BACAAJA, SEMARANG – KA Harina sempat “cium” truk boks yang nekat menerobos palang pintu perlintasan di kawasan Semarang, Senin (22/6/2026) sore.
Kejadian ini terjadi di perlintasan sebidang JPL 1A KM 0+100 antara Jerakah–Semarang Poncol,
Truk tersebut berhenti tepat di tengah rel saat palang pintu sudah mulai menutup. Nahasnya, kendaraan itu malah mogok dan tak bisa bergerak keluar dari lintasan.
Bacaaja: Tiga Nyawa Melayang, KA Taksaka Hantam Motor Terobos Palang Kereta di Kebumen
Bacaaja: 19 Penumpang KA Diturunkan Paksa, Nekat Merokok di Dalam Gerbong Kereta
Saat itu KA Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi sudah mendekat dengan kecepatan pelan. Masinis langsung melakukan pengereman maksimal begitu melihat ada kendaraan di jalur.
Meski sudah direm, benturan kecil tetap tak terhindarkan. Bagian kiri lokomotif sempat menyentuh badan truk, tapi KA langsung berhenti sehingga truk tidak sampai terseret jauh.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebut truk diduga tidak bisa berhenti saat palang mulai turun. Kondisi itu membuat kendaraan akhirnya terjebak di tengah rel.
“PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” ujar Luqman.
Beruntung, petugas di lokasi cepat bereaksi. Mereka langsung memberi isyarat bahaya ke arah datangnya KA Harina.
Setelah kejadian, KA Harina sempat berhenti luar biasa di Stasiun Semarang Poncol untuk pengecekan. Hasilnya aman, dan kereta kembali jalan sekitar lima menit kemudian.
KAI menegaskan lagi pentingnya disiplin di perlintasan sebidang. Pengendara diminta berhenti saat sinyal berbunyi dan memastikan rel benar-benar kosong sebelum melintas. (bae)

