya. Ternyata talud swadaya warga pasca banjir tiga tahun lalu itu jebol,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Karena rumahnya cuma berjarak satu bangunan dari titik jebol, Nurul berharap pemerintah nggak cuma mantau dari jauh. Ia minta ada tanggul darurat biar air nggak gampang nyelonong masuk ke permukiman.

“Saya mohon dinas atau pemerintah terkait segera bikin tanggul sementara pakai bronjong kawat atau pasir. Ini kan tanggul swadaya warga,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan Ketua RW 10, Fuad. Menurutnya, talud yang ambrol lebih dari enam meter itu bikin pertahanan perumahan terhadap luapan Kali Babon jadi super rapuh.

“Kebutuhan paling mendesak ya talud sementara. Minimal bronjong kawat buat nahan debit air. Kasihan warga, tiap hujan turun langsung kepikiran—tidur aja nggak bisa nyenyak,” jelasnya.

Dengan curah hujan Februari yang masih tinggi, warga berharap dinas terkait bisa gercep sebelum situasinya makin parah. Karena buat mereka, ini bukan cuma soal infrastruktur jebol—tapi juga soal rasa aman yang ikut runtuh. (*)

You Might Also Like

KAI Klaim Kereta Lebaran 2026 Makin Tepat Waktu, Bikin Perjalanan Pemudik Lebih Pasti

Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi

Pakar Hukum Sebut Peluang Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Terbuka Lebar

DPR Siap Berbenah! Puan Maharani Pimpin Langsung Reformasi, Tunjangan & Kunker Dihentikan!

Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

TAGGED:headlinelaud jebolperumahan rowosarirowosari megah asri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi eksplorasi panas bumi. Perusahaan Terafiliasi Israel Diberi Izin Pemerintah Garap Proyek Panas Bumi di Indonesia
Next Article Ilustrasi mayat dalam koper Misteri Mayat dalam Koper di Brebes Terungkap! Polisi: Pelaku Emosi Ditagih Utang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi wilayah dilanda kekeringan saat musim kemarau panjang.

Empat Daerah Ini Paling Rawan Kekeringan saat Kemarau di Jateng, Mana Saja?

Semarang Tak Lagi Bergantung, PAD Makin Tebal hingga Dijuluki ‘Transformer City’

Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Ketika Pemanfaatan Anggaran Negara Menjauh dari Kepentingan Rakyat

BERBAGI--Keluarga besar BacaAja berbagi dengan menyantuni santri yatim piatu dalam rangkaian pengajian di kantor redaksi di Jalan Galunggung No 6, Gajahmungkur, Kota Semarang, kamis (2/7/2026). (bae)

Khidmat, Doa Santri dan Anak Yatim Mengalir untuk Media BacaAja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Joget Boleh, Tapi Bukan di Dapur! SPPG Ini Langsung Disetop BGN

Maret 25, 2026
Info

Leptospirosis di Semarang Masih Tinggi, Dinkes Gelar OTT

Februari 10, 2026
Info

Paus Tutul Terdampar di Pantai

Mei 17, 2026
Pendidikan

Guru Honorer Belum Pergi, Sekolah Negeri Masih Tetap Bergantung Mereka

Mei 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Talud Rowosari Jebol, Warga Auto Cemas: Tolong Pasang Bronjong, Jangan Nunggu Banjir!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?