Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ketika Rival Jadi Penyelamat, Istri Bos Persela Nakhodai PSIS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Ketika Rival Jadi Penyelamat, Istri Bos Persela Nakhodai PSIS

Di tengah performa PSIS yang lagi loyo-loyonya, Semarang malah kedatangan kabar yang rasanya kayak crossover tak terduga di liga sepak bola: pemilik baru klub ternyata… istri bos Persela Lamongan. Publik sempat mikir ini plot sinetron, tapi ternyata benar adanya-dan nama Datu Nova Fatmawati langsung mencuri headline.

T. Budianto
Last updated: November 19, 2025 3:14 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PSIS Semarang resmi mengumumkan pemilik baru dalam diri wanita benama Datu Nova Fatmawati. (Foto: Instagram)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang akhirnya buka kartu soal sosok perempuan yang resmi mengambil alih mayoritas saham klub. Teka-teki yang bikin warganet penasaran itu terjawab lewat pengumuman langsung dari akun resmi klub: Datu Nova Fatmawati kini menjadi nyonya baru Mahesa Jenar.

“Ibu Datu Nova Fatmawati resmi mengakuisisi PSIS Semarang,” tulis PSIS. Ia bahkan langsung menyambangi Stadion Jatidiri untuk ngecek persiapan tim jelang laga. Dilaporkan, Datu mengakuisisi 74,2 persen saham yang sebelumnya milik Yoyok Sukawi.

Alasannya? Bukan soal bisnis semata, tapi karena cinta lama. Bukan pada seseorang, melainkan pada klub yang dulu jadi tontonan rutin almarhum sang ayah. Datu, yang asli Semarang, tumbuh dengan ingatan ditinggal ayahnya menonton PSIS setiap liburan.

“Ayah saya sudah meninggal, jadi dari situlah saya ingin meneruskan cinta ayah saya terhadap PSIS,” ucapnya. Ia mengakui kondisi PSIS sekarang lagi “di dasar klasemen”. Karena itu, langkah pertamanya simpel tapi vital: benahi tim dari pemain, pelatih, sampai manajemen.

Dari kubu lama, Joni Kurnianto selaku juru bicara PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) mengaku lega akuisisi kali ini berjalan lancar. Chemistry mereka cocok, komunikasi klop, dan Joni yakin Datu paham sepak bola. Ia juga minta maaf atas drama akuisisi sebelumnya yang batal karena minus kecocokan.

PEMILIK BARU: Datu Noa Fatmawati (tengah) resmi menjadi pemilik baru PSIS Semarang setelah mengakuisisi PT Mahesa Jenar Semarang (MJS). (Foto: Ist)

Identitas Pemilik Baru

Yang bikin cerita ini makin menarik adalah identitas Datu: selain pernah jadi manajer Persela, ia juga istri CEO Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal. Artinya, duel PSIS vs Persela ke depan bukan cuma soal gengsi klub, tapi juga… derby keluarga kecil-kecilan.

Performa PSIS sendiri memang lagi memprihatinkan. Di Pegadaian Championship 2025/2026, tim kebanggan warga Semarang ini belum pernah menang dari 10 pertandingan. Mereka cuma mengemas dua poin, baru bikin empat gol, tapi udah kebobolan 25 kali-catatan terburuk sepanjang kasta kedua.

Banyak yang berharap kehadiran Datu bisa jadi turning point. Setidaknya, ada energi baru yang masuk, bukan hanya dari kantong investor, tapi juga dari seseorang yang bener-bener punya keterikatan emosional dengan klub.

Dengan performa PSIS yang lagi turun-turun amat, mungkin memang dibutuhkan “sentuhan tangan perempuan”, apalagi yang bisa multitasking antara mengurus klub sendiri dan ngomporin suami yang CEO klub rival. (tebe)

You Might Also Like

Korlantas & Kemenhub Gaspol Menuju Zero ODOL 2027, Safety Week Jadi Alarm Keselamatan Jalan

Mobil Avanza Terbakar setelah Isi BBM di SPBU Silayur, Pasutri Panik Lari Tunggang Langgang

Belum Wisuda, Sudah Dilirik Industri: 90 Persen Alumni SMK di Jateng Langsung Kerja

Saat Hiu Selatan Terdiam, Asa Suporter Tetap Menyala, Ini Suara Bupatinya

Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang

TAGGED:headlinemahesa janarPSIS Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan
Next Article 177 Posbankum Lahir, Warga Semarang Nggak Perlu Drama Polisi-Pengadilan Buat Nyelesaiin Urusan Hukum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mufti Anam, anggota Komisi VI DPR RI, menyoroti kondisi kritis industri gula nasional akibat praktik mafia dan kebijakan impor yang tak berpihak pada petani.
Ekonomi

Gula-Gula Pahit: Petani Tebu Keok, Mafia Gula Makin Oke, Pemerintah Kok Diam Aja?

September 8, 2025
Hukum

Kapolri Listyo Sigit Ngotot Tolak Polri di Bawah Kementerian: Mending Saya Jadi Petani

Januari 27, 2026
Ekonomi

Menaker Spill Rencana Program Magang Batch Baru, Ayo Fresh Graduate Siap-Siap

Maret 31, 2026
Sirkular

Bangun Perumahan Hijau, Pemprov Gandeng Swasta

Januari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ketika Rival Jadi Penyelamat, Istri Bos Persela Nakhodai PSIS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?