Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kapolsek Genuk Pimpin Penyambutan Rombongan Biksu Thudong
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kapolsek Genuk Pimpin Penyambutan Rombongan Biksu Thudong

Di saat media sosial lagi gampang panas gara-gara beda pendapat, suasana adem justru muncul di Jalan Kaligawe, Semarang. Bhikkhu Thudong jalan kaki menuju Waisak, disambut santri, Banser, polisi, sampai warga sekitar. Nggak ada sekat, nggak ada curiga. Yang ada cuma senyum, salam, dan semangkuk toleransi yang rasanya mulai langka di zaman sekarang.

T. Budianto
Last updated: Mei 25, 2026 3:20 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PIMPIN PENYAMBUTAN: Kapolsek Genuk, Rismanto memimpin penyambutan perjalanan spirutual 16 Bhikkhu Thudong sejak memasuki wilayah perbatasan Demak-Semarang di Jalan Raya Kaligawe Km 7. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemandangan nggak biasa terlihat di Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Minggu (24/5/2026). Sebanyak 16 Biksu Thudong bersama sekitar 50 relawan melintas dalam perjalanan spiritual bertajuk Walk For Peace menuju perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE.

Yang bikin suasana makin hangat, perjalanan para biksu ini bukan cuma dikawal polisi. Mereka juga disambut ratusan warga lintas agama, santri Pagar Nusa, Banser, tokoh masyarakat, sampai elemen organisasi keagamaan lainnya.

Bukan drama, bukan settingan konten. Ini beneran terjadi di jalanan Kota Semarang. Pengamanan dan penyambutan dipimpin langsung Kapolsek Genuk, Rismanto, sejak rombongan memasuki wilayah perbatasan Demak-Semarang di Jalan Raya Kaligawe Km 7.

Baca juga:Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Rombongan biksu diketahui memulai perjalanan spiritual dari Candi Sima, Jepara sejak 20 Mei 2026 dan berjalan menuju Candi Sewu, Klaten sebagai bagian dari rangkaian menyambut Waisak.

Sekitar pukul 10.57 WIB, mereka tiba di Genuk dan langsung disambut hangat masyarakat. Personel Polsek Genuk bersama sekitar 100 santri Pagar Nusa ikut mengawal perjalanan kaki menuju Masjid Jami Al Falah Genuksari.

Suasana Akrab

Nah, di titik ini suasananya makin bikin hati hangat. Para biksu yang berbeda keyakinan justru singgah di masjid. Mereka beristirahat, makan siang, ngobrol bareng tokoh agama dan masyarakat. Nggak ada rasa canggung. Yang ada malah suasana akrab kayak keluarga besar lagi kumpul.

Sekitar 250 orang hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Wali Kota Semarang Wilujeng Agustina Pramestuti, unsur Forkompimcam, FKUB, Muhammadiyah, LDII, Banser, tokoh agama, hingga warga sekitar.

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan pengawalan dilakukan bukan cuma untuk pengamanan, tapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap semangat toleransi antarumat beragama. “Kami memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar. Ini juga bentuk dukungan terhadap kerukunan dan toleransi di Kota Semarang,” ujarnya.

Baca juga: 50 Biksu Jalan Kaki Lintas Kota ke Borobudur

Setelah beristirahat, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Vihara Mahabodhi sekitar pukul 14.35 WIB dengan pengawalan estafet aparat kepolisian dan Banser hingga wilayah Gayamsari.

Perjalanan spiritual ini masih akan berlanjut menuju beberapa titik di Jawa Tengah, termasuk Kantor Gubernur Jateng, Vihara Tanah Putih, hingga Ungaran.

Di tengah dunia yang makin sibuk cari perbedaan, perjalanan Biksu Thudong di Semarang justru kasih pesan sederhana: kadang yang bikin damai itu bukan ceramah panjang, tapi kemampuan duduk bareng meski keyakinan berbeda. Karena ternyata, yang sering ribut soal toleransi itu biasanya bukan yang ketemu langsung di jalan. (tebe)

You Might Also Like

Mayat Tangan Terikat Lakban di Sungai Citandui Bikin Geger

18,3 Persen Anak di Jateng Alami Pelecehan di Internet

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

Agustina Buka Pameran di Lawang Sewu: Jejak Penyair Legendaris Prancis Arthur Rimbaud Lintasi Jawa

HUT ke-579 Semarang, Pemkot Diminta Serius Urus RTH Biar Nggak Langganan Banjir

TAGGED:bhikku tudongborobudurhari raya waisakheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rumah Bau Wangi Malah Tikus Kabur, Ramuan Dapur Jadi Andalan
Next Article Jelang Libur Iduladha, 109 Ribu Orang Pilih Kereta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026

Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Puan Harap Prabowo Bawa Suasana Segar Lewat Pidato di PBB

September 22, 2025
Info

PPPK Terancam Dirumahkan, Pakar Usul Gaji Pejabat Ikut Dipangkas Dulu

Juli 8, 2026
Info

Saat Siswa Diajak Pawai, Suara Perlindungan Anak Menguat Lagi

Juni 25, 2026
Olahraga

Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kapolsek Genuk Pimpin Penyambutan Rombongan Biksu Thudong
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?