Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Map, Tapi Senjata Pemerintahan Modern
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Map, Tapi Senjata Pemerintahan Modern

Kalau dengar kata arsip, yang kebayang biasanya lemari tua, map berdebu, dan ruangan penuh dokumen yang bikin ngantuk. Tapi ternyata urusan arsip sekarang naik kasta. Pemprov Jateng bahkan berhasil jadi juara nasional soal pengawasan kearsipan. Artinya, di tengah era digital dan banjir data, Jateng dinilai paling rapi urusan nyimpen jejak pemerintahan.

T. Budianto
Last updated: Mei 20, 2026 8:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENGHARGAAN KEARSIPAN: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menerima penghargaan dari pemerintah pusat untuk kategori Penghargaan Pengawasan Kearsipan Terbaik Nasional dan penghargaan Memori Kolektif Bangsa, Rabu (20/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Pemprov Jateng meraih dua penghargaan nasional dalam ajang Anugerah Kearsipan pada peringatan Hari Kearsipan ke-55 di Gedung C Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dua penghargaan tersebut yakni Penghargaan Pengawasan Kearsipan Terbaik Nasional dan penghargaan Memori Kolektif Bangsa. Penghargaan diterima langsung Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen mewakili Gubernur.

Pemprov Jateng berhasil meraih peringkat pertama nasional kategori provinsi dengan nilai 98,04 atau kategori AA (Sangat Memuaskan). Menurut Taj Yasin, penghargaan tersebut membuktikan kalau arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, tapi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang sehat.

Baca juga: Puluhan Ribu Arsip Kuno Jateng Alih ke Digital

“Kita harus bersyukur bahwa kearsipan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerintahan yang baik,” kata Taj Yasin. Ia menjelaskan, pengelolaan arsip yang rapi bakal memudahkan pemerintah saat membutuhkan data untuk pertanggungjawaban maupun penyusunan kebijakan.

“Ketika nanti ada pertanggungjawaban, arsip ini akan mendukung jawaban-jawaban yang dibutuhkan dalam kebijakan pimpinan daerah,” ujarnya. Karena itu, Gus Yasin mendorong pengelolaan arsip dilakukan secara terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri di tiap OPD.

Bahkan, ia mengajak seluruh 35 kabupaten/kota di Jateng ikut memperkuat sistem arsip terpadu. “Ketika pemimpin pemerintahan membutuhkan data, tidak perlu bertanya ke setiap OPD. Cukup ke kearsipan saja,” katanya.

Arsip Sejarah

Menariknya, Pemprov Jateng juga nggak cuma fokus mengarsipkan dokumen pemerintahan. Arsip bernilai sejarah juga ikut diselamatkan, salah satunya arsip milik PO Esto Salatiga yang kini resmi tercatat sebagai Memori Kolektif Bangsa.

PO Esto sendiri dikenal sebagai perusahaan otobus pribumi pelopor yang sudah beroperasi sejak era Hindia Belanda tahun 1921 hingga 1990-an. “Kami tidak hanya mengarsipkan pemerintahan saja, tetapi juga merangkul swasta,” ujar Taj Yasin.

Penilaian pengawasan kearsipan nasional ini diambil dari berbagai aspek, mulai pengelolaan arsip dinamis, penggunaan aplikasi Srikandi, penyusutan arsip, hingga kualitas SDM arsiparis dan fasilitas pendukung.

Baca juga: Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Pemprov Jateng juga terus mempercepat digitalisasi arsip. Dalam lima tahun terakhir, lebih dari 20 ribu naskah kuno dan arsip sejarah sudah dialihkan ke format digital. Sistem arsip Jateng saat ini juga sudah terhubung dengan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).

Selain itu, Jateng punya Sistem Informasi Arsip Statis bernama CRIS yang nantinya ditargetkan terintegrasi sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan desa.

Dalam acara tersebut, Taj Yasin turut didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, Rahmah Nur Hayati. Penghargaan diserahkan Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN-RB, Nanik Purwati.

Karena di era sekarang, yang bikin negara kuat bukan cuma pembangunan jalan dan gedung, tapi juga kemampuan menyimpan ingatan sebelum semuanya hilang ditelan lupa dan hard disk rusak. (tebe)

You Might Also Like

Barisan Tentara di Kursi Sidang Korupsi BUMD Cilacap

GAS Jateng 2025: Pameran Pamungkas yang Bikin Warga Auto Ngebut ke Mall!

Napi Berduit Bisa Makan Sesuai Selera, Warung Simbok Dalem Buka di Lapas Semarang

Dapur MBG Jangan Asal Jalan, Gerindra Pasang Alarm Kualitas

Siwo Jateng Bawa Pulang Trofi Juara Biliar dari Depok

TAGGED:arsip jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Harkitnas 2026, Luthfi Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial
Next Article AKBP Basuki Masih Andalkan Jurus Langkah Seribu Hindari Wartawan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BSU Rp900 Ribu Cair Sekaligus Kuartal IV 2026

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

Jateng Rancang Ekosistem Industri Halal, Investor Luar Daerah Dibidik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bappeda Jateng) Yusmanto.

Sayung Masuk Prioritas Giant Sea Wall Sepanjang 298 Km

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Kemarau Bikin Panen Kopi Pekalongan Anjlok

September 3, 2026
Timnas Voli Putra Indonesia berhasil menjuarai turnamen SEA V League 2025 di Jakarta International Veledrome, Minggu (20/7/2025) malam.
Olahraga

Sapu Bersih Leg 2, Timnas Voli Juarai SEA V League 2025

Juli 21, 2025
Info

Syawal Datang, Puasa Enam Hari Bikin Nagih

Maret 23, 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Nasional

KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Map, Tapi Senjata Pemerintahan Modern
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?