Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Abu Anak Krakatau Mulai Nyasar ke Jakarta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Abu Anak Krakatau Mulai Nyasar ke Jakarta

Nugroho P.
Last updated: September 6, 2026 7:18 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Erupsi Gunung Anak Krakatau
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau belum juga reda. Abu vulkanik yang keluar sejak Jumat malam kini terpantau bergerak cukup jauh hingga mencapai sebagian wilayah Jakarta.

Berdasarkan pemantauan BMKG, sebaran abu vulkanik terdeteksi dalam dua klaster berbeda pada Minggu (6/9/2026) dini hari. Arah pergerakannya mencakup sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Sumatra.

Data tersebut diperoleh BMKG dari informasi PVMBG, VAAC Darwin, serta analisis citra satelit Himawari-9. Pengamatan dilakukan hingga pukul 04.00 WIB untuk melihat pola sebaran abu Anak Krakatau.

BMKG menyebut klaster pertama bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Jalur ini mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

Ketinggian abu pada klaster pertama terpantau mulai dari permukaan hingga sekitar 20.000 kaki. Kondisi tersebut membuat sebaran abu bisa menjangkau wilayah yang cukup jauh dari lokasi gunung.

“Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20.000 ft teramati ke arah Timur Laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya,” kata BMKG dalam keterangannya.

Sementara itu, klaster kedua punya arah pergerakan yang berbeda. Abu terpantau bergerak dari arah barat daya hingga barat laut.

Pada klaster ini, abu vulkanik terdeteksi dengan ketinggian mencapai 50.000 kaki. Wilayah yang masuk dalam jalur sebarannya antara lain sebagian Banten, Lampung dan Bengkulu.

Sebaran abu juga terpantau di kawasan Selat Sunda bagian selatan. Pergerakannya bahkan mencapai wilayah Samudra Hindia di sebelah barat Banten, Lampung dan Bengkulu.

“Mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten,” jelas BMKG.

Erupsi Anak Krakatau sendiri telah berlangsung sejak Jumat malam. Aktivitas tersebut kemudian memunculkan sebaran abu vulkanik yang terus dipantau oleh sejumlah instansi terkait.

Dengan adanya pergerakan abu hingga Jakarta dan sejumlah wilayah lain, kondisi atmosfer di sekitar jalur sebaran menjadi perhatian. BMKG terus mengamati perkembangan arah dan ketinggian abu berdasarkan data satelit serta informasi aktivitas gunung api.

Masyarakat di wilayah yang terdampak sebaran abu pun perlu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait. Perubahan arah angin dapat membuat wilayah yang terdampak ikut berubah.

Untuk saat ini, Jakarta menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam jalur sebaran abu pada klaster pertama. Pemantauan masih dilakukan untuk melihat apakah sebaran tersebut meluas atau bergeser mengikuti kondisi angin. (*)

You Might Also Like

Motor Listrik BGN Tak Disita Semua, Kejagung Pilih Cari Jejaknya

Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?

Napi Blok Drupada Hancurkan Blok Gatotkaca di Final Futsal Lapas Semarang

Gak Hanya Ngerampok, Agus Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan Juragan Sate Boyolali

Jelang Turnamen Percasi, BMCC Gelar Pembekalan Tim

TAGGED:abu vulkanikerupsi anak karakatau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Anggap Sepele Gula Darah Drop Saat Olahraga
Next Article Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal. Purbaya Digoyang Isu Terima Suap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan lebaran di Mapolresta Surakarta, Kamis (12/3/2026).
Info

Solo Siap Sambut Mudik! Respati Minta Semua Pihak Kompak Amankan Lebaran

Maret 12, 2026
WNA DITANGKAP: Warga negara Ghana berinisial GKF (berrompi oranye) diamankan petugas karena melanggar aturan keimigrasian. (ist)
Hukum

Warga Ghana Main Tarkam Bayaran di Semarang, Berakhir Diciduk Imigrasi

Oktober 6, 2026
Info

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

Maret 21, 2026
Ekonomi

Dalam 2025, 6 BPR Ambyar Modal Seret

Oktober 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Abu Anak Krakatau Mulai Nyasar ke Jakarta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?