Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas

Jutaan pelaku UMKM menjadi tulang punggung ekonomi Jateng. Karena itu, Gubernur Ahmad Luthfi meminta Bank Jateng tak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi "mesin penggerak" agar pelaku usaha kecil lebih mudah mendapat modal dan bisa naik kelas.

T. Budianto
Last updated: Juni 22, 2026 11:17 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi foto bersama usai menghadiri Rapat Strategi dan Kebijakan Semester II Tahun 2026 Bank Jateng di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (19/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KARANGANYAR– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meminta Bank Jateng memperkuat dukungan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Pesan itu disampaikan Luthfi saat menghadiri Rapat Strategi dan Kebijakan Semester II Tahun 2026 Bank Jateng di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, Jateng memiliki lebih dari empat juta pelaku UMKM yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian. Karena itu, akses terhadap pembiayaan harus semakin mudah, terutama melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang terjangkau.

“Kenapa saya tekankan ekonomi mikro? Karena di Jateng jumlahnya besar dan berada di kabupaten/kota. Maka akses permodalan harus kita permudah,” ujar Luthfi.

Ia berharap kemudahan akses modal dapat mendorong pelaku usaha mikro berkembang menjadi usaha kecil, lalu naik menjadi usaha menengah yang lebih kuat dan berdaya saing.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak cukup hanya ditopang investasi besar, tetapi juga harus diperkuat oleh jutaan pelaku usaha kecil yang tersebar hingga tingkat desa.

Baca juga: Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko mengatakan, rapat tersebut digelar untuk menyusun strategi menghadapi Semester II Tahun 2026 di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan industri perbankan yang semakin dinamis.

“Kami perlu merumuskan kebijakan baru beserta turunannya, termasuk program-program yang harus dijalankan seluruh kepala cabang. Karena itu strategi Semester II harus berbeda,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, Bank Jateng telah menetapkan empat fokus utama, yakni penguatan permodalan dan tata kelola perusahaan, percepatan transformasi digital, peningkatan kompetensi serta produktivitas sumber daya manusia, dan perluasan skala bisnis.

Kredit Bermasalah

Melalui strategi tersebut, Bank Jateng menargetkan peningkatan kualitas penyaluran kredit, penurunan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL), serta memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Hingga Maret 2026, Bank Jateng membukukan total aset sebesar Rp93,97 triliun, dana pihak ketiga Rp75,80 triliun, serta penyaluran kredit mencapai Rp63,66 triliun. Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat berada di level 22 persen.

Bambang menilai peluang ekspansi bisnis Bank Jateng masih terbuka lebar seiring kondisi ekonomi Jawa Tengah yang terus menunjukkan tren positif.

Pada triwulan I 2026, ekonomi Jateng tumbuh 5,89 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka juga menurun menjadi 4,24 persen.

Baca juga: Bos Baru Bank Jateng Resmi Dilantik, Gubernur: Aset Sudah Tembus Rp100 Triliun, Gas Terus!

Rapat strategi tersebut turut dihadiri jajaran komisaris dan direksi Bank Jateng, Sekda Jateng Sumarno selaku Komisaris Bank Jateng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jateng, Urip Sihabuddin, Kepala Biro BUMD dan BLUD Setda Jateng, Agus Prasutio, serta para pimpinan cabang dan kepala divisi Bank Jateng.

UMKM tak selalu butuh janji besar, mereka lebih membutuhkan pintu modal yang terbuka. Sebab, usaha kecil bisa tumbuh menjadi besar jika yang dipersulit bukan akses kreditnya, melainkan alasan untuk menolak mereka. (tebe)

You Might Also Like

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”

Ogoh-Ogoh Turun ke Jalan, Semarang Siap Pesta Toleransi

Hutan Tanaman Industri untuk Biomassa, Kemenhut: Rehabilitasi Lahan Kritis dan Dukung EBT

Shadow Economy Mau Diawasi, UMKM Jangan Ikut Diseret-seret!

TAGGED:ahmad luthfibank jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Demam Piala Dunia Bisa Jadi Suntikan Semangat buat Kompetisi Lokal
Next Article Nawal Yasin: Anak Hebat Tak Cuma Pintar, Tapi Juga Harus Berakhlak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BERBINCANG SANTAI - Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo berbincang santai bersama BacaAja di depan kandang ayam miliknya. (dul)

Cara Unik Politikus PDIP Semarang Rawat Konstituen, Pelihara Ratusan Ekor Ayam

DEPORTASI WNA--WNA China pelaku love scamming yang sempat diamankan Imigrasi Semarang, akhirnya dideportasi ke negaranya. (ist)

Empat WN China Sindikat Love Scamming Dideportasi

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

SPPG Karangturi Langgar 16 SOP, Dinkes Ungkap Penyebab Keracunan 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang

MINTA MAAF--Dokter Benny C. Sihombing meminta maaf usia berkomentar sinis di media sosial terhadap warganet yang curhat soal layanan pengguna BPJS. (ist)

Dokter Penghujat Pasien BPJS Ramai-ramai Bilang Maaf setelah Korban Meninggal Dunia

TILANG - Ilustrasi polisi lalu lintas (Polantas) melakukan tilang manual terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Polisi Kembali Berlakukan Tilang Manual? Kakorlantas Bilang Begini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

WFH di Jateng Belum Fix

Maret 25, 2026
Ekonomi

Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok

Januari 31, 2026
Daerah

Panggung HUT RI ke-80 di Semarang Urung Digelar, Suasana Jadi Serius Gara-Gara Demo

Agustus 31, 2025
Ekonomi

Putar Lagu Buat Bisnis? Sekarang Wajib Punya Lisensi, Nggak Bisa Asal Play Lagi

Agustus 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?