BACAAJA, SEMARANG – Kasus kematian ASN Pemkot Semarang, Iwan Budi Paulus yang terjadi tahun 2022, hingga kini belum terungkap. Meski kasus tersebut sering menjadi perhatian publik, namun hingga kini belum ada perkembangan berarti.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyatakan akan mengecek perkembangan penanganan kasus tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Roy saat ditanya mengenai kasus Iwan Budi Paulus yang belum menemukan titik terang sejak terjadi pada masa kepemimpinan Kapolda Jateng sebelumnya.
Bacaaja: Tiga Tahun Menunggu dalam Sunyi, Sudah 1.000 Hari Keluarga Iwan Boedi Menanti Keadilan
Roy mengaku perlu memeriksa kembali informasi mengenai perkara tersebut. Ia juga menyebut akan meminta penjelasan dari Kapolrestabes Semarang.
“Oh, nanti kita cek. Nanti kita panggil Kapolrestabesnya, kebetulan baru,” kata Roy, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026).
Kasus Iwan Budi Paulus menjadi salah satu perkara yang masih menyisakan pertanyaan di tengah masyarakat. Karena itu, perkembangan penanganannya kembali disorot, terutama terkait upaya kepolisian mengungkap perkara tersebut.
Meski demikian, Roy belum memerinci langkah penyelidikan yang akan dilakukan maupun perkembangan terbaru kasus tersebut. Ia baru menyampaikan rencana untuk mengecek kembali penanganannya dan meminta penjelasan dari jajaran Polrestabes Semarang.
Perkembangan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penanganan kasus yang hingga kini belum terungkap tersebut. (dul)

